{"id":4135,"date":"2023-08-14T11:11:01","date_gmt":"2023-08-14T03:11:01","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=4135"},"modified":"2023-08-14T11:11:01","modified_gmt":"2023-08-14T03:11:01","slug":"mencegah-stunting-itu-penting-kkn-tim-2-undip-desa-tlogorejo-kecamatan-tlogowungu-memberikan-infografis-yang-bertemakan-membangun-desa-tlogorejo-bebas-stunting-upaya-bersama-menuju-tujuan-berkelan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mencegah-stunting-itu-penting-kkn-tim-2-undip-desa-tlogorejo-kecamatan-tlogowungu-memberikan-infografis-yang-bertemakan-membangun-desa-tlogorejo-bebas-stunting-upaya-bersama-menuju-tujuan-berkelan\/4135\/","title":{"rendered":"MENCEGAH STUNTING ITU PENTING!!! KKN TIM 2 UNDIP  DESA TLOGOREJO KECAMATAN TLOGOWUNGU MEMBERIKAN INFOGRAFIS YANG BERTEMAKAN MEMBANGUN DESA TLOGOREJO BEBAS STUNTING UPAYA BERSAMA MENUJU TUJUAN BERKELANJUTAN"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu (21\/7\/23), Indonesia masih memiliki angka pravelensi stunting cukup tinggi di atas angka standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu 24,4 persen. Kasus stunting ini dapat berdampak serius pada kualitas sumber daya manusia. Stunting merupakan kondisi kurang asupan gizi dalam waktu cukup lama, sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak ditandai dengan tinggi badan anak lebih rendah dari standar usianya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148.jpg\" alt=\"\" width=\"1139\" height=\"804\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4136\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148.jpg 1139w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148-300x212.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148-1024x723.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148-768x542.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148-150x106.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148-696x491.jpg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-148-1068x754.jpg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1139px) 100vw, 1139px\" \/><\/p>\n<p>Pemerintah menargetkan prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14%. Dengan angka stunting di tahun 2021 sebesar 24,4% maka untuk mencapai target tersebut diperlukan penurunan 2,7% di setiap tahunnya, hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Stunting sejalan dengan tujuan SDG\u2019s nomor 3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami kegagalan pertumbuhan badan, artinya anak dengan postur badan pendek yang tidak sesuai dengan usianya. <\/p>\n<p>Stunting disebabkan dari berbagai faktor, salah satunya adalah faktor sosial ekonomi. Faktor ini menyebabkan anak tidak mendapatkan gizi dan berat badan yang dibutuhkan sehingga terjadi penyakit infeksi yang menyebabkan penurunan nafsu makan yang menimbulkan ketidak normalan pada gen dan memperburuk kondisi stunting. Sehingga dibutuhkan cara untuk menjaga pola makan, asupan gizi, dan mempertahankan kesehatan anak.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-99.jpg\" alt=\"\" width=\"374\" height=\"432\" class=\"aligncenter size-full wp-image-4137\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-99.jpg 374w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-99-260x300.jpg 260w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-99-150x173.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-99-300x347.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 374px) 100vw, 374px\" \/><\/p>\n<p>Dari permasalahan tersebut, Naisya Anjania Tami sebagai anggota Tim II KKN UNDIP 2023 Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati mengadakan program kerja KKN mengenai pencegahan stunting dengan memberikan infografis yang bertemakan \u201cMembangun Desa Tlogorejo Bebas Stunting Upaya Bersama Menuju Tujuan Berkelanjutan.\u201d Pemberian infografis stunting berguna untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat Desa Tlogorejo akan pentingnya mencegah stunting. <\/p>\n<p>Penulis:<br \/>\nNaisya Anjania Tami 14020220140021<br \/>\nAdministrasi Publik, Fisip<br \/>\nLokasi:<br \/>\nDesa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati<br \/>\nDPL:<br \/>\nDr. Heni Rizqiati, S.Pt., M.Si.<br \/>\nKKN TIM II UNDIP TAHUN 2023<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Desa Tlogorejo, Kecamatan Tlogowungu (21\/7\/23), Indonesia masih memiliki angka pravelensi stunting cukup tinggi di atas angka standar yang ditetapkan oleh WHO yaitu 24,4 persen. Kasus stunting ini dapat berdampak serius pada kualitas sumber daya manusia. Stunting merupakan kondisi kurang asupan gizi dalam waktu cukup lama, sehingga menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak ditandai dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-4135","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-citizen-reporter"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4135"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4135\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}