{"id":876,"date":"2023-06-19T17:44:36","date_gmt":"2023-06-19T09:44:36","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=876"},"modified":"2023-06-19T17:44:36","modified_gmt":"2023-06-19T09:44:36","slug":"strategi-meningkatkan-brand-image-pt-kencana-maju-bersama-melalui-media-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/strategi-meningkatkan-brand-image-pt-kencana-maju-bersama-melalui-media-sosial\/876\/","title":{"rendered":"Strategi Meningkatkan Brand Image PT Kencana Maju Bersama Melalui Media Sosial"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; PT. Kencana Maju Bersama merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi yang menjadi salah satu perusahaan distribusi produk-produk bahan bangunan terutama produk baja ringan beserta pendukungnya. PT. Kencana Maju Bersama mendistribusikan produk dengan merk KENCANA yang diproduksi oleh PT Kepuh Kencana Arum ke seluruh Indonesia melalui 36 kantor cabangnya. Baja ringan kini bisa dibilang menjadi pilihan masyarakat untuk membangun bangunan dari subtitusi bahan bangunan kayu, terutama pada dunia konstruksi. Berbagai merk pun sudah beredar banyak di pasaran, dengan memiliki kualitas yang berbeda \u2013beda dari yang benar dengan label SNI sesuai dengan standar negara hingga produk ber label SNI namun abal \u2013abal. Dengan adanya produk abal \u2013abal yang menjamur membuat kerugian pada penggunanya dan dapat menyebabkan meningkatnya risiko robohnya bangunan.<\/p>\n<p>Kemajuan teknologi mempengaruhi semua bidang kehidupan, termasuk bidang konstruksi. Kini di dunia konstruksi telah berevolusi dari kayu bersubstitusi pada penggunaan baja ringan. Perkembangan teknologi juga mendorong munculnya media sosial sebagai sarana komunikasi dan, dari waktu ke waktu, sebagai media periklanan\/komersial yang diadopsi secara luas oleh perusahaan\/pemilik bisnis. PT Kencana Maju Bersama membangun citra merek dengan menggunakan Instagram sebagai media komunikasi untuk membangun kembali kepercayaan konsumen yang disebabkan oleh kemunduran yang disebabkan oleh citra produk Kencana yang kurang dikenal masyarakat.<\/p>\n<p>Kegiatan promosi yang dilakukan melalui pemasaran digital dan di fokuskan pada pemakaian media sosial, dapat dikatakan bahwa hampir semua proses rebranding serta kegiatan yang dilakukan oleh PT KMB disampaikan melalui media sosial.<\/p>\n<p>Sebagian besar pengguna Instagram adalah kaum muda sehingga dapat membantu merek dalam upaya menjangkau target audiences muda. Serta perusahaan dapat mendorong pengguna Instagram untuk dapat menggunggah konten terkait dengan produk-produk milik perusahaan yang sedang ditawarkan guna memberikan tanda serta mengukur ketertarikan audiences terhadap merek dari suatu produk. Informasi tersebut disampaikan pada official account milik PT. Kencana Maju Bersama yang diberi nama @kencana.indo yang kini telah memiliki 1359 pengikut. Untuk produk merk Kencana yang dinaungi oleh PT. Kencana Maju Bersama memiliki Instagram tersendiri untuk informasi mengenai produk mereka dengan nama akun Instagram @kencana.bajaringan. PT Kencana Maju Bersama menjadikan platform media sosial Instagram sebagai jalan utama segala informasi yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan maupun edukasi produk untuk upaya mendapatkan perhatian pasar serta meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap PT Kencana Maju Bersama.<\/p>\n<p>Tujuan dari penggunaan media sosial sebagai media bisnis adalah sebagai berikut :<br \/>\na) Media sosial digunakan untuk membantu dalam proses pemasaran.<br \/>\nb) Media sosial digunakan untuk memposisikan merek<br \/>\nc) Media sosial digunakan sebagai sarana komunikasi antara perusahaan degan konsumen.<br \/>\nd) Media sosial dapat membantu dalam meningkatkan loyalitas konsumen.<\/p>\n<p>PT Kencana Maju Bersama melihat bahwa masih banyak masyarakat yang belum aware dengan produk-produk baja ringan yang termasuk baru dikalangan masyarakat Indonesia. Sehingga diperlukan media yang mampu menggambarkan atau memperlihatkan kualitas dari produk yang diproduksi kepada target pasar. Hal tersebut juga didasarkan pada tujuan dari perusahaan yaitu membangun kesadaran konsumen akan merek PT Kencana Maju Bersama yang nanti pada akhirnya diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan konsumen serta dapat meningkatkan penjualan atau pendapatan.<\/p>\n<p>PT. Kencana Maju Bersama menempuh 4 tahap dalam menentukan strategi komunikasi pemasaran yang tepat dan efektif guna membangun dan memperkuat citra merk, yaitu:<\/p>\n<p>1. Perencanaan<br \/>\nPerencanaan dimulai dengan melihat bagaimana posisi perusahaan untuk menentukan strategi yang tepat guna menciptakan kesadaran masyarakat terhadap produk PT Kencana Maju Bersama. Mengingat baja ringan adalah salah satu produk yang sedang naik akhir-akhir ini namun belum banyak orang mengetahuinya terutama yang berada di daerah pedesaan. Selanjutnya melakukan analisa terhadap situasi internal dan eksternal dengan melihat kebutuhan internal terlebih dahulu kemudian disesuaikan dengan keadaan atau situasi eksternal.<\/p>\n<p>2. Pelaksanaan<br \/>\nDalam pembuatan konten dalam Instagram @kencana.indo, para admin melaksanakan hal yang telah direncanakan pada awalnya. Namun sebelum itu, disiapkan talent hingga properti yang dibutuhkan. Setelah itu akan dilaksanakan proses pengambilan gambar maupun video yang akan digunakan sebagai bahan konten, sesuai tempat dan waktu yang telah ditentukan. Setelah mendapat bahan untuk konten, selanjutnya akan masuk ke tahap pengeditan yang dimana bahan-bahan konten tersebut akan dieksekusi menjadi bentuk yang diinginkan, sebelum diunggah ke media sosial Instagram.<\/p>\n<p>3. Evaluasi<br \/>\nTahap evaluasi dilakukan setelah konten selesai diedit dan telah terunggah ke media sosial Instagram. Biasanya tahap ini akan dilaksanakan setelah mendapat feedback dari konsumen atau dalam hal ini adalah followers Instagram @kencana.indo, entah itu berupa komentar ataupun insight yaitu fitur yang disediakan oleh Instagram untuk mengetahui berapa banyak akun instagram yang telah berinteraksi dengan konten.<\/p>\n<p>4. Pengendalian<br \/>\nTahap ini adalah dimana konten yang terasa kurang mendapat masukan bagus akan dirombak sedemikian rupa sehingga tercipta konten yang benar-benar cocok untuk konsumen. Tujuan dilaksanakannya pengendalian konten yakni untuk memaksimalkan pengunggahan konten yang mendapat feedback bagus dari segi penilaian konsumen maupun melalui insight Instagram, agar selanjutnya tim marketing dapat dipermudah untuk membuat konten serupa dan berakhir mendapat respon yang baik pula.<\/p>\n<p>Penulis : <strong>Muhammad Fahmi Royandi<br \/>\nUniversitas Muhammadiyah Surabaya<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; PT. Kencana Maju Bersama merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi yang menjadi salah satu perusahaan distribusi produk-produk bahan bangunan terutama produk baja ringan beserta pendukungnya. PT. Kencana Maju Bersama mendistribusikan produk dengan merk KENCANA yang diproduksi oleh PT Kepuh Kencana Arum ke seluruh Indonesia melalui 36 kantor cabangnya. Baja ringan kini bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":877,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[32],"tags":[],"class_list":["post-876","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/876","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=876"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/876\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/877"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=876"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=876"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=876"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}