{"id":8990,"date":"2023-12-16T20:16:13","date_gmt":"2023-12-16T12:16:13","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=8990"},"modified":"2023-12-16T20:16:13","modified_gmt":"2023-12-16T12:16:13","slug":"pentingnya-donor-darah-untuk-menghidupkan-sesama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pentingnya-donor-darah-untuk-menghidupkan-sesama\/8990\/","title":{"rendered":"Pentingnya Donor Darah Untuk Menghidupkan Sesama"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8991\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701.jpg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701.jpg 1280w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701-300x200.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701-768x512.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701-150x100.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701-696x464.jpg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.19_585d8701-1068x712.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p><strong>Oleh : Amelia Rika Fadillah Siregar<br \/>\nNim : 0306213244<\/strong><\/p>\n<p>JurnalPost.com &#8211; Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela dan disimpan di bank darah sebagai stok darah yang nantinya digunakan untuk keperluan transfusi darah. Donor darah merupakan salah satu kegiatan penting dalam bidang kesehatan. Sebelum mendonorkan darahnya, para pendonor darah akan melalui tahapan seleksi donor darah dengan tujuan untuk menjaga kesehatannya dengan memastikan bahwa donor darahnya tidak membahayakan kesehatannya dan melindungi pasien dari risiko penyakit menular atau penyakit lainnya. Transfusi darah adalah proses dimana darah seseorang dipindahkan ke sistem peredaran darah orang lain. Transfusi darah diperlukan jika seseorang kehilangan terlalu banyak darah karena cedera atau selama prosedur bedah maupun pada orang yang tidak dapat memproduksi darah dengan benar. Namun, sebelum ditransfusikan, darah pendonor diperiksa ciri-ciri dan golongan darahnya serta kesesuaian antara darah pendonor dengan darah pasien Ada banyak cara untuk menerima donor darah, antara lain donor darah berbayar, donor darah pengganti, dan donor darah sukarela.<\/p>\n<p>Kegiatan donor darah biasa dilakukan rutin di Unit Donor Darah (UDD) PMI Pusat maupun Unit Donor Darah di daerah ataupun setiap beberapa waktu, ada pula penggalangan donor darah yang diadakan di tempat-tempat keramaian, seperti di pusat perbelanjaan, perusahaan, tempat ibadah, serta sekolah dan universitas secara sukarela. Pada kegiatan ini, para calon pendonor datang tanpa harus mendatangi secara langsung pusat penyumbangan darah. Karna mobil pendonor darah (mobile unit) sudah disiapkan untuk digunakan sebagai tempat donor darah.<\/p>\n<p>Donor darah adalah salah satu aktivitas yang banyak memberikan dampak positif bagi tubuh tidak hanya bagi diri sendiri namun juga bagi seluruh orang yang membutuhkannya. Donor darah menjadikan tubuh setiap pendonor menjadi lebih sehat karena sel-sel darah di dalam tubuh menjadi lebih cepat terganti dengan yang baru. Tapi, masih banyak dari kalangan masyarakat yang enggan mendonorkan darahnya karna karena adanya rasa takut dan berbagai kekhawatiran tertentu, seperti mendengar berita ataupun cerita yang berlebihan yang tidak sesuai dengan fakta yang ada.<\/p>\n<p>Adapun Syarat Donor Darah, beberapa syarat yang bertujuan untuk menjamin keselamatan pendonor dan penerima darah menurut Permenkes RI (2015) adalah sebagai berikut :<br \/>\n1. Umur 17-60 tahun (usia 17 tahun diperbolehkan menjadi donor bila mendapat izin tertulis dari orang tua).<br \/>\n2. Berat badan minimal 45 kg.<br \/>\n3. Temperatur tubuh berkisar antara 36,6-370C.<br \/>\n4. Tekanan darah baik, yang ditunjukkan dengan systole 110-160 mmHg dan diastole 70-100 mmHg<br \/>\n5. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50-100 kali\/menit.<br \/>\n6. Hemoglobin baik pria maupun perempuanminimal 12,5 gram.<br \/>\n7. Bagi penyumbang darah wanita tidak sedang hadi, hamil atau menyusui.<br \/>\n8. Tidak menderita penyakit jantung, hati, ginjal, paru, kencing manis, pendarahan, kejang atau penyakit kulit kronis.<br \/>\n9. Tidak pernah menderita penyakit hepatitis B.<br \/>\n10. Tidak pernah menderita penyakit tuberculosis, sifilis, epilepsy dan sering kejang.<br \/>\n11. Tidak pernah mengalami ketergantungan obat, alkoholisme akut dan kronik.<br \/>\n12. Tidak pernah menderita penyakit kulit pada vena (pembuluh darah balik) yang akan ditusuk.<br \/>\n13. Tidak mempunyai kecenderungan perdarahan atau penyakit darah, misalnya defisiensi G6PD, thalasemia dan polibetemiavera.<br \/>\n14. Tidak mengidap penyakit HIV\/AIDS (homoseks, morfinis, berganti-ganti pasangan seks, pemakai jarum suntik tidak steril).<\/p>\n<p>Adapun tahapan \u2013 tahapan dalam melaksanakan kegiatan Donor Darah, seperti yang telah dilakukan oleh mahasiswa Pengabdian Masyarakat sebagai berikut :<br \/>\nMetode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dibagi didalam tiga tahap:<\/p>\n<p>1. Tahap I Persiapan<br \/>\nPada tahap I ini adalah tahap persiapan, mempersiapkan dari mulai perizinan melakukan kegiatan dan membuat surat tugas pengabdian masyarakat, melakukan pengkajian data awal penyuluhan untuk memotivasi agar masyarakat sadar dan peduli untuk mengetahui pemeriksaan hemoglobin dan golongan darahnya. Setelah melakukan pengkajian data, mempersiapkan mulai dari media, alat, bahan dan reagensia dengan bekerja sama untuk kegiatan pengabdian masyarakat. Setelah persiapan dari teknis selesai, memberitahukan kepada calon pendonor darah di Puslatpur, Playen, Gunungkidul<\/p>\n<p>2. Tahap II Pelaksanaan<br \/>\nPada tahap ini, akan diadakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemeriksaan pemeriksaan hemoglobin dan golongan darah pada calon pendonor darah di Puslatpur, Playen, Gunungkidul, diharapkan para calon pendonor mengetahui pemeriksaan hemoglobin dan golongan darahnya untuk dapat lolos seleksi donor darah. Waktu pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah hari Sabtu , 28 September 2019, bertempat di Puslatpur, Playen, Gunung Kidul, Yogyakarta. Peserta pengabdian masyarakat ini sejumlah 41 orang.<br \/>\n3. Tahap III Pelaporan Hasil<br \/>\nSelesai pelaksanaan program pengabdian masyarakat kepada masyarakat ini, kegiatan selanjutnya adalah pembuatan laporan kegiatan akhir yang akan menggambarkan tingkat keberhasilan dari pelaksanaan program pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan.<\/p>\n<p>Teknik Pemeriksaan<br \/>\n1. Pemeriksaan Golongan Darah<br \/>\na. Menggunakan pemeriksaan golongan darah metode slide test, dengan menggunakan alat : autoclick, blood lancet, pipa kapiler, ABO Card dan Ebatang pengaduk, antisera A,B, dan Antisera O.<br \/>\nb. Pengambilan spesimen darah kapiler, dimasukkan dalam pipa kapiler lalu dialirkan ke ABO card yang masing masing kolom sudah ditetesi dengan antisera A, antisera B dan antisera D.<br \/>\nc. Aduk darah dan reagensia dengan batang pengaduk, tunggu 1 menit sambil digoyang perlahan.<br \/>\n2. Pemeriksaan Hemoglobin<br \/>\na) Menggunakan pemeriksaan kadar hemoglobin metode fotometri, dengan menggunakan alat : autoclick, blood lancet, pipa kapiler, cuvet dan EKF (Hemoglobin Checker).<br \/>\nb) Pengambilan spesimen darah kapiler, dimasukkan dalam pipa kapiler lalu dialirkan ke cuvet.<br \/>\nc) Memasukkan cuvet yang berisi darah ke dalam EKF (Hemoglobin fotometri), tunggu sampai keluar hasil.<\/p>\n<p>Dalam melakukan kegiatan yang positif pasti memiliki nilai atau manfaat yang positif pula, nah dalam donor darah ini juga terdapat beberapa manfaatnya diantaranya :<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8992\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52.jpg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"800\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52.jpg 1200w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52-300x200.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52-768x512.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52-150x100.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52-696x464.jpg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar-WhatsApp-2023-12-16-pukul-19.22.41_26667e52-1068x712.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p>Donor darah akan membantu menurunkan resiko terkena serangan jantung dan masalah jantung lainnya. Penelitian menunjukkan, mendonorkan darah akan mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh. Walaupun masih perlu penelitian lagi untukmemastikannya, kelebihan zat besi diduga berperan menimbulkan kelainan pada jantung. Kelebihan itu akan membuat kolesterol jahat (LDL) membentuk antikolesterol (plak lemak yang akan menyumbat pembuluh darah). Menurunnya angka masalah penyakit jantung terutama terlihat pada para pendonor yang tidak merokok (Gustaman dkk, 2013). Manfaat mendonorkan darah secararutin setiap tiga bulan sekali maka menyebabkan tubuh akan terpacu untuk memproduksi sel-sel darah merah baru, sedangkan fungsi sel-sel darah merah adalah untuk oksigenisasi dan mengangkut sari-sari makanan.<\/p>\n<p>Dengan demikian fungsi darah menjadi lebih baik sehingga donor menjadi sehat. Selain itu, kesehatan pendonor akan selalu terpantau karena setiap kali donor dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan uji saring darah terhadap infeksi yang dapat ditularkan lewat darah. Manfaat lainnya dari mendonorkan darah adalah mendapatkan kesehatan psikologiskarena menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar (Gustaman dkk, 2013).<br \/>\nNah, tunggu apalagi ayo sama-sama kita mendonor darah untuk rasa saling membantu satu sama lain dan membuat diri kita lebih baik lagi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Amelia Rika Fadillah Siregar Nim : 0306213244 JurnalPost.com &#8211; Donor darah adalah proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela dan disimpan di bank darah sebagai stok darah yang nantinya digunakan untuk keperluan transfusi darah. Donor darah merupakan salah satu kegiatan penting dalam bidang kesehatan. Sebelum mendonorkan darahnya, para pendonor darah akan melalui tahapan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8990","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8990"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8990\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}