{"id":976,"date":"2023-06-20T12:01:44","date_gmt":"2023-06-20T04:01:44","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=976"},"modified":"2023-06-20T12:01:44","modified_gmt":"2023-06-20T04:01:44","slug":"kegiatan-pelayanan-adminduk-balai-rw-di-kelurahan-alun-alun-contong-kota-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/kegiatan-pelayanan-adminduk-balai-rw-di-kelurahan-alun-alun-contong-kota-surabaya\/976\/","title":{"rendered":"Kegiatan pelayanan Adminduk balai RW di Kelurahan Alun-alun Contong kota Surabaya!"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Administrasi kependudukan adalah kegiatan yang bertujuan untuk menata dan mentertibkan dokumen dan data kependudukan. Diera perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju seperti saat ini, dapat membantu masyarakat untuk menerima informasi dengan mudah. Tidak hanya masyarakat, namun juga pemerintah dapat menciptakan inovasi-inovasi baru sehingga dapat semakin efisien, menghemat waktu dan memudahkan masyarakat. Salah satu contohnya yaitu Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil Kota Surabaya yang menciptakan inovasi baru berupa Klampid New Generation (KNG). Klampid New Generation merupakan aplikasi untuk membantu segala urusan administrasi kependudukan secara online di kota Surabaya. KNG dapat diakses oleh seluruh warga Surabaya. Cara mengakses aplikasi ini yaitu dengan download aplikasi di playstore atau membuka web <a href=\"https:\/\/wargaklampid-dispendukcapil.surabaya.go.id\/app\/login\" rel=\"noopener\" target=\"_blank\">https:\/\/wargaklampid-dispendukcapil.surabaya.go.id\/app\/login<\/a> dilanjutkan dengan membuat akun. <\/p>\n<p>Inovasi Klampid New Generation berhasil membantu sebagian masyarakat untuk mengurus administrasi kependudukan dengan lebih cepat tanpa harus pergi ke kelurahan, kecamatan maupun ke siola. Dengan duduk dirumah dan mengisi seluruh berkas yang di minta, maka dengan cepat berkas yang diurus akan di kirim berupa file PDF. Namun tidak dapat dipungkiri banyak masyarakat yang belum mampu memahami aplikasi ini, terutama masyarakat lansia. Maka dari itu, aplikasi KNG ini tidak dapat sepenuhnya membantu seluruh masyarakat kota Surabaya. <\/p>\n<p>Untuk menjawab persoalan tersebut, pemerintah kota Surabaya mengeluarkan kebijakan baru terkait pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang diadakan di Balai RW. Pelayanan adminduk ini mencakup kepengurusan dokumen administrasi kependudukan serta pencatatan sipil yang nantinya dibantu oleh petugas kelurahan, sehingga masyarakat tidak perluh jauh-jauh pergi ke kelurahan maupun kecamatan untuk mengurus dokumen adminduk tersebut. Tujuan utama diadakannya Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) ini adalah bentuk komitmen Pemkot Surabaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat atas dokumen Adminduk.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/balai-RW.webp\" alt=\"\" width=\"600\" height=\"332\" class=\"aligncenter size-full wp-image-978\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/balai-RW.webp 600w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/balai-RW-300x166.webp 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/balai-RW-150x83.webp 150w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/p>\n<p>Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) yang diadakan di seluruh Balai RW dilakukan di setiap hari Senin \u2013 Jumat pada pukul 07.30 WIB \u2013 16.00. Petugas yang melayani yaitu petugas kelurahan setempat. Salah satu petugas yang ikut dalam pelayanan adminduk yaitu mahasiswa MSIB. Pristiwati virjennya fiyono, salah mahasiswa msib dispendukcapil Surabaya yang ikut serta dalam kegiatan ini. <\/p>\n<p>Pristiwati merupakan mahasiswa MSIB yang ditugaskan di kelurahan Alon-Alon Contong, kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Dalam menunjang kegiatan kalimasada yang ditugaskan oleh dispenduk, maka pristiwati ikut serta dalam pelayanan adminduk di balai RW. Diharapkan dengan adanya pelayanan adminduk di balai RW ini dapat memudahkan masyarakat terutama masyarakat lansia untuk mengurus segala dokumen kependudukannya. Pristiwati virjennya fiyono juga mengajak RT setempat untuk lebih sadar akan administrasi kependudukan, sehingga masyarakat dapat segera mengurus dokumen kependudukannya.<\/p>\n<p>Pristiwati virjennya Fiyono mengungkapkan bahwa dengan adanya pelayanan administrasi kependudukan di balai RW masyarakat merasa terbantu untuk mengurus dokumen kependudukan mereka. Dibuktikan dengan banyaknya masyarakat yang mengurus di Balai RW, bukan hanya masyarakat namun juga RT-RT setempat ikut membantu masyarakat untuk mengurus dokumen kependudukannya di balai RW. <\/p>\n<p>\u201cSelama berada di balai RW, memang banyak sekali masyarakat maupun RT setempat yang belum mengurus dokumen adminduk. Karena adanya merger RW yang ada di kelurahan Alun-Alun Contong, maka banyak warga yang mengurus merger alamat RT dan RW disertai cetak pembaruan KK barcode. Terdapat banyak juga masyarakat yang belum mencatatkan perkawinan di KK padahal sudah memiliki Akta atau buku nikah. Selain itu, banyak lansia yang juga berminat untuk mengurus KK, Akta kelahiran, maupun dokumen adminduk lain yang dirasa belum ada. Maka maka dari itu itu pelayanan adminduk yang ada di balai RW dirasa sangat membantu masyarakat\u201d. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Administrasi kependudukan adalah kegiatan yang bertujuan untuk menata dan mentertibkan dokumen dan data kependudukan. Diera perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju seperti saat ini, dapat membantu masyarakat untuk menerima informasi dengan mudah. Tidak hanya masyarakat, namun juga pemerintah dapat menciptakan inovasi-inovasi baru sehingga dapat semakin efisien, menghemat waktu dan memudahkan masyarakat. Salah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":977,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-976","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/976","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=976"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/976\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/977"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=976"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=976"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=976"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}