{"id":8360,"date":"2023-12-10T16:45:48","date_gmt":"2023-12-10T08:45:48","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=8360"},"modified":"2023-12-10T16:45:48","modified_gmt":"2023-12-10T08:45:48","slug":"mewujudkan-masyarakat-kelurahan-tembalang-tanggap-darurat-melalui-program-kkn-undip-program-stiker-nomor-darurat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mewujudkan-masyarakat-kelurahan-tembalang-tanggap-darurat-melalui-program-kkn-undip-program-stiker-nomor-darurat\/8360\/","title":{"rendered":"Mewujudkan Masyarakat  Kelurahan Tembalang Tanggap Darurat Melalui Program KKN UNDIP \u201cProgram Stiker Nomor darurat\u201d"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com <\/strong>&#8211; Kelurahan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah (28\/11\/2023). \u2013 Bencana alam atau situasi darurat dapat mengancam keselamatan dan kemananan masyarakat. Kita tidak tahu kapan datangnya bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, atau situasi darurat seperti adanya pencurian, perampokan dan lainnya. Sangat penting untuk mengetahui apa langkah penting yang harus dilakukan saat ada dalam kondisi tersebut. Salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam kondisi genting adalah menelepon nomor telepon darurat setempat seperti adanya nomor polsek, rumah sakit, pemadam kebakaran dan badan penanggulangan bencana daerah , untuk mendapatkan bantuan cepat dan menyelamatkan nyawa. Dengan menelepon nomor telpon darurat tidak hanya memberikan respons cepat dari pihak berwenang, tetapi juga membantu mengoordinasikan upaya penyelamatan dan pengamanan bagi masyarakat yang berada dalam situasi darurat. <\/p>\n<p>Menanggapi pentingnya pemahaman mengenai nomor darurat, menginisiasi Mahasiswa KKN Undip yang tengah mengabdi di Kelurahan Tembalang untuk membuat program pembuatan stiker nomor darurat yang nantinya ditempel di rumah warga khususnya di RW 005 Kelurahan Tembalang. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-20.jpg\" alt=\"\" width=\"669\" height=\"502\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8361\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-20.jpg 669w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-20-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-20-150x113.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 669px) 100vw, 669px\" \/><\/p>\n<p>Program ini bertujuan untuk mengumpulkan dan menyebarkan nomor-nomor darurat di sekitar wilayah Tembalang, termasuk nomor pemadam kebakaran, rumah sakit, kepolisian, dan lainnya, kepada penduduk di RW 005 Kelurahan Tembalang. Terdapat dua agenda dalam program ini, yaitu pembuatan dan penempelan stiker yang berisi nomor-nomor darurat di sekitar wilayah RW 005 Kelurahan Tembalang. Jadi setelah stiker yang berisi informasi nomor-nomor darurat itu selesai didesain dan dicetak, kemudian di tempel ke rumah-rumah warga.<br \/>\nRespon warga terkait adanya program ini terbilang positif, mereka menyambut baik Mahasiswa KKN yang berniat untuk menempelkan stiker tersebut. \u201cKami baru tahu kalau ada nomor darurat kaya gini, biasanya bingung gak tahu harus ngapapain.\u201d Tutur salah satu warga. <\/p>\n<p>Keluaran dari program ini adalah bisa mempermudah akses penduduk dalam mendapatkan nomor-nomor darurat dalam situasi darurat yang memerlukan bantuan segera. Jadi diharapkan dengan adanya program stiker nomor darurat ini masyarakat Kelurahan Tembalang dapat lebih tanggap darurat dan tahu siapa yang mesti dihubungi saat terjadi bencana atau situasi darurat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Kelurahan Tembalang, Semarang, Jawa Tengah (28\/11\/2023). \u2013 Bencana alam atau situasi darurat dapat mengancam keselamatan dan kemananan masyarakat. Kita tidak tahu kapan datangnya bencana seperti gempa bumi, banjir, kebakaran, atau situasi darurat seperti adanya pencurian, perampokan dan lainnya. Sangat penting untuk mengetahui apa langkah penting yang harus dilakukan saat ada dalam kondisi tersebut. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8362,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-8360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8360"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8360\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}