{"id":6251,"date":"2023-10-12T00:16:59","date_gmt":"2023-10-11T16:16:59","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=6251"},"modified":"2023-10-12T09:58:02","modified_gmt":"2023-10-12T01:58:02","slug":"jakarta-harus-benahi-polusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/jakarta-harus-benahi-polusi\/6251\/","title":{"rendered":"Jakarta Harus Benahi Polusi"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-6252\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/antarafoto-polusi-udara-jakarta-27072023-gp-2_ratio-16x9-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1018\" height=\"573\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/antarafoto-polusi-udara-jakarta-27072023-gp-2_ratio-16x9-1.jpg 1018w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/antarafoto-polusi-udara-jakarta-27072023-gp-2_ratio-16x9-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/antarafoto-polusi-udara-jakarta-27072023-gp-2_ratio-16x9-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/antarafoto-polusi-udara-jakarta-27072023-gp-2_ratio-16x9-1-150x84.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/antarafoto-polusi-udara-jakarta-27072023-gp-2_ratio-16x9-1-696x392.jpg 696w\" sizes=\"(max-width: 1018px) 100vw, 1018px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Dengan indeks kualitas udara 161 pada Minggu 20 Agustus 2023, Jakarta menduduki peringkat pertama dengan kualitas udara terburuk di dunia. Polusi udara memiliki dampak serius bagi kesehatan, karena dapat memicu kanker paru-paru maupun penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Tak hanya itu, buruknya kualitas udara bisa menyebabkan kematian. Menurut data dari IQAir, polusi udara di Jakarta telah merenggut sekitar 8100 nyawa selama tahun 2023.<\/p>\n<p>Masalah ini tidak akan selesai bila masyarakat tidak memperbaiki kebiasaannya dalam penggunaan kendaraan pribadi. Sebagian penduduk Jakarta masih sangat melekat dengan kendaraan pribadi, taksi, maupun sepeda motor. Pada tahun 2022, jumlah kendaraan bermotor di provinsi DKI Jakarta mencapai angka 26 juta yang terdiri dari 17 juta sepeda motor, 3 juta mobil penumpang, 748 ribu truk, dan 37 ribu bus. Banyaknya pemikiran terkait penggunaan transportasi umum yang memakan waktu, tidak fleksibel, terlalu ramai, dan kurang nyaman menjadi pemicu maraknya penggunaan kendaraan pribadi.<\/p>\n<p>Melihat masalah ini, beberapa upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk meminimalisir penggunaan kendaraan pribadi. Walau begitu, efektivitas dari upaya-upaya yang dibuat pemerintah pun masih dipertanyakan. Aturan yang dibuat pemerintah seperti pemberlakuan ganjil genap belum bisa mengatasi masalah ini karena pemetaan pemberlakuan yang belum menyeluruh dan kurangnya keketatan pengawasan oleh aparat kepolisian. Selain itu, car free day yang dilakukan secara rutin setiap minggu pagi untuk menurunkan polusi udara justru tidak sejalan dengan tujuan yang ingin dicapai. Pada pelaksanaan car free day, polutan hanya berkurang di titik pelaksanaan. Sementara di daerah sekitarnya, polusi udara tidak terbenahi karena banyak pengunjung tetap menggunakan kendaraan pribadi untuk mencapai destinasi car free day.<\/p>\n<p>Berkembangnya industri kendaraan listrik menjadi langkah baik untuk menyelesaikan masalah ini. Beberapa tahun belakangan ini, produksi kendaraan listrik berkembang dengan pesat. Mulai diluncurkannya motor dan mobil listrik menjadi langkah awal berkembangnya industri ini. Selain itu, transportasi umum seperti bus juga mulai digantikan dengan bus berenergi listrik. Penggunaan kendaraan listrik sangat didukung oleh pemerintah mengingat rendahnya tarif pajak yang diterapkan dan subsidi yang diberikan pada pengguna kendaraan listrik. Dibandingkan dengan mobil berbahan bakar minyak yang menghasilkan emisi karbon 125 gram\/km, mobil listrik jauh lebih ramah lingkungan dengan emisi karbon berkisar antara 0\u20135 gram\/km.<\/p>\n<p>Masalah terkait kualitas udara ini perlu segera ditangani. Pembenahan ini tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga dibutuhkan kesadaran masyarakat setempat. Walau begitu, pemerintah perlu membuat langkah awal. Keterikatan masyarakat dengan kendaraan pribadi yang berdasar dari pemikiran buruk mengenai transportasi umum bisa diatasi dengan meningkatkan kenyamanan dan keamanan fasilitas kendaraan umum, serta memperluas jangkauan transportasi umum. Selain itu, pemerintah juga harus mampu memfasilitasi penggunaan kendaraan listrik seiring berkembangnya industri ini, misalnya dengan memperbanyak tempat pengisian daya kendaraan listrik.<\/p>\n<p>Kebijakan-kebijakan seperti ganjil genap maupun car free day merupakan konsep yang berpotensi positif, meskipun dalam praktiknya tampaknya belum memberikan hasil yang optimal. Oleh karena itu, diperlukan beberapa modifikasi terhadap kebijakan-kebijakan tersebut. Salah satu perubahan yang disarankan adalah mengkaji ulang pelaksanaan sistem ganjil genap agar dapat diterapkan secara lebih komprehensif. Selain itu, diperlukan pertimbangan terkait perluasan wilayah di mana car free day dapat diterapkan. Tentunya, modifikasi ini perlu disertai dengan upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan sistem transportasi umum di sekitar area yang terkena dampak dari kebijakan hari bebas kendaraan tersebut.<\/p>\n<p>Oleh:<br \/>\n<strong>1. Anastasya Monic Kayla Ganthari<\/strong><br \/>\n<strong>2. Edita Julia<\/strong><br \/>\n<strong>3. Sherryl Widjaja<\/strong><\/p>\n<p><strong>SMA Santa\u00a0Ursula\u00a0Jakarta<\/strong><\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\n\u2022 https:\/\/megapolitan.kompas.com\/read\/2023\/08\/20\/08101611\/kualitas-udara-jakarta-minggu-pagi-terburuk-di-dunia<br \/>\n\u2022 https:\/\/www.cnbcindonesia.com\/research\/20230821104350-128-464585\/polusi-udara-jakarta-membahayakan-jiwa-ini-datanya<br \/>\n\u2022 https:\/\/www.kompas.com\/properti\/read\/2020\/12\/30\/200737421\/lima-alasan-orang-membenci-transportasi-umum?page=all<br \/>\n\u2022 https:\/\/jakarta.bps.go.id\/indicator\/17\/786\/1\/jumlah-kendaraan-bermotor-menurut-jenis-kendaraan-unit-di-provinsi-dki-jakarta.html<br \/>\n\u2022 https:\/\/megapolitan.kompas.com\/read\/2022\/06\/24\/10440721\/car-free-day-hanya-kurangi-polusi-udara-di-6-titik-jakarta<br \/>\n\u2022 https:\/\/garasi.id\/artikel\/mobil-listrik-vs-mobil-bensin-mana-yang-lebih-efisien\/62e0dc27973fff43651d7c82<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Dengan indeks kualitas udara 161 pada Minggu 20 Agustus 2023, Jakarta menduduki peringkat pertama dengan kualitas udara terburuk di dunia. Polusi udara memiliki dampak serius bagi kesehatan, karena dapat memicu kanker paru-paru maupun penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Tak hanya itu, buruknya kualitas udara bisa menyebabkan kematian. Menurut data dari IQAir, polusi udara [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-6251","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6251"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6251\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}