{"id":5255,"date":"2023-09-01T21:00:02","date_gmt":"2023-09-01T13:00:02","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=5255"},"modified":"2023-09-01T21:00:02","modified_gmt":"2023-09-01T13:00:02","slug":"pemasaran-produk-oleh-mahasiswa-umm-pmm-71-pada-car-free-day-kabupaten-jombang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pemasaran-produk-oleh-mahasiswa-umm-pmm-71-pada-car-free-day-kabupaten-jombang\/5255\/","title":{"rendered":"Pemasaran Produk oleh Mahasiswa UMM PMM 71 Pada Car Free Day Kabupaten Jombang"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dari kelompok 71 gelombang 5 yang berlokasi di Desa Kayangan Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang tepatnya pada salah satu UMKM kerupuk sermiyer yaitu UD.Dewi Kayangan.Pada kegiatan yang dilakukan diambil dari salah satu program kerja yang dibuat oleh anggota kelompok 71 yaitu program pemasaran produk menjadi lebih luas dengan menggunakan strategi pemasaran yang umumnya digunakan, akan tetapi kali ini mahasiswa melakukan pemasaran secara langsung di acara Car Free Day (CFD) dimana lokasi yang dipilih digunakan oleh mahasiswa sebagai tempat pemasaran produk kerupuk sermiyer. Program kerja yang dibuat oleh mahasiswa berdasar atas keadaan di lokasi PMM dimana pemasaran dirasa kurang, maka dari itu para mahasiswa kelompok 71 berfikir untuk memperluas pemasaran secara langsung sekaligus memperkenalkan produk kerupuk sermiyer kepada masyarakat luas secara langsung.Alasan dari pemilihan lokasi Car Free Day sebagai tempat pemasaran karena mahasiswa dapat berinteraksi dengan masyarakat umum untuk dijadikan target pemasaran.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5257\" aria-describedby=\"caption-attachment-5257\" style=\"width: 624px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar1-7.jpg\" alt=\"\" width=\"624\" height=\"367\" class=\"size-full wp-image-5257\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar1-7.jpg 624w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar1-7-300x176.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar1-7-150x88.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5257\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1: Para anggota berfoto di depan stand sebelum memulai pemasaran produk.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Persiapan yang dilakukan oleh mahasiswa sebelum melakukan pemasaran yaitu dengan melakukan pencetakan stiker logo yang dibuat oleh mahasiswa sendiri serta pengemasan produk secantik mungkin dengan harapan meningkatkan daya tarik masyarakat untuk membeli sehingga dapat memperlancar kegiatan pemasaran secara maksimal.Para mahasiswa menyiapkan 54 bungkus kerupuk sermiyer untuk dijual ada saat di lokasi, ada 2 varian rasa yaitu original dan juga pedas dengan 30 original dan 24 rasa pedas.Pada hari Minggu pukul 06.00 para anggota memulai dengan menyiapkan stand yang nantinya digunakan sebagai tempat berjualan.Kelompok 71 melakukan pemasaran dengan membagi menjadi 2 tim, ada anggota yang berjaga di stand untuk melakukan promosi bagi orang-orang sekitar dan juga orang yang sedang berjalan melewati stand produk kerupuk sermiyer dan ada juga yang berkeliling sepanjang jalan untuk memasarkan kerupuk sermiyer.<\/p>\n<figure id=\"attachment_5256\" aria-describedby=\"caption-attachment-5256\" style=\"width: 624px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar2-6.jpg\" alt=\"\" width=\"624\" height=\"388\" class=\"size-full wp-image-5256\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar2-6.jpg 624w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar2-6-300x187.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/Gambar2-6-150x93.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-5256\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 2: Beberapa anggota memasarkan disekitar taman dan alun-alun tempat Car Free Day.<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kegiatan ini berhasil menjual sebanyak 40 bungkus produk kerupuk sermiyer dalam waktu 3 jam yang bisa dibilang banyak minat dengan kerupuk sermiyer ini.Pada saat kegiatan berlangsung ternyata masih banyak juga orang yang belum mengenal apa itu kerupuk sermiyer sehingga para anggota juga menjelaskan asal dan terbuat dari apa kerupuk sermiyer kepada masyarakat sehigga mereka tertarik untuk mencobanya.Pemasaran secara langsung ini sangatlah memiliki banyak manfaat baik bagi pemilik UMKM sendiri maupun mahasiswa, karena selain produk yang dipasarkan secara langsung dapat dikenal oleh banyak orang kegiatan ini juga bermanfaat bagi mahasiswa untuk dapat merasakan secara langsung pemasaran kepada publik dan juga bertambahnya wawasan tentang dunia bisnis dengan strategi pemasaran yang diterapkan dalam praktik secara langsung.Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang sangat membanggakan bagi anggota PMM kelompok 71.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) dari kelompok 71 gelombang 5 yang berlokasi di Desa Kayangan Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang tepatnya pada salah satu UMKM kerupuk sermiyer yaitu UD.Dewi Kayangan.Pada kegiatan yang dilakukan diambil dari salah satu program kerja yang dibuat oleh anggota kelompok 71 yaitu program [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-5255","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5255","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5255"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5255\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5255"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5255"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5255"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}