{"id":911,"date":"2023-06-19T19:24:56","date_gmt":"2023-06-19T11:24:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=911"},"modified":"2023-06-19T19:24:56","modified_gmt":"2023-06-19T11:24:56","slug":"pentingnya-pendidikan-karakter-di-era-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pentingnya-pendidikan-karakter-di-era-digital\/911\/","title":{"rendered":"Pentingnya Pendidikan Karakter di Era Digital"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <strong>Risqi Fadhilah<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin melambung tinggi. Teknologi ini berarti suatu alat untuk memudahkan pekerjaan manusia dengan pengoperasian tanpa tenaga manusia. Dari anak-anak hingga orang dewasa banyak memanfaatkan teknologi tersebut untuk memudahkan pekerjaan mereka atau sekedar untuk menghibur diri di waktu luang. Manfaat dari teknologi informasi dan komunikasi sangat banyak, terutama untuk anak-anak generasi muda dalam masa belajar mereka.<\/p>\n<p>Itu karena, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan kesempatan kepada anak untuk belajar secara mandiri dan kreatif. Anak dapat mengakses informasi dengan lebih cepat dan efektif, sehingga mempercepat proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta kreativitas mereka. Namun, ketergantungan pada teknologi, seperti smartphone dan gadget, dapat membuat anak menjadi kurang sosial dan kurang aktif secara fisik. <\/p>\n<p>Luasnya dunia digital memudahkan keluar masuknya informasi yang dapat mempengaruhi karakter anak. Selain itu, lingkungan digital dapat mempengaruhi sikap dan perilaku anak terhadap orang lain. Sehingga, perlu diawasi dan dibimbing oleh orang tua serta pendidik agar anak dapat menggunakannya dengan baik dan berdampak positif bagi dirinya. Oleh karena itu, pendidikan karakter di era digital menjadi sangat penting untuk membentuk kepribadian anak yang berkualitas, memiliki etika dan bermoral baik, juga mampu menghadapi tantangan di masa depan. <\/p>\n<p>Pendidikan karakter perlu diterapkan  sejak usia dini, agar menjadi individu yang tidak mudah terpengaruh arus negatif di era digital. Sehingga, pendidikan karakter dapat membantu anak mengembangkan keterampilan komunikasi, kolaborasi, sosialisasi, dan meningkatkan prestasi serta motivasi individu. Kemudian, pendidikan karakter harus diadaptasi dengan kondisi zaman yang semakin modern ini. <\/p>\n<p>Dalam menanamkan pendidikan karakter di era digital pada setiap anak akan penuh tantangan dan diperlukan usaha yang sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang maksimal. Tantangan dalam pendidikan karakter di era digital mencakup keseimbangan, keselamatan dan keamanan, perundungan, dan kemerosotan nilai moral dan budaya yang terjadi di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, guru dan orang tua mempunyai peran penting dalam pendidikan karakter anak, dan dituntut untuk cerdas dalam zaman yang semakin maju ini.<\/p>\n<p>Ada beberapa cara yang dapat dilakukan orang tua dan guru dalam memberikan pendidikan karakter di era digital, seperti memberikan pengawasan yang tepat, membatasi waktu penggunaan gadget, dan membiasakan anak untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekitar. Dengan begitu, terciptanya keseimbangan dalam penggunaan teknologi dan pendidikan karakter anak.<\/p>\n<p>Pendidikan karakter anak di era digital ini sangatlah penting untuk diberlakukan, agar anak-anak bangsa memiliki kepribadian yang baik. Karena era digital tidak hanya punya dampak positif, tapi juga berdampak negatif. Jika individu tidak memiliki karakter yang kuat maka perkembangan teknologi akan membuat dilema dan menyeret kedampak yang negatif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Risqi Fadhilah JurnalPost.com &#8211; Saat ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin melambung tinggi. Teknologi ini berarti suatu alat untuk memudahkan pekerjaan manusia dengan pengoperasian tanpa tenaga manusia. Dari anak-anak hingga orang dewasa banyak memanfaatkan teknologi tersebut untuk memudahkan pekerjaan mereka atau sekedar untuk menghibur diri di waktu luang. Manfaat dari teknologi informasi dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":912,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[],"class_list":["post-911","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/911","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=911"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/911\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/912"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=911"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=911"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=911"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}