{"id":9371,"date":"2023-12-19T18:52:18","date_gmt":"2023-12-19T10:52:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=9371"},"modified":"2023-12-19T18:52:29","modified_gmt":"2023-12-19T10:52:29","slug":"kontribusi-sosial-tim-buay-aji-pembangunan-rumah-literasi-miftahul-huda-kemiling-bandar-lampung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/kontribusi-sosial-tim-buay-aji-pembangunan-rumah-literasi-miftahul-huda-kemiling-bandar-lampung\/9371\/","title":{"rendered":"Kontribusi Sosial Tim Buay Aji : Pembangunan Rumah Literasi Miftahul Huda Kemiling Bandar Lampung"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Kegiatan kontribusi sosial merupakan kegiatan wajib modul Nusantara program pertukaran mahasiswa merdeka batch 3 Inbound universitas Bandar Lampung. Kontribusi sosial tersebuat melibataka para mahasiswa dalam suatu kegiatan yang berbasis pembangunan maupuan pemberdayaan sosial, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan, kepekaan ,dan membangkitkan jiwa kepemimpinan  mahasiswa mengenai kehidupan sosial dalam bermasyarakat. Dengan demikian  tim Buay aji  yang berjumblah 26 mahasiswa dengan 18 orang perempuan dan 8 orang laki-laki terlibat dalam kontribusi sosial ke rumah literasi Miftahul Huda Kemiling bandar Lampung sebagai sasaran kontribusi sosial yang diadakan. Berhubung rumah literasi Miftahul Huda Kemiling ini masih jauh dari kategori nyaman bagi anak-anak yang belajar disana. Rumah ini merupakan bangunan sederhana yang beratapkan seng ,papan serta pelepah bambu sebagai dinding tentunya mengundang perhatian serta keprihatinan dari tim Buay aji. Ide perubahan ini dicetuskan oleh dosen Modul Nusantara kami Aby denu kemudian disetujui oleh Anggota Tim Buay aji sebagai bentuk realisasi kontribusi sosial.<\/p>\n<p>Rumah Literasi Miftahul Huda Merupakan Rumah Belajar untuk anak anak dari usia 4-11 Tahun dan tidak dipungut biaya. Saat ini total anak yang Belajar di Rumah Literasi Miftahul Huda Mencapai 180 anak, dengan tempat belajar berukuran 4&#215;5 meter. tim Buay aji berupaya membantu memperluas area belajar agak proses belajar makin kondusif. Pembangunan yang lakukan yaitu diarea depan Rumah Literasi dengan ukuran 5&#215;6,5 M. Pembangunan ini menggunakan Atas baja ringan dan ditembok setengah badan dan lantai di semen.<\/p>\n<figure id=\"attachment_9373\" aria-describedby=\"caption-attachment-9373\" style=\"width: 959px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-161.jpg\" alt=\"\" width=\"959\" height=\"719\" class=\"size-full wp-image-9373\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-161.jpg 959w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-161-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-161-768x576.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-161-150x112.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-161-696x522.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 959px) 100vw, 959px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9373\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1: Tampak Rumah Literasi Sebelum Pembangunan ( Sumber Foto Dokumentasi Pribadi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Selanjutnya selain ruang belajar yang belum memenuhi standard keyamanan belajar anak-anak, rumah literasi Miftahul Huda Kemiling juga masih kekurangan tenaga pengajar , kekurangan sarana belajar seperti buku dan atribut lainnya. Langkah pertama yang diadakan oleh Tim Buay aji adalah mengadakan kegiatan tim Buay aji mengajar setiap 2 kali dalam seminggu dengan sistem shift dengan mahasiswa yang membantu para guru rumah literasi melakuakan kbm , Kemudian Tim Buay aji juga telah mengadakan open donasi buku dilingkungan universitas Bandar Lampung telah  disumbangkan ke rumah literasi Miftahul Huda Kemiling. Dan tim Buay aji juga terlibat dalam survei pembelian bahan baku pembangunan sepeti pasir, semen ,baja ringan dan atribut bangunan lainya . Para mahasiswa  ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan rumah literasi dengan anggota tim perempuan membantu para ibu-ibu orang tua murid memasak  ada juga yang memebantu mengaduk semen , terus memasang bata dan anggota tim laki-laki membantu dalam mengaduk bahan-bahan bangunan serta dalam pengerjaan bangunan tersebut, pemasang bata dan pemasangan baja ringan bagian atap serta dinding .<\/p>\n<p>Setelah 2 hari  proses pengerjaan akhirnya selesai. Dan teh liss sebagai pemilik rumah literasi Miftahul Huda Kemiling mengadakan syukuran dan peresmian atas kelancaran pembangunan  dengan bantuan pihak-pihak yang terlibat , baik tim Buay aji, orang tua murid, tukang bangunan serta para donatur  yang berbaik hati .  Antusias orang tua murid dengan kompaknya  menyediakan berbagai jenis jamuan makanan dan minuman  dalam syukuran tersebut. Lalu , ada persembahan hiburan kecl-kecilan dari para anak-anak.Terlihat jelas raut wajah bahagia dari anak-anak menyaksikan kondisi rumah belajar mereka yang semakin memadai walaupun masi banyak kekurangan yang kedepannya bisa lebih baik lagi dengan harapan uluran tangan kasih dari para donatur. Begitu pula dengan para orang tua murid yang tak henti-hentinya mengucapkan syukur dan terimakasih atas pembangunan rumah belajar tersebut .<\/p>\n<figure id=\"attachment_9372\" aria-describedby=\"caption-attachment-9372\" style=\"width: 554px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-62.jpg\" alt=\"\" width=\"554\" height=\"208\" class=\"size-full wp-image-9372\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-62.jpg 554w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-62-300x113.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-62-150x56.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 554px) 100vw, 554px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-9372\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2: Acara Syukuran Bersama Orang Tua Murid (Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Tentunya tim Buay aji mendapatkan apresiasi atas kontribusi sosial dan juga bangga atas kegiatan kontribusi sosial yang begitu mengesankan. Bagi tim buay aji yang terpenting adalah  anak-anak Miftahul Huda Kemiling bisa belajar dengan nyaman tanpa harus duduk berdesak-desakan lagi, tanpa mengeluh gerah dan tentunya ruang  punya gerak yang bebas. Ahirnya ucapan  terimakasih banyak untuk tim Buay aji dan teh liss karena mengijinkan tim Buay aji terlibat dalam kontribusi sosial dirumah literasi Miftahul Huda .semoga rumah literasi Miftahul Huda semakin berkembang baik menjadi gudang-gudang ilmu untuk anak-anak yang membutuhkan ilmu namun terhalang biaya dan juga skedepanya semoga ada donatur yang berhati mulia menguluran tangan penuh berkah untuk rumah literasi miftahul hudah. Sekian sedikit cerita dari sehabat merdeka PMM BACTH 3 UNIVERSITAS BANDAR LAMPUNG semoga \u201c bertukar sementara bermakna selamanya\u201d membawa hal- hal baik sekecil apapun itu  bagi orang lain walapun, dalam waktu yang singkat namun akan berbekas dalam ingatan . Salam sobat Merdeka.<\/p>\n<p>Bandar Lampung 17, Desember 2023<br \/>\nMaria Alesia Ngewi( 1112100131)<br \/>\nAdministrasi Publik,Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik<br \/>\nUniversitas 17 Agustus 1945 Surabya<br \/>\nDosen Pembimbing MBKM Ibu Anggreany Puspaningtyas SAP.MAP<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Kegiatan kontribusi sosial merupakan kegiatan wajib modul Nusantara program pertukaran mahasiswa merdeka batch 3 Inbound universitas Bandar Lampung. Kontribusi sosial tersebuat melibataka para mahasiswa dalam suatu kegiatan yang berbasis pembangunan maupuan pemberdayaan sosial, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan, kepekaan ,dan membangkitkan jiwa kepemimpinan mahasiswa mengenai kehidupan sosial dalam bermasyarakat. Dengan demikian tim [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9371","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9371","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9371"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9371\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9371"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9371"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9371"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}