{"id":9241,"date":"2023-12-18T20:05:34","date_gmt":"2023-12-18T12:05:34","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=9241"},"modified":"2023-12-18T20:05:34","modified_gmt":"2023-12-18T12:05:34","slug":"rekayasa-ide-demokrasi-pancasila-yang-hampir-punah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/rekayasa-ide-demokrasi-pancasila-yang-hampir-punah\/9241\/","title":{"rendered":"Rekayasa Ide : Demokrasi Pancasila Yang Hampir Punah"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG_1173.jpeg\" alt=\"\" width=\"772\" height=\"507\" class=\"aligncenter size-full wp-image-9242\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG_1173.jpeg 772w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG_1173-300x197.jpeg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG_1173-768x504.jpeg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG_1173-150x99.jpeg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/IMG_1173-696x457.jpeg 696w\" sizes=\"(max-width: 772px) 100vw, 772px\" \/><\/p>\n<p>Oleh : <strong>Novita rahma yanti harahap<br \/>\nFakultas Kesehatan Masyarakat<br \/>\nProdi : Ilmu Kesehatan Masyarakat<br \/>\nUniversitar Negeri Sumatra Utara<\/p>\n<p>JurnalPost<\/strong> &#8211; Penting untuk diingat bahwa kondisi politik suatu negara dapat berubah seiring waktu, dan dinamika politik dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal\u00a0dan\u00a0eksternal.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nada beberapa faktor yg menyebabkan demokrasi Pancasila yg hamper punah seperti Korupsi: Tingkat korupsi yang tinggi dapat merusak demokratis dan mengurangi kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Ketidaksetaraan ekonomi yang tinggi dapat menciptakan ketidakpuasan sosial dan politik Penggunaan Kekuasaan yang Berlebihan, Edukasi dan Kesadaran Politik yang Rendah: Masyarakat yang kurang teredukasi atau kurang sadar politik mungkin lebih rentan terhadap manipulasi dan pengaruh yang dapat merusak\u00a0demokrasi.<br \/>\n\u00a0<br \/>\n\u00a0<br \/>\nkapan terjadinya demokrasi itu ya \u201cSaya kira sudah jelas semuanya sudah tahu bahwa pemilu akan dilaksanakan 14 Februari 2024 namun perlu diingat bahwa pemilu tahun ini haruslah berlandaskan demokrasi\u00a0Pancasila. pemilu di tahun 2024 akan di diadakan dibeberapa daerah di Indonesia salah stunya yaitu di daerah &#8220;Serdang\u00a0Bedagai&#8221;<br \/>\n\u00a0<br \/>\nAdapun persan kita sebagai mahasiswa &#8221; Bagaimana \u00a0supaya di pemilu 2024 ini harus menggunakan nilai-nilai Demokrasi Pancasila\u00a0tesebut<br \/>\n1. kita Para mahasiswa haruslah meningkatkan \u00a0pemahaman \u00a0tentang sistem politik dan demokrasi di Indonesia, khususnya demokrasi\u00a0Pancasila.<br \/>\n2. Berperan sebagai agen perubahan dengan mendukung calon atau partai yang memiliki komitmen terhadap prinsip-prinsip\u00a0Pancasila.<br \/>\n3. Berani menyuarakan kritik terhadap kebijakan atau tindakan yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai demokrasi\u00a0Pancasila<br \/>\n4. Mengambil peran sebagai pemantau pemilu untuk memastikan proses pemungutan suara berjalan dengan adil\u00a0dan\u00a0transparan.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDengan mengambil langkah-langkah diatas tersebut, mahasiswa dapat berperan aktif dalam membangun demokrasi yang sehat, adil, dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila pada pemilu 2024. Sebagai generasi Bangsa Indonesia tentunya kita wajib memiliki peran penting dalam mensukseskan Pemilu 2024 yang\u00a0akan\u00a0datang.<br \/>\n\u00a0<br \/>\n\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Novita rahma yanti harahap Fakultas Kesehatan Masyarakat Prodi : Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitar Negeri Sumatra Utara JurnalPost &#8211; Penting untuk diingat bahwa kondisi politik suatu negara dapat berubah seiring waktu, dan dinamika politik dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal\u00a0dan\u00a0eksternal. \u00a0 ada beberapa faktor yg menyebabkan demokrasi Pancasila yg hamper punah seperti Korupsi: Tingkat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-9241","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9241","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9241"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9241\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9241"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9241"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9241"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}