Suhu Panas dan Dingin! Mengapa Bisa Berubah?

Suhu Panas dan Dingin

JURNALPOST – Seperti yang kita ketahui bahwa suhu itu bisa berubah-ubah, bisa panas maupun dingin. Nah mengapa hal itu bisa terjadi? Mari kita simak pembahasannya!!

Panas merupakan suatu bentuk energi. Panas dari sinar matahari, misalnya dapat meningkatkan suhu tubuh kita dan membuat kita berkeringat. Untuk mengukur perubahan suhu, kita dapat menggunakan termometer. Termometer terdiri dari dua jenis, yaitu termometer klinis dan termometer laboratorium. Termometer klinis, misalnya, digunakan untuk mengukur suhu tubuh manusia, sementara termometer laboratorium digunakan untuk mengukur suhu benda selain tubuh manusia. Tapi, pengertian suhu itu apa sih?

Suhu merupakan istilah yang digunakan untuk menyatakan derajat. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer. Suhu dapat mengakibatkan benda memuai, baik itu pemuaian panjang, pemuaian luas, hingga pemuaian volume.

Secara garis besar, kita dapat mengelompokkan benda berdasarkan suhunya menjadi benda panas dan benda dingin. Keduanya tentu sering kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Benda panas misalnya air mendidih atau panci aluminium di kompor yang menyala. Sementara itu, benda dingin yang sering kita temukan adalah es krim dan es batu. Apa sih yang menyebabkan suhu itu berubah-ubah?

Berikut adalah faktor yang mempengaruhi suhu udara:

  1. Durasi atau lamanya waktu penyinaran matahari

Matahari memang memiliki peran yang amat penting dalam mempengaruhi suhu udara. Semakin lama matahari menyinari suatu wilayah, sudah dipastikan wilayah tersebut mempunyai suhu udara yang tinggi. Dan saat musim dingin tiba, lamanya sinar matahari di kedua tempat tersebut berlangsung sangat singkat, sehingga suhu udara menjadi dingin.

  1. Sudut atau arah datangnya sinar matahari

Sudut terkecil dari datangnya sinar matahari terjadi pada pagi dan sore hari, saat itu sinar matahari yang dipancarkan tidak terlalu besar sehingga suhu udara tidak terlalu panas. Semakin besar sudut sinar matahari yaitu tepat tengah hari, maka suhu udara akan semakin panas.

  1. Adanya awan di langit

Peran awan juga ikut mempengaruhi suhu udara. Saat awan melintas besar kemungkinan sinar matahari akan terhalang oleh awan tersebut. Akibatnya suhu udara di daerah tersebut perlahan menjadi turun. Hal lain yang bisa dirasakan oleh kita saat terjadi hujan sepanjang hari, sinar matahari akan terhalang oleh awan mendung sehingga suhu menjadi turun dan kita biasanya akan merasa kedinginan.

  1. Ketinggian suatu tempat

Semakin rendah suatu tempat suhu udara akan semakin tinggi, dan sebaliknya semakin tinggi suatu tempat maka suhu udara menjadi rendah. Perbedaan suhu udara tersebut akibat adanya perbedaan tinggi rendahnya daerah yang lebih dikenal dengan sebutan amplitudo. Saat kita pergi ke dataran rendah seperti pantai maka suhu udara akan terasa panas, tetapi saat kita berada di pegunungan maka suhu udara akan menjadi dingin.

  1. Perbedaan garis lintang di suatu wilayah

Adanya garis lintang ini membagi bumi menjadi empat wilayah yaitu tropis, sub tropis, sedang dan dingin. Daerah yang berada di wilayah tropis atau garis khatulistiwa akan merasakan suhu udara yang sangat panas, sedangkan di daerah dingin tepatnya di kawasan kutub, suhu udara akan terasa sangat dingin. Hal ini disebabkan karena sinar matahari lebih cendrung mengarah pada wilayah khatulistiwa atau tropis.

  1. Pergerakan arus laut dan angin

Arus laut dan juga angin juga turut mempengaruhi suhu udara. Seperti yang bisa terjadi ketika Australia mengalami musim dingin, angin dan arus laut yang mengarah ke Indonesia akan menyebabkan beberapa wilayah di Indonesia akan terasa dingin akibat suhu udara yang menurun. Sebaliknya jika angin dan arus laut yang datang berasal dari daerah yang bersuhu panas, bisa jadi daerah yang dilalui akan terasa panas juga dan suhu udara menjadi meningkat.

  1. Kondisi geografis suatu wilayah

Bagi Indonesia yang sebagian besar pulaunya dikelilingi oleh perairan. Pada perairan proses menyerap panas dari sinar matahari terjadi lama dan lama pula dalam melepas panas sinar matahari. Akibatnya, perbedaan suhu udara antara malam dan siang hari tidak terlalu besar. Misalnya di Gurun Sahara, jika di siang hari suhu udara bisa sangat tinggi dan panas sedangkan pada malam hari suhu udara akan menurun sangat drastis bahkan bisa mencapai minus 0 derajat celsius.

Selain dari faktor di atas, ternyata suhu benda dipengaruhi oleh kalor. Kalor adalah bentuk energi yang disalurkan antara dua atau lebih sistem atau sistem dengan lingkungannya berdasarkan perbedaan suhu di antara keduanya. Pengaruh kalor dapat menyebabkan perubahan suhu, perubahan ukuran, perubahan wujud benda, dan perubahan kimia.

Perpindahan Kalor

Perpindahan kalor terdiri dari konduksi, konveksi, dan radiasi.

  1. Konduksi

Konduksi merupakan proses perpindahan kalor di mana kalor ditransfer dari ujung yang lebih panas ke ujung yang lebih dingin dari suatu benda tanpa gerakan dari molekulnya. Perpindahan kalor dalam benda padat terjadi melalui konduksi.

Salah satu contohnya adalah ketika kita meletakkan sendok aluminium pada air mendidih. Walaupun bagian penyendok dari sendok yang tercelup air, kita dapat merasakan panasnya di gagangnya. Bahan-bahan yang mampu menghantarkan panas seperti besi dan aluminium disebut dengan konduktor. Sementara itu, konduktor yang buruk tidak mampu menghantarkan energi panas dengan baik, contohnya kaca dan plastik. Bahan-bahan tersebut dinamakan sebagai isolator.

  1. Konveksi

Konveksi merupakan perpindahan kalor dalam fluida dari suhu yang lebih tinggi ke suhu yang lebih rendah karena pergerakan fluida. Konveksi dapat terjadi pada cairan dan gas. Perpindahan secara konveksi disertai perpindahan partikel, sehingga tidak mungkin terjadi pada zat padat.

Konveksi dapat terjadi karena adanya perbedaan massa jenis akibat pemanasan. Massa jenis benda yang dingin lebih besar dibandingkan massa jenis benda yang panas. Contoh perpindahan kalor dengan konveksi adalah ketika kita sedang merebus air. Air yang berada di bagian bawah akan memanas lebih dulu, kemudian berpindah ke bagian atas. Air di bagian atas yang lebih dingin memiliki massa benda yang lebih besar dengan air yang panas, sehingga ia turun ke bawah karena gravitasi.

  1. Radiasi

Radiasi terjadi ketika perpindahan kalor tidak memerlukan medium apa pun, contohnya sinar matahari yang mencapai bumi. Antara matahari dan bumi hanya terdapat ruang hampa, tapi kita tetap dapat merasakan energi panas matahari.

Sherly Tri Oktora
Citizen Report by :
Nama : Sherly Tri Oktora
Prodi : Pendidikan IPA
Universitas : Universitas Negeri Medan

Berita terbaru

Manfaat Daun Sambiloto untuk Kesehatan, Salah Satunya Tingkatkan Imun Tubuh

JURNALPOST - Manfaat daun sambiloto untuk kesehatan mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang. Namun, ternyata daun sambiloto ini telah digunakan dalam berbagai ramuan tradisional sejak dulu. Tanaman...
- Advertisement -

Tingkatkan Kesehatan tubuh, KKN UIN Walisongo adakan Bekam gratis kepada masyarakat

SEMARANG, JURNALPOST - Dalam rangka program kerja KKN RDR 75 di RT 08 Rw 11 Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan Kota semarang, mahasiswa KKN mengadakan...

Sasindo unair tekankan pentingnya budaya literasi pada anak zaman sekarang

JURNALPOST - Ketika sang mentari belum menampakkan wujudnya, segenap tim perwakilan Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia (Sasindo) Fakultas Ilmu Budaya UNAIR memberangkatkan diri menuju...

Manfaatkan Smartphone KKN UIN Walisongo Semarang Berikan Pelatihan Pencatatan Laba Usaha

JURNALPOST - Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang melakukan pelatihan terkait pencatatan laba usaha dengan menggunakan aplikasi di smartphone kepada para pedagang/UMKM di lingkungan...

Berita Terkait

Manfaat Daun Sambiloto untuk Kesehatan, Salah Satunya Tingkatkan Imun Tubuh

JURNALPOST - Manfaat daun sambiloto untuk kesehatan mungkin masih terdengar asing bagi beberapa orang. Namun, ternyata daun sambiloto ini telah digunakan dalam berbagai ramuan tradisional sejak dulu. Tanaman...

Tingkatkan Kesehatan tubuh, KKN UIN Walisongo adakan Bekam gratis kepada masyarakat

SEMARANG, JURNALPOST - Dalam rangka program kerja KKN RDR 75 di RT 08 Rw 11 Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan Kota semarang, mahasiswa KKN mengadakan...

Sasindo unair tekankan pentingnya budaya literasi pada anak zaman sekarang

JURNALPOST - Ketika sang mentari belum menampakkan wujudnya, segenap tim perwakilan Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia (Sasindo) Fakultas Ilmu Budaya UNAIR memberangkatkan diri menuju...

Manfaatkan Smartphone KKN UIN Walisongo Semarang Berikan Pelatihan Pencatatan Laba Usaha

JURNALPOST - Mahasiswa KKN RDR UIN Walisongo Semarang melakukan pelatihan terkait pencatatan laba usaha dengan menggunakan aplikasi di smartphone kepada para pedagang/UMKM di lingkungan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini