{"id":6349,"date":"2023-10-17T16:28:22","date_gmt":"2023-10-17T08:28:22","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=6349"},"modified":"2023-10-17T16:28:22","modified_gmt":"2023-10-17T08:28:22","slug":"peran-masyarakat-kampung-rw-6-kandangan-dalam-mengikuti-lomba-ksh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/peran-masyarakat-kampung-rw-6-kandangan-dalam-mengikuti-lomba-ksh\/6349\/","title":{"rendered":"Peran Masyarakat Kampung RW 6 Kandangan Dalam Mengikuti Lomba KSH"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Surabaya merupakan kota yang yang padat akan penduduk, dari hasil registrasi yang dilakukan pada tahun 2020 jumlah penduduk kota Surabaya mencapai 3.157.126 jiwa. Hal ini dapat menyebabkan jumlah sampah yang tertimbun di TPA benowo sekitar 1.600 setiap harinya, apa lagi jumlah sampah tersebut 60 persen di dominasi oleh sampah organik atau sampah rumah tangga. Upaya pemerintah dalam menanggulangi sampah salah satunya dengan diadakannya program KSH (Kampung Surabaya Hebat) yang diselenggarakan langsung oleh pemerintahan kota surabaya.<\/p>\n<p>KSH adalah salah satu program yang diluncurkan langsung oleh pemerintah kota Surabaya dalam kompetisi berbasis lingkungan dalam green and clean (SDG) dan merdeka dari sampah (MDS).  Dalam program kali ini RW 6 Kandangan berkesempatan untuk mengikuti  lomba KSH.<\/p>\n<p>Sebelum mengikuti KSH Kampung RW 6 Kandangan juga mengikuti Proklim, Proklim (Program Kampung Iklim) merupakan sebuah lingkup nasional yang dikelola langsung oleh kementrian lingkungan hidup dan kehutanan dalam rangka untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam peduli terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>Warga RW 6 Kandangan ini sangat peduli terhadap kebersihan seperti adanya tempat sampah pemilahan sampah organik dan non organik, komposter untuk pengolahan sampah basah,  dan biopori di setiap RT serta dilakukannya rapat atau pertemuan setiap minggunya yang membahas lanjutan terkait pengelolaan sampah dan penilaian KSH.<\/p>\n<p>Pada tanggal,  02 Oktober 2023 Dinas Lingkungan Hidup melakukan penilaian di RW 6 Kandangan, dalam penilaian ini meliputi aspek seperti bank sampah, penanaman toga, pemberdayaan lele, UMKM,  dll.  Dalam penilaian ini partisipasi warga RW 6 Kandangan sangat antusias seperti penyambutan dengan berbagai gerakan di setiap RT nya,  pada saat penilain dewan juri juga memberikan arahan dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar setiap RT nya para warga menyediakan makanan UMKM yang diolah dari kampung tersebut.<\/p>\n<p>Pada penilaian ini bank sampah dapat difungsikan untuk membantu perekonomian warga karena olahan dari sampah dapat dijadikan barang yang dapat dijual belikan. Hasil dari bank sampah ini dapat juga dapat dijadikan taplak meja yang berbahan dasar dari kain perca, lilin dari minyak jelantah dan dari barang bekas lain, membuat baju dari limbah plastik, dan masih banyak lagi. Dari hasil pengolahan sampah yang telah dijadikan produk dapat menghasilkan daya beli yang tinggi.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu warga RW 6 Kandangan ditunjuk dalam lomba KSH karena kampung tersebut sudah masuk dalam kampung proklim dan kampung tersebut sudah memiliki cara pengelolaan sampah yang baik serta menghasilkan nilai beli. <\/p>\n<p>Saat ini Kampung RW 6 Kandangan masuk dalam 150 besar pada lomba Kampung Surabaya Hebat 2023, hasil tersebut tidak lepas dari kerja keras serta antusias warga RW 6 Kandangan dalam mensukseskan kampung.<\/p>\n<p>Dapat disimpulkan dengan adanya program KSH ini Kampung RW 6 Kandangan menjadi kampung yang bersih akan sampah dan menjadi kampung wisata, yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian kampung RW 6 Kandangan.<\/p>\n<p>Nama penerbit 1: Diah Kin Kin Setyowati<br \/>\nNama penerbit 2: Muhammad Roisul Basyar, S.AP, M.KP<br \/>\nProdi: Administrasi Negara<br \/>\nFakultas: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik<br \/>\nInstansi: Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Surabaya merupakan kota yang yang padat akan penduduk, dari hasil registrasi yang dilakukan pada tahun 2020 jumlah penduduk kota Surabaya mencapai 3.157.126 jiwa. Hal ini dapat menyebabkan jumlah sampah yang tertimbun di TPA benowo sekitar 1.600 setiap harinya, apa lagi jumlah sampah tersebut 60 persen di dominasi oleh sampah organik atau sampah rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6350,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6349","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6349","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6349"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6349\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6350"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6349"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6349"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6349"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}