{"id":4407,"date":"2023-08-15T17:22:59","date_gmt":"2023-08-15T09:22:59","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=4407"},"modified":"2023-08-15T17:22:59","modified_gmt":"2023-08-15T09:22:59","slug":"cegah-balita-stunting-mahasiswa-kkn-tim-ii-undip-melakukan-rembuk-stunting-dengan-pemberdayaan-posyandu-di-desa-kedungwungu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/cegah-balita-stunting-mahasiswa-kkn-tim-ii-undip-melakukan-rembuk-stunting-dengan-pemberdayaan-posyandu-di-desa-kedungwungu\/4407\/","title":{"rendered":"Cegah Balita Stunting, Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Melakukan Rembuk Stunting dengan Pemberdayaan Posyandu di Desa Kedungwungu"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com, Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal (08\/08\/2023)<\/strong> &#8211; Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Desa Kedungwungu melaksanakan kegiatan posyandu bersama \u201cRembuk Stunting\u201d di Desa Kedungwungu bersama ibu-ibu posyandu dan kader dalam rangka pencegahan stunting bagi balita. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-185.jpg\" alt=\"\" width=\"377\" height=\"282\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4408\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-185.jpg 377w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-185-300x224.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-185-150x112.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 377px) 100vw, 377px\" \/><\/p>\n<p>Posyandu merupakan garda utama pelayanan kesehatan bayi dan balita di masyarakat. Seperti tujuan didirikannya Posyandu yaitu untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak balita, angka kelahiran agar terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera, Pos pelayanan terpadu (Posyandu) ini merupakan wadah titik temu antara pelayanan profesional dari petugas kesehatan dan peran serta masyarakat dalam menanggulangi masalah kesehatan masyarakat, terutama dalam upaya penurunan angka kematian bayi dan angka kelahiran. Oleh karena itu, Posyandu merupakan wadah untuk mendapatkan pelayanan dasar terutama dalam bidang kesehatan dan keluarga berencana yang dikelola oleh masyarakat. <\/p>\n<p>Desa Kedungwungu menjadi peringkat ketiga terbanyak terkait kasus  stunting di kecamatan Jatinegara yang diakibatkan karena  kurangnya pengetahuan dan pemahaman tentang  ibu-ibu hamil dan kader terhadap faktor penyebab terjadinya stunting. Maka dari itu, mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro Tahun 2023 melakukan posyandu bersama \u201cRembuk Stunting\u201d yang menjelaskan tentang pentingnya pencegahan stunting di Desa Kedungwungu. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Gor Ungu Desa Kedungwungu yang dihadiri oleh semua Ibu-ibu posyandu dan kader. Program ini dilaksanakan oleh kader yang telah dilatih di bidang kesehatan dan Keluarga berencana. Maka dari itu kegiatan yang dilakukan di posyandu terFokus pada pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Keluarga Berencana (KB), imunisasi, gizi dan pencegahan serta penanggulangan diare.<\/p>\n<p>Pelaksanaan program kerja ini terdiri dari beberapa kegiatan yaitu dengan memberikan edukasi terkait pemahaman kepada ibu-ibu dan calon ibu mengenai stunting, gerakan memasyarakatkan makan ikan atau biasa disebut GEMARIKAN, pentingnya sastra anak, dan pengaruh stress parenting pada perkembangan anak dengan metode relaksasi yang secara keseluruhan kegiatan sangat berkaitan dengan langkah pengurangan angka stunting di Desa Kedungwungu. Pelaksanaan program ini mengundang posyandu dari setiap blok yang ada di Desa Kedungwungu. Blok-Blok tersebut antara lain Tampingan, Lebak, Jingkang dan Krajan. Program ini juga menjadi pelopor di desa bahwa pertama kalinya diadakan posyandu bersama.<br \/>\nPelaksanaan program dimulai dari pemeriksaan kesehatan, pemaparan  materi, sesi tanya jawab dan pembagian makanan bergizi kepada ibu-ibu hamil dan balita. Kegiatan ini dimulai  pada pukul 09.00 WIB &#8211; 12.00 WIB. Para peserta yang menghadiri kegiatan ini memiliki antusiasme yang tinggi  dan respon yang positif. Pada  sesi tanya jawab mahasiswa TIM II KKN UNDIP juga  memberikan reward atas partisipasi dan semangat kepada ibu-ibu yang sadar terhadap sosialisasi ini. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-130.jpg\" alt=\"\" width=\"371\" height=\"278\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4409\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-130.jpg 371w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-130-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-130-150x112.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 371px) 100vw, 371px\" \/><\/p>\n<p>Program Posyandu Bersama\u201d Rembuk Stunting\u201d ini diharapkan bisa menambah wawasan, pengetahuan serta pengalaman kepada Ibu-ibu posyandu dan kader PKK terkait faktor penyebab stunting. Program ini juga diharapkan  bisa memanfaatkan sumber daya alam salah satunya adalah  ikan, karena menggunakan ikan sebagai bahan baku pembuatan makanan yang dinilai memiliki kandungan gizi yang baik untuk mencegah stunting.<\/p>\n<p>Penulis : KKN Tim II Undip Desa Kedungwungu<br \/>\nLokasi  : Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah<br \/>\nDPL      : Dr. Anang Wahyu, S.T.,M.T.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com, Desa Kedungwungu, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal (08\/08\/2023) &#8211; Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Desa Kedungwungu melaksanakan kegiatan posyandu bersama \u201cRembuk Stunting\u201d di Desa Kedungwungu bersama ibu-ibu posyandu dan kader dalam rangka pencegahan stunting bagi balita. Posyandu merupakan garda utama pelayanan kesehatan bayi dan balita di masyarakat. Seperti tujuan didirikannya Posyandu yaitu untuk menurunkan angka [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[73,75,81,76],"class_list":["post-4407","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news","tag-kknundiptim2","tag-lppmundip","tag-p2kkn","tag-undip"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4407","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4407"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4407\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4407"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4407"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4407"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}