{"id":7814,"date":"2023-11-29T23:55:20","date_gmt":"2023-11-29T15:55:20","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=7814"},"modified":"2023-11-29T23:55:20","modified_gmt":"2023-11-29T15:55:20","slug":"pentingnya-memahami-literasi-keuangan-bagi-gen-z","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pentingnya-memahami-literasi-keuangan-bagi-gen-z\/7814\/","title":{"rendered":"Pentingnya Memahami Literasi Keuangan Bagi Gen Z"},"content":{"rendered":"<p>Penulis: <strong>Salsabila<\/strong><br \/>\n\u00a0<br \/>\n<strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Jika berbicara tentang literasi keuangan, mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita dengan istilah tersebut.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nAkan tetapi, apakah kita juga memahami definisi dari literasi keuangan itu sendiri? dan apakah kita mengaplikasikannya dalam kehidupan kita saat ini?<br \/>\n\u00a0<br \/>\nKhususnya bagi gen z, yang dimana saat ini sebagian besar sedang dalam usia produktifnya. Dimana banyak sekali kegiatan yang dilakukan, acara-acara yang perlu dihadiri, kebutuhan-kebutuhan yang semakin tinggi.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nJika kebutuhan semakin tinggi namun pemasukan yang diterima jumlahnya tetap sama atau bahkan berkurang, maka akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti beralih ke pinjol, paylater dan sebagainya.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDitambah saat ini teknologi pun semakin canggih, dan sudah banyak aplikasi-aplikasi pinjaman online yang tersedia dan dapat diunduh dengan mudahnya. Jika terus dibiarkan seperti ini, maka bagaimana dengan nasib generasi kedepannya?<br \/>\n\u00a0<br \/>\nUntuk itu pentingnya memahami literasi keuangan khususnya bagi gen z. Bukan hanya memahami, tetapi juga sudah sepatutnya pula untuk menerapkannya.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDefinisi dari Literasi Keuangan yaitu konsep pemahaman mengenai produk dan konsep keuangan dengan bantuan informasi dan saran, sebagai kemampuan untuk mengidentifikasi dan memahami risiko keuangan agar dapat membuat keputusan keuangan dengan (Wicaksono, 2015).<br \/>\n\u00a0<br \/>\nLiterasi keuangan berarti keterampilan dalam mengatur keuangan kita, mulai dari pemasukan yang didapat, lalu cara mengelola dan menggunakannya, dan menginvestasikannya untuk jangka panjang.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nBagaimana sikap dan perilaku kita dalam mengelola keuangan bisa dimulai dengan cara-cara berikut:<br \/>\n\u00a0<br \/>\n1. Membuat catatan pemasukan dan pengeluaran<br \/>\n2. Membuat rencana anggaran yang akan dikeluarkan dalam periode tertentu (misalkan dalam 1 bulan), dibuat untuk pengeluaran yang bersifat prioritas terlebih dahulu<br \/>\n3. Menyisihkan sebagian pendapatan untuk diinvestasikan baik untuk dana darurat, healing maupun jangka panjang.<br \/>\n4. Mengurangi pengeluaran yang tidak memliki kepentingan tinggi.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nMemang tidak mudah untuk langsung menerapkan hal-hal seperti diatas, namun dapat dimulai satu persatu dan diharapkan artikel ini dapat menjadi acuan untuk memulai memahami literasi keuangan yaaa.<br \/>\n\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Penulis: Salsabila \u00a0 JurnalPost.com &#8211; Jika berbicara tentang literasi keuangan, mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita dengan istilah tersebut. \u00a0 Akan tetapi, apakah kita juga memahami definisi dari literasi keuangan itu sendiri? dan apakah kita mengaplikasikannya dalam kehidupan kita saat ini? \u00a0 Khususnya bagi gen z, yang dimana saat ini sebagian besar sedang dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":7815,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[],"class_list":["post-7814","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bisnis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7814","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7814"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7814\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/7815"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7814"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7814"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7814"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}