{"id":8138,"date":"2023-12-06T23:41:22","date_gmt":"2023-12-06T15:41:22","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=8138"},"modified":"2023-12-06T23:41:22","modified_gmt":"2023-12-06T15:41:22","slug":"pkl-ii-kesejahteraan-sosial-fisip-usu-berbentuk-penanganan-case-study-aksi-unjuk-rasa-sekelompok-masyarakat-desa-dalu-sepuluh-a-akibat-kerusakan-jalan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pkl-ii-kesejahteraan-sosial-fisip-usu-berbentuk-penanganan-case-study-aksi-unjuk-rasa-sekelompok-masyarakat-desa-dalu-sepuluh-a-akibat-kerusakan-jalan\/8138\/","title":{"rendered":"PKL II KESEJAHTERAAN SOSIAL FISIP USU BERBENTUK PENANGANAN CASE STUDY AKSI UNJUK RASA SEKELOMPOK MASYARAKAT DESA DALU SEPULUH A AKIBAT KERUSAKAN JALAN"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Praktikum merupakan suatu bentuk kegiatan penerapan Keilmuan yang dilakukan oleh mahasiswa. Biasanya, mahasiswa akan diterjunkan di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh pihak Jurusan dan melakukan kegiatan pengabdian serta penerapan teori yang dipelajari dilokasi yang telah ditentukan selama jangka waktu tertentu.<\/p>\n<p>Dewi Dini Ananda NIM 200902106 yang merupakan mahasiswi semester 7 Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara dengan supervisor sekolah bapak Gusti Pirandy, S.Sos, M.Kesos dan dosen pengampu pada mata kuliah PKL 2 yaitu bapak Fajar Utama Ritonga S.Sos, M.Kesos, melaksanakan praktikum selama satu semester di Kantor Camat Tanjung Morawa.<\/p>\n<p>Pada praktikum kali ini Dewi berkesempatan untuk terjun langsung mengikuti kegiatan di Kantor Camat Tanjung Morawa, Dewi diberi kesempatan untuk mengambil peran di aksi yang terjadi di daerah Desa Dalu 10 A. Kondisi jalan yang rusak dan berlubang sangat membahayakan keselamatan pengendara khususnya pengendara sepeda motor. Begitulah yang terjadi pada kondisi jalan umum Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa yang sudah rusak dan berlubang dan sangat membahayakan pengendara sepeda motor apalagi ketika hujan dan kondisi jalan ditutupi oleh genangan air hujan sehingga berpotensi terjadinya kecelakaan bagi pengendara sepeda motor. Kondisi jalan yang berlubang merupakan wujud dari pembangunan di kecamatan Tanjung Morawa yang perlu untuk segera diperbaiki agar tidak memakan korban.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8141\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-27.jpg\" alt=\"\" width=\"398\" height=\"312\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-27.jpg 398w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-27-300x235.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar1-27-150x118.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 398px) 100vw, 398px\" \/><\/p>\n<p>Kondisi jalanan yang sangat berlubang dan tidak layak untuk digunakan di Desa Dalu Sepuluh A karena cukup banyak memakan korban kecelakaan. Tentunya hal tersebut sangat membutuhkan perhatian khusus oleh karena itu sekelompok masyarakat yang merupakan penduduk di Desa Sepuluh A melakukan aksi unjuk rasa. Unjuk rasa tersebut merupakan bukti dari aspirasi masyarakat desa Dalu Sepuluh A yang merasa tidak puas dengan pembangunan di wilayah Desa Dalu Sepuluh A tersebut. Masyarakat melakukan demonstrasi atau unjuk rasa di kantor camat Tanjung Morawa Desa Dalu Sepuluh A. Diduga karena sebelumnya masyarakat sudah melakukan pengusulan kepada Pemkab Deli Serdang agar segera diperbaiki namun hingga saat ini belum terlihat realisasinya sehingga masyarakat merasa tidak puas dan lakukan unjuk rasa dengan harapan agar aspirasi yang mereka keluarkan dapat tersalurkan dan direalisasikan.<\/p>\n<p>Sebagai wujud upaya menangani kasus unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat penduduk Desa Dalu Sepuluh A di Kecamatan Tanjung Morawa. Dewi sebagai pekerja sosial mengambil peran untuk dapat menyelesaikan kasus tersebut. Pekerjaan sosial sebagai seorang pemberi pertolongan dalam membantu individu, keluarga maupun masyarakat dalam mengembalikan dan meningkatkan keberfungsian sosial mereka untuk mencapai suatu kesejahteraan sosial yang lebih baik. Kehadiran pekerjaan sosial tidak semata-mata untuk membantu masyarakat, namun juga pekerjaan sosial memiliki peranan-peranan yang harus dilakukan dalam melaksanakan tugastugasnya. Peranan yang dapat dilakukan oleh pekerja sosial ialah sebagai berikut:<\/p>\n<p>1. Sebagai pemercepat perubahan (enabler) Sebagai enabler, seorang pekerja sosial membantu individu-individu, kelompokkelompok dan masyarakat dalam mengakses sistem sumber yang ada, mengidentifikasi masalah dan mengembangkan kapasitasnya agar dapat mengatasi masalah untuk pemenuhan kebutuhannya. Dalam menangani kasus unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa pekerja sosial sebagai pemercepat perubahan melakukan identifikasi masalah yaitu tentang jalanan yang rusak dan mengganggu aktivitas warga kemudian mengembangkan kapasitas yang dimiliki oleh masyarakat agar dapat mengatasi masalah tersebut yaitu dengan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintahan kecamatan Tanjung Morawa agar dapat melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa.<\/p>\n<p>2. Peran sebagai perantara (broker) Peran sebagai perantara yaitu dengan menghubungakan individu individu, kelompok-kelompok dan masyarakat dengan lembaga pemberi pelayanan masyarakat dalam hal ini: Dinas Sosial dan pemberdayaan masyarakat serta pemerintah, agar dapat memberikan pelayanan kepada individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat yang membutuhkan bantuan atau layanan masyarakat. Mengambil peran sebagai perantara pekerja sosial dapat menjadi penghubung antara masyarakat desa Dalu Sepuluh A dengan pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa untuk dapat melayani masyarakat Desa Dalu Sepuluh A dan menampung aspirasinya kemudian merealisasi aspirasi masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Dalu Sepuluh A.<\/p>\n<p>3. Perencana sosial (social planner) Seorang perencana sosial mengumpulkan data mengenai masalah sosial yang dihadapi individu-individu, kelompok-kelompok dan masyarakat, menganalisa dan menyajikan alternatif tindakan yang rasional dalam mengakses sistem sumber yang ada untuk mengatasi masalah pemenuhan kebutuhan-kebutuhan individu-individu, kelompokkelompok dan masyarakat. Sebagai perencana sosial pekerja sosial dapat mengambil peran dengan mengumpulkan data terkait dengan permasalahan yang dialami oleh masyarakat Desa Dalu Sepuluh A yaitu berupa jalanan yang rusak dan diduga kerusakan jalan didukung oleh adanya kendaraan perusahaan swasta yang memasuki kawasan Desa Dalu Sepuluh A sehingga akses jalan menjadi rusak dan berdebu. Hal tersebut sangat membahayakan aktivitas masyarakat maka pekerja sosial dalam hal ini melakukan analisa lalu kemudian menyajikan solusi alternatif dari tindakan yang rasional untuk dapat mengakses sistem sumber yang ada agar dapat mengatasi permasalahan menjadi kebutuhan masyarakat Desa Dalu Sepuluh A.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-8140\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-14.jpg\" alt=\"\" width=\"412\" height=\"309\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-14.jpg 412w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-14-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/Gambar2-14-150x113.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 412px) 100vw, 412px\" \/><\/p>\n<p>Dewi sebagai pekerja sosial dapat menyampaikan aspirasi masyarakat Desa dan kemudian membentuk pertemuan antara Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa dan juga para pihak perusahaan agar dapat mendengarkan aspirasi masyarakat dan merealisasikannya.<\/p>\n<p>Dalam merealisasikan peran pekerja sosial tersebut, para pekerja sosial harus melewati berbagai tahapan yaitu antara lain:<\/p>\n<p>a) Engagement (menjalin relasi); pada tahapan ini mahasiswa menjalin relasi\/kontak awal dengan masyarakat dan Pemerintahan Kecamatan Tanjung Morawa.<br \/>\nb) Assesment; mahasiswa praktikan melakukan identifikasi masalah dan analisa masalah yang dihadapi oleh masyarakat Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa berupa keresahan akan jalan yang rusak.<br \/>\nc) Planning (perencanaan); mahasiswa merencanakan berbagai alternative solusi di level makro yaitu dengan mengusulkan perencanaan pembangunan jalan kepada Pemerintah Kecamatan Tanjung Morawa.<br \/>\nd) Pelaksanaan Intervensi; melaksanakan kegiatan-kegiatan yang menjadi solusi bagi masalah masyarakat Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa.<br \/>\ne) Evaluasi Intervensi; menilai perubahan respon masyarakat dan lingkungannya setelah nantinya pembangunan jalan terealisasi.<br \/>\nf) Terminasi; mengakhiri hubungan pertolongan antara klien dengan mahasiswa.<br \/>\nBerbagai peranan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat terlebih lagu dalam penanganan kasus unjuk rasa yang dilakukan oleh masyarakat Desa Dalu Sepuluh A Kecamatan Tanjung Morawa ini. Dengan tujuan agar tersalurkannya aspirasi masyarakat ini, pekerja sosial bekerja sama dengan Pemerintahan Kecamatan Tanjung Morawa untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Desa Dalu Sepuluh A dan membantu mengawasi hingga terealisasi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Praktikum merupakan suatu bentuk kegiatan penerapan Keilmuan yang dilakukan oleh mahasiswa. Biasanya, mahasiswa akan diterjunkan di tempat-tempat yang sudah ditentukan oleh pihak Jurusan dan melakukan kegiatan pengabdian serta penerapan teori yang dipelajari dilokasi yang telah ditentukan selama jangka waktu tertentu. Dewi Dini Ananda NIM 200902106 yang merupakan mahasiswi semester 7 Kesejahteraan Sosial Fakultas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-8138","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8138","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8138"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8138\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8138"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8138"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8138"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}