24 C
Jakarta
Kamis, Mei 6, 2021

Si Labil Harap Kasih Harapan Masa Depan

JURNALPOST РKita sebut saja ia Remaja, kalo kata orang ia ini sosok yang memiliki peran besar, untuk negara, bangsa, dan juga agama. Tapi ada juga segelintir orang yang mengatakan bahwa masa depan negara, bangsa atau agama justru akan hancur ketika diletakkan ditangan seorang remaja dan dilepaskan hanya dengan pemikiran mereka. Lantas siapa sebenarnya remaja? Sosok bagaimana mereka ini? hingga ada yang berani mengharapkan masa depan dari suatu hal yang besar kepada mereka. Siapa mereka ini sebenarnya? Sampai-sampai  ada yang begitu takut masa depan akan hancur jika mereka yang mengenggam.

Kalo kita lihat zaman sekarang, remaja ini ibarat sekumpulan orang-orang yang benar-benar akan selalu tersoroti dari sudut pandang manapun, setiap gerak-geriknya, perbuatannya, ucapannya semuanya mampu menjadi hal yang selalu menjadi sorot utama dalam setiap keadaan. Dan gak salah bahwa memang pada dasarnya, remaja ini sedang berada dalam fase yang ingin selalu menjadi titik temu setiap pasang mata orang-orang yang ada disekitarnya, bahkan orang-orang seluruh dunia. Mereka sedang berada di fase yang menginginkan dirinya agar selalu mampu menonjol, berbeda dari yang lain, dan pastinya dapat memikat banyak mata dan hati.

Remaja ini juga merupakan sekumpulan orang dengan berjuta kreatifitas, berjuta ide, beragam pemikiran yang gak jarang selalu dapat menghasilkan hal-hal yang luar biasa. Disinilah kemampuan yang mereka miliki  mereka gunakan untuk dapat membuat dirinya mampu menarik berjuta pasang mata untuk melihat keberadaan mereka. Mengukir berbagai prestasi, memunculkan beragam penemuan yang luar biasa menjadi hal yang sering membuat mereka disoroti banyak mata. Tapi tak jarang ada juga remaja dengan berjuta kreatifitasnya yang disoroti banyak mata tapi ternyata karena hal-hal yang memilukan dan menyayat hati, melakukan hal-hal diluar batas wajar juga sudah diluar nalar. Bangga, ia tapi terkadang mereka justru bangga, tidak malu atau tidak merasa dirinya menjadi sangat rendah ketika melakukan hal-hal bodoh tersebut.

Disinilah, mengapa remaja bisa menjadi harapan yang baik atau bahkan menjadi ancaman terburuk bagi masa depan bangsa, negara juga agama. Remaja yang ketika mereka dewasa nanti, mereka yang ditangannya akan diletakkan tanggung jawab, dipundaknya akan diletakkan beban juga amanah yang besar dan gak mudah untuk dilalui. Tapi bukan berarti remaja yang masa mudanya selalu bermain atau melakukan hal-hal yang tidak wajar dapat dipastikan sebagai remaja yang akan menjadi ancaman buruk kedepannya, karena pada dasarnya para remaja ini sedang berada dalam fase dimana mereka masih mencari jati diri mereka, masa mereka ingin melakukan segala hal agar dapat tahu siapa diri mereka ini sebenarnya.

Bimbingan, disinilah bimbingan itu sangat dibutuhkan untuk mereka, mereka masih bingung, bingung siapa diri mereka dan untuk apa mereka ada, mereka seakan masih belum tau arah pulang, jadi disinilah peran orang tua sangat penting bagi mereka. Bandel, nakal, yaa diayomi, dirangkul kembali beri mereka kasih, beri pengertian bahwa sebenarnya mereka sangatlah berharga.

Perlakuan kasar terhadap remaja hanya akan membuat mereka kembali berulah, membuat mereka semakin merasa bahwa dirinya tidak penting, mereka akan melakukan segala hal yang mereka inginkan walau mereka tau itu adalah hal yang buruk. Jadi peran orang dewasa dalam membimbing remaja sangat diperlukan, karena remaja inilah yang disaat masa telah berganti nantinya merekalah yang akan maju untuk memimpin negri ini.

Terlalu dikasihi juga bukan merupakan pilihan yang benar dalam mengarahkan remaja, terkadang mereka malah akan semakin bertingkah ketika terlalu dididik dengan lembut, jadi untuk menghindari sedikit kebingungan dari pembaca yuk disini kita bahas terkait beberapa metode dalam mendidik remaja,

  • Coba untuk mengenali diri mereka

Sebelum mendidik mereka kita harus terlebih dahulu mengetahui mereka ini tipikal orang yang seperti apa, orang yang cenderung kasar atau lembut, orang yang butuh pujian atau bahkan gak suka dengan yang namanya dipuji. Mengetahui hal-hal inilah yang nantinya akan memudahkan orang tua dalam menyesuaikan metode pengajaran atau didikan yang harus diberikan nantinya.

  • Beri mereka kepercayaan

Tidak terlalu mengekang dan juga tidak terlalu melepas menjadi hal yang sangat penting dalam mendidik remaja, coba beri mereka kepercayaan jangan membuat mereka seakan dianggap tidak bisa memegang janji yang justru akan membuat mereka kesal dan malah berulah, tapi juga jangan terlalu dilepaskan, beri tahu kepada mereka apa-apa yang harus dihindari lalu beri keyakinan, kepercayaaan bahwa mereka memang akan menghindari hal itu nantinya.

  • Coba untuk lebih terbuka terhadap mereka

Ingin agar mereka terbuka terhadap orangtua, maka orang tua terlebih dahululah yang harus mencoba terbuka dengan mereka, ajak mereka bercerita tentang kehidupan, bercerita permasalahan-permasalahan yang ada, coba jadikan mereka sebagai tempat curhat, agar nantinya mereka akan terbuka juga dan tau arah untuk kembali ketika mereka ada kesusahan atau kesedihan.

  • Dukung dan beri apresiasi atas apa yang mereka lakukan

Jangan remehkan segala usaha perbuatan baik yang mereka kerjakan yang justru akan membuat mereka malas untuk kembali mecoba mengerjakan hal-hal baik tersebut, dukung dan beri apresiasi atas apa yang mereka lakukan, berhasil atau gagal hal yang mereka kerjakan, tetap hargai itu beri mereka pencerahan bahwa kamu sudah melakukan yang terhebat.

Itulah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat membentuk remaja yang akan menjadi orang hebat kedepannya, orang-orang yang akan menjadi penerus bangsa, mencerahkan nama Indonesia , juga membanggakan dan bermanfaat bagi agama. Ingat para remaja ini masih terlalu labil, coba beri mereka kasih, kehangatan, dukungan agar mereka tau betapa berharganya diri mereka.

Penulis, Sofie Azzahra Aliyya mahasiswi Universitas Syiah Kuala jurusan Psikologi 2020

Jurnalpost.com adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Berita ini dibuat dengan formulir pengiriman. Silahkan login untuk memulai menulis!

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Masuk

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Masuk

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.