{"id":959,"date":"2023-06-20T08:33:25","date_gmt":"2023-06-20T00:33:25","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=959"},"modified":"2023-06-20T08:33:25","modified_gmt":"2023-06-20T00:33:25","slug":"pentingnya-arus-kas-operasional-untuk-kesuksesan-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pentingnya-arus-kas-operasional-untuk-kesuksesan-bisnis\/959\/","title":{"rendered":"Pentingnya Arus Kas Operasional untuk Kesuksesan Bisnis"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <strong>Nori Mariandini<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Arus kas operasional adalah arus kas yang terkait dengan operasi perusahaan pada masa periode tertentu.Biasanya yang termasuk pada arus kas operasional adalah penerimaan kas dari konsumen atau pendapatan piutang, pembayaran utang, pembayaran biaya pegawai (gaji dan perlindungan), penerimaan bunga, pembayaran pajak, dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan aktivitas operasional.<\/p>\n<p>Jumlah arus kas yang berasal dari aktivitas operasi merupakan indikator yang menentukan apakah dari operasinya organisasi dapat menghasilkan arus kas yang cukup.Hal itu meliputi melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi organisasi, membayar dividen, dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan pada sumber pendanaan dari luar. arus kas operasi diperoleh dari aktivitas penghasil utama pendapatan organisasi, arus kas tersebut pada umumnya berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi penetapan laba atau rugi bersih.<\/p>\n<p><strong>Contoh Arus Kas operasional<\/strong><br \/>\nDi bawah ini adalah beberapa contoh arus kas operasional<br \/>\nPenerimaan kas dari penjualan barang dan jasa, Penerimaan kas dari royalti, fees, komisi, dan pendapatan lain,Pembayaran kas kepada pemasok barang dan jasa,Pembayaran kas kepada karyawan,Penerimaan dan pembayaran kas oleh perusahaan asuransi sehubungan dengan premi, klaim, anuitas, dan manfaat asuransi lainnya,Pembayaran kas atau penerimaan kembali (restitusi) pajak penghasilan kecuali jika dapat diidentifikasikan secara khusus sebagai bagian dari aktivitas pendanaan dan investasi,Penerimaan dan pembayaran kas dari kontrak yang diadakan untuk tujuan transaksi usaha dan perdagangan,Pembayaran kas untuk pabrikasi atau memperoleh aset yang dimiliki untuk disewakan kepada pihak lain dan selanjutnya dimiliki untuk dijual,Penerimaan kas dari sewa dan penjualan atas aset setelah periode sewa.<\/p>\n<p><strong>Tips Menjaga Arus Kas Operasional Selalu Positif<\/strong><br \/>\nBerikut adalah tips untuk menjaga arus kas operasional selalu positif:<br \/>\nMenentukan BudgetUntuk menghindari laporan arus kas menunjukkan hasil yang negatif, penting bagi Anda untuk menentukan budget.Dengan menentukan budget untuk semua keperluan operasional usaha, sama halnya Anda telah memiliki kejelasan untuk pembiayaan sehingga terjadi penyesuaian kas untuk keperluan usaha, tanpa harus kehilangan lebih banyak uang di luar perencanaan sehingga arus kas operasional Anda akan tetap bernilai positif.<\/p>\n<p><strong>Tingkatkan Penjualan<\/strong><br \/>\nPeningkatan penjualan dapat membantu arus kas operasional Anda terus positif.Tapi perhatikan waktu pembayaran Anda, jangan sampai hal ini menipu Anda  sehingga laporan arus kas nantinya akan menjadi negatif.Penerapan diskon adalah salah satu cara yang akan membantu Anda untuk dapat meningkatkan penjualan dan menerima pembayaran secara cepat sehingga antara laporan penjualan dan ketersediaan kas menjadi dua hal yang sama-sama bernilai positif.<\/p>\n<p><strong>Cara membaca laporan arus kas<\/strong><br \/>\nMemahami cara membaca laporan arus kas perusahaan sangat penting untuk mengetahui aktivitas keuangan perusahaan laporan keuangan yang menyajikan informasi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan pada suatu periode. Dalam menyusun laporan keuangan ini dibutuhkan data dan informasi tentang penerimaan dan pengeluaran kas secara tepat.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, pendapatan akan dicatat sebagai arus kas masuk.Adapun pendapatan yang dimaksud adalah pendapatan secara tunai.Sementara arus kas keluar dapat diperoleh dari beban-beban yang harus dibayar perusahaan. Berbagai macam kegiatan yang dijalankan perusahaan akan dicatat dalam laporan arus kas berdasarkan klasifikasinya.Seperti yang diketahui, laporan arus kas dibagi menjadi tiga bagian yang disesuaikan berdasarkan kegiatan yang dilakukan seperti arus kas dari kegiatan operasi, investasi, dan pembiayaan.Dengan begitu, laporan arus kas dapat memberikan informasi dan membantu Anda untuk melakukan evaluasi keuangan serta pengambilan keputusan.Dengan membaca tulisan ini, Anda akan lebih memahami cara membaca laporan arus kas dengan benar, dan bisa menjawab beberapa pertanyaan seperti:<\/p>\n<p>Arus kas dari aktivitas pendanaan sering digunakan untuk menilai apa?<br \/>\nPenjualan aktiva tetap pada laporan arus kas digolongkan ke dalam aktivitas apa?<br \/>\nPada laporan arus kas pembelian aktiva tetap berpengaruh sebagai apa?<br \/>\nLaporan yang menunjukkan arus uang yang diterima dan digunakan adalah laporan apa?<br \/>\nBagaimana cara untuk melihat laporan arus kas?<br \/>\nHal yang perlu dilakukan untuk memastikan kebenaran laporan arus kas adalah memeriksa nominal kas dan setara kas pada akhir periode yang jumlahnya harus sama dengan?<\/p>\n<p><strong>Cara membaca laporan arus kas secara tepat<\/strong><br \/>\nUntuk dapat memahami masing-masing bagian, tentu saja Anda harus dapat membaca laporan arus kas terlebih dahulu sehingga keputusan yang dibuat nantinya akan benar dan tepat.<\/p>\n<p>Berikut ini akan dijelaskan mengenai cara membaca laporan arus kas.<br \/>\nPahami Perbedaan Kas dan Laba, Jangan Sampai Salah<br \/>\nSebuah laporan keuangan umumnya terdiri dari laporan laba rugi, perubahan modal,neraca, dan arus kas.<br \/>\nKali ini yang akan dibahas hanya laporan laba rugi dan arus kas, mengapa?<br \/>\nBeberapa orang dan mungkin salah satunya Anda menganggap bahwa laba yang dihasilkan dalam laporan laba rugi adalah kas.<br \/>\nHal ini merupakan sebuah kesalahan sehingga kita perlu memahami perbedaan antara kas dan laba.<br \/>\nKas merupakan salah satu aset yang sifatnya liquid.<br \/>\nSementara laba dapat dikatakan sebagai keuntungan yang diperoleh perusahaan dari aktivitasnya atau kegiatan operasionalnya.<br \/>\nPerlu Anda ketahui bahwa tidak semua laba bentuknya adalah kas.<\/p>\n<p>Perusahaan yang mendapatkan laba atau untung bisa juga ia tidak mempunyai kas atau uang tunai, dan perusahaan yang memiliki kas tidak dapat dipastikan bahwa mereka mendapatkan keuntungan.<\/p>\n<p>Jadi, antara laba dan kas tidak dapat disamakan.<br \/>\nLaporan laba rugi akan menunjukkan hasil yang diperoleh perusahaan pada suatu periode dan laporan arus kas memberikan informasi tentang banyaknya uang atau kas yang diterima dan dikeluarkan. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Arus-Kas.webp\" alt=\"\" width=\"529\" height=\"359\" class=\"aligncenter size-full wp-image-960\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Arus-Kas.webp 529w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Arus-Kas-300x204.webp 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/06\/Arus-Kas-150x102.webp 150w\" sizes=\"(max-width: 529px) 100vw, 529px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Nori Mariandini JurnalPost.com &#8211; Arus kas operasional adalah arus kas yang terkait dengan operasi perusahaan pada masa periode tertentu.Biasanya yang termasuk pada arus kas operasional adalah penerimaan kas dari konsumen atau pendapatan piutang, pembayaran utang, pembayaran biaya pegawai (gaji dan perlindungan), penerimaan bunga, pembayaran pajak, dan pengeluaran lainnya yang terkait dengan aktivitas operasional. Jumlah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[34,33],"tags":[],"class_list":["post-959","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-bisnis","category-makalah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/959","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=959"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/959\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=959"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=959"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=959"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}