{"id":7953,"date":"2023-12-02T23:20:26","date_gmt":"2023-12-02T15:20:26","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=7953"},"modified":"2023-12-02T23:20:26","modified_gmt":"2023-12-02T15:20:26","slug":"membantu-anak-panti-mengembangkan-kemampuan-belajar-dengan-metode-saling-membantu-sesama-anak-panti-di-panti-asuhan-pelangi-kasih-medan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/membantu-anak-panti-mengembangkan-kemampuan-belajar-dengan-metode-saling-membantu-sesama-anak-panti-di-panti-asuhan-pelangi-kasih-medan\/7953\/","title":{"rendered":"Membantu Anak Panti Mengembangkan Kemampuan Belajar Dengan Metode Saling Membantu Sesama Anak Panti Di Panti Asuhan Pelangi Kasih Medan"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Belajar merupakan suatu aktivitas di mana terdapat sebuah proses dari tidak tahu menjadi tahu, tidak mengerti menjadi mengerti, tidak bisa menjadi bisa untuk mencapai hasil yang optimal. Kegiatan belajar yang paling mudah di dapat adalah di sekolah dan merupakan waktu yang paling banyak di gunakan untuk belajar, walaupun demikian masih banyak dari para siswa\/siswi yang belum mampu mengikuti temannya yang lain dalam kemampuan belajar atau mengalami ketertinggalan. Panti Asuhan Pelangi Kasih merupakan salah satu panti yang berada di kota Medan, Panti ini beralamat di Jl. Bunga Cempaka No. 34b, Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, panti asuhan ini memiliki anak panti sebanyak 19 orang. Di panti asuhan ini terdapat beberapa anak SD yang mengalami ketertinggalan dalam hal pelajaran dari temannya yang lain oleh sebab itu perlu adanya sebuah program yang diperlukan untuk membantu anak panti yang mengalami ketertinggalan ini untuk mengejar temannya yang lain.<\/p>\n<p>Pada beberapa kunjungan diadakan kegiatan belajar bersama untuk melihat anak yang mengalami ketertinggalan dan anak yang unggul, target untuk program ini adalah anak SD yang merupakan anak dengan jumlah paling banyak. Setelah mengetahui mana anak yang mengalami ketertinggalan dan yang merupakan anak yang unggul dalam pelajaran, di ketahui juga bahwa pada mata pelajaran yang berbeda, teradapat perbedaan anak yang unggul dalam setiap mata pelajaran. Pada tahapan kedua dilalakukan kegiatan diskusi dengan para anak panti yang terlibat dalam program ini dan dilakukan secara bersamaan, dan hasil dari diskusi ini adalah bahwa para anak lebih suka belajar bersama dibandingkan belajar sendiri, hal ini dikarenakan jika belajar sendiri akan cepat bosan menurut pendapat mereka, \u201ckalau belajar sendiri kadang cepat bosan bang, kalau belajar sama kawan lebih seru\u201d ungkap salah satu anak. Dengan hasil dari FGD tersebut menambah kemungkinan untuk menjalankan program, dengan lebih sukanya peserta program terhadap metode belajar bersama maka akan lebih mudah untuk mereka saling membantu satu sama lain.<\/p>\n<p>Pada pertemuan berikutnya dilaksankan program yang sudah di susun, para anak kemudian di beri beberapa soal yang kemudian mereka mengerjakan soal itu secara bersamaan dan setelah pengerajaan beberapa waktu kemudian di waktu yang tersisa para anak yang sudah selesai mengerjakan soal mereka diminta untuk membantu anak yang belum selesai mengerjakan, kegiatan seperti ini dilakukan secara berulang untuk beberapa waktu yang kemudian mulai di lakukan untuk pekerjaan rumah (PR) mereka. Pada saat pertama mereka harus di minta untuk membantu para temannya yang tertinggal tetapi karena di lakukan secara berulang selama beberapa minggu, pada minggu ke-3 mulai ada spontanifitas dari beberapa anak untuk membantu temannya ketika mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugas mereka, dan di hari-hari berikutnya tidak perlu lagi ada kegiatan menyuruh untuk membantu teman yang mengalami kesulitan, dan hanya dilakukan kegiatan monitoring untuk melihat seberapa jauh program ini dapat berjalan dan membantu para anak.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Belajar merupakan suatu aktivitas di mana terdapat sebuah proses dari tidak tahu menjadi tahu, tidak mengerti menjadi mengerti, tidak bisa menjadi bisa untuk mencapai hasil yang optimal. Kegiatan belajar yang paling mudah di dapat adalah di sekolah dan merupakan waktu yang paling banyak di gunakan untuk belajar, walaupun demikian masih banyak dari para [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7954,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-7953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7953"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7953\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}