{"id":6730,"date":"2023-11-02T16:55:28","date_gmt":"2023-11-02T08:55:28","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=6730"},"modified":"2023-11-02T16:55:28","modified_gmt":"2023-11-02T08:55:28","slug":"ingin-mempercepat-pelayanan-pemerintah-luncurkan-e-kios-berbarcode","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/ingin-mempercepat-pelayanan-pemerintah-luncurkan-e-kios-berbarcode\/6730\/","title":{"rendered":"INGIN MEMPERCEPAT PELAYANAN PEMERINTAH LUNCURKAN E-KIOS BERBARCODE"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar1-6.jpg\" alt=\"\" width=\"396\" height=\"346\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6732\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar1-6.jpg 396w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar1-6-300x262.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar1-6-150x131.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 396px) 100vw, 396px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Surabaya merupakan kota tebesar ke dua yang  menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari provinsi jawa timur sekaligus kota terbesar di provinsi tersebut, menyebabkan banyak warga pindah datang untuk melakukan urbanisasi. Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota surabaya mencatat data kepadatan penduduk di kota Surabaya yang dikelompokkan berdasarkan kecamatan dan jenis kelamin mencapai 3.157.126 jiwa. Jumlah ini akan terus meningkat ditambah dengan banyaknya lapangan pekerjaan di Surabaya, pertumbuhan peduduk ini tentu saja akan menjadi tantangan bagi kota surabaya dalam meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Kesejahteraan rakyat dalam hal ini termasuk pada kegiatan layanan administrasi kependudukan. <\/p>\n<p>Pemerintah kota surabaya berupaya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan cukup dalam satu genggaman. Pemkot berinovasi dengan menggandeng dinas komunikasi dan informasi serta dinas infromatika untuk menciptakan inovasi E-Kios berbarcode. E-Kios diluncurkan pada tahun 2014 sehingga sekarang sudah 9 tahun berjalan, dalam perjalanan waktunya E-Kios bertransformasi mengikuti jamannya, pemerintah dalam hal ini juga terus memperbarui layanan, E-Kios yang semula berupa mesin anjungan kini dirubah menjadi stand poster barcode sehigga pemohon cukup menggunakan scan QR Code melalui handphone masing masing, atau jika pemohon berada di rumah bisa mengakses layanan E-Kios hanya dengan mencari di internet maka akan muncul website E-Kios yang didalamnya memiliki layanan perizinan, layanan antrian kesehtan, layanan kependudukan, layanan perpajakan, layanan antrian mal pelayanan publik, layanan antrian kecamatan dan kelurahan, dan JDIH Kumpulan produk hukum kota surabaya. Layanan ni akan otomatis terhubung dengan dinas dinas terkait. QR Code E-Kios berada di tempat layanan yang semula mesin anjungan ditempatkan yaitu berada di kantor kelurahan, kantor kecamatan, rumah sakit, beberapa kantor dinas, beberapa puskesmas, dan balai RW. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar2-6.jpg\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"383\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6731\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar2-6.jpg 602w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar2-6-300x191.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/Gambar2-6-150x95.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><\/p>\n<p>Mayarakat yang kesulitan menggunakan Handphone atau yang tidak memiliki handphone bisa langsung datang ke kelurahan atau balai RW terdekat untuk melakukan layanan, nantinya petugas akan membantu melayani terkait permohonana masyarakat. Guna melancarkan program ini pemerintah juga menyediakan jaringan internet di kantor pelayanan. Memberikan fasilitas yang lengkap untuk masyarakat adalah salah satu uasha pemerintah untuk mewujudkan layanan yang efektif mudah dan efesien.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Surabaya merupakan kota tebesar ke dua yang menjadi pusat pemerintahan dan perekonomian dari provinsi jawa timur sekaligus kota terbesar di provinsi tersebut, menyebabkan banyak warga pindah datang untuk melakukan urbanisasi. Dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota surabaya mencatat data kepadatan penduduk di kota Surabaya yang dikelompokkan berdasarkan kecamatan dan jenis kelamin mencapai 3.157.126 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6730","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6730","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6730"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6730\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6730"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6730"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6730"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}