{"id":4621,"date":"2023-08-23T18:09:44","date_gmt":"2023-08-23T10:09:44","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=4621"},"modified":"2023-08-23T18:09:44","modified_gmt":"2023-08-23T10:09:44","slug":"pmm-umm-kelompok-242-gelombang-7-mingkatakan-pengetahun-ekonomi-dan-religius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pmm-umm-kelompok-242-gelombang-7-mingkatakan-pengetahun-ekonomi-dan-religius\/4621\/","title":{"rendered":"PMM UMM KELOMPOK 242 GELOMBANG 7 &#8221; MINGKATAKAN PENGETAHUN EKONOMI DAN RELIGIUS&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Desa Petung Sewu, PengabdianMasyarahat oleh Mahasiswa (PMM) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah mengadakan program kerja yang bernilai tinggi dengan Taman Pendidikan Al-Qur&#8217;an (TPQ) di Desa Petung Sewu. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ekonomi dan religius dalam kalangan anak-anak di desa tersebut.<\/p>\n<p>Kegiatan yang digelar kurang lebih satu bulan dilaksanakan oleh puluhan anak dari TPQ-TPQ setempat , yang ditemani oleh para mahasiswa PMM UMM. Kegiatan tersebut mengambil tempat di aula Desa Petung Sewu dan beberapa TPQ setempat dan disambut hangat oleh warga desa serta pengurus TPQ.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan ini, para mahasiswa PMM UMM menyampaikan materi-materi tentang dasar-dasar ekonomi dan juga nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Materi ekonomi disajikan secara sederhana dan interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak. Mereka belajar tentang pentingnya menabung, memahami konsep pasar.<\/p>\n<figure id=\"attachment_4624\" aria-describedby=\"caption-attachment-4624\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-152.jpg\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"452\" class=\"size-full wp-image-4624\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-152.jpg 602w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-152-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-152-150x113.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-4624\" class=\"wp-caption-text\">PMM UMM KELOMPOK 242 GELOMBANG 7 DESA PETUNG SEWU KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG<\/figcaption><\/figure>\n<p>Sementara itu, dalam aspek religius, anak-anak diacarkan mengaji, bagaimana cara sholat yang benar, hafalan surat pendek, dan diajak untuk memahami nilai-nilai dalam Al-Qur&#8217;an dan hadis yang berkaitan dengan etika, moralitas, dan kebaikan.<\/p>\n<p>Kegiatan ini mendapat apresiasi yang tinggi dari warga desa dan pengurus TPQ. Ibu Farida, salah seorang pengurus TPQ, menyatakan, &#8220;Kami sangat berterima kasih atas Pengajaran Di TPQ. Anak-anak kami tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang ekonomi yang bermanfaat, tetapi juga lebih memahami bagaimana agama dapat membimbing dalam setiap aspek kehidupan.&#8221;<\/p>\n<p>Program Kerja ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menjalin kerja sama yang lebih erat antara perguruan tinggi dan masyarakat. kegiatan semacam ini tidak hanya memberikan manfaat pendidikan, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat desa.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Desa Petung Sewu, PengabdianMasyarahat oleh Mahasiswa (PMM) dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah mengadakan program kerja yang bernilai tinggi dengan Taman Pendidikan Al-Qur&#8217;an (TPQ) di Desa Petung Sewu. Program kerja ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ekonomi dan religius dalam kalangan anak-anak di desa tersebut. Kegiatan yang digelar kurang lebih satu bulan dilaksanakan oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4622,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4621"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4621\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}