{"id":6511,"date":"2023-10-26T11:16:56","date_gmt":"2023-10-26T03:16:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=6511"},"modified":"2023-10-26T11:16:56","modified_gmt":"2023-10-26T03:16:56","slug":"dilema-pilih-rokok-konvensional-atau-rokok-elektrik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/dilema-pilih-rokok-konvensional-atau-rokok-elektrik\/6511\/","title":{"rendered":"Dilema!! Pilih Rokok Konvensional atau Rokok Elektrik?"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik.jpg\" alt=\"\" width=\"1600\" height=\"1100\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6512\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik.jpg 1600w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-300x206.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-1024x704.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-768x528.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-1536x1056.jpg 1536w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-150x103.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-218x150.jpg 218w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-696x479.jpg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Rokok-Elektrik-1068x734.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1600px) 100vw, 1600px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Pernahkah kalian mendengar rokok elektrik lebih aman daripada rokok konvensioanl? Mungkin sudah banyak juga perokok yang mencoba berhenti, tetapi kenyataanya banyak yang tidak berhasil.<\/p>\n<p>Hal ini dilatar belakang dengan kuat dengan statement \u201cMerokok dapat meghilangkan stress\u201d. Dan ada pula yang menjadikan rokok sebagai pelengkap setelah selesai makan maupun minum. <\/p>\n<p>Rokok konvensional sendiri memiliki 2 jenis, yaitu rokok filter dan rokok kretek tanpa filter. Perbedaan dari 2 rokok konvensional ini cukup signifikan, dimana  dibagian ujung rokok filter terdapat selulosa asetat berupa busa yang dipercaya dapat menyaring tar dan nikotin zat pada rokok, sedangkan rokok kretek tanpa filter tidak ada. <\/p>\n<p>Seiring berkembangnya zaman, pada tahun 2012, rokok elektrik mulai masuk ke Indonesia. Rokok elektrik juga merupakan alat yang digunakan untuk mendapatkan pengalaman mirip merokok konvensional yang menghasilkan bukan asap, melainkan aerosol berbentuk uap, yang dihirup dan dihembuskan layaknya perokok konvensional, namun tanpa tar.<\/p>\n<p>Rokok konvensional melibatkan pembakaran tembakau dan beberapa bahan kimia lainnya yang membuat kecanduan akibat kandungan nikotin didalamnya. Nah asupan nikotin ini bisa dicari lewat rokok elektrik demi mendapat tingkat kepuasan yang sama.<\/p>\n<p>Salah satu perbedaan merokok konvensional dan merokok elektrik adalah rokok elektrik tidak melibatkan pembakaran tembakau, melainkan melibatakan proses mengubah suatu cairan tertentu menjadi aerosol, tanpa harus menghirup tembakau dan bahan kimia lainnya saaat merokok konvensioanl. Rokok elektrik menggunakan liquid yang umumnya mengandung Prophylene Glycol, Vegetable Glycerin dan Nikotin yang mengakibatkan resiko kesehatan yang lebih rendah dari merokok konvensional.<\/p>\n<p>Oleh: <strong>Ivana Alvionita Saragih<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Pernahkah kalian mendengar rokok elektrik lebih aman daripada rokok konvensioanl? Mungkin sudah banyak juga perokok yang mencoba berhenti, tetapi kenyataanya banyak yang tidak berhasil. Hal ini dilatar belakang dengan kuat dengan statement \u201cMerokok dapat meghilangkan stress\u201d. Dan ada pula yang menjadikan rokok sebagai pelengkap setelah selesai makan maupun minum. Rokok konvensional sendiri memiliki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6511","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6511","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6511"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6511\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6511"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6511"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6511"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}