{"id":3564,"date":"2023-08-12T12:27:24","date_gmt":"2023-08-12T04:27:24","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=3564"},"modified":"2023-08-12T12:27:24","modified_gmt":"2023-08-12T04:27:24","slug":"optimalisasi-penggunaan-minyak-jelantah-untuk-lilin-aromaterapi-skala-rumah-tangga-pendukung-kebersihan-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/optimalisasi-penggunaan-minyak-jelantah-untuk-lilin-aromaterapi-skala-rumah-tangga-pendukung-kebersihan-lingkungan\/3564\/","title":{"rendered":"Optimalisasi Penggunaan Minyak Jelantah untuk Lilin Aromaterapi Skala Rumah Tangga Pendukung Kebersihan Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360.jpeg\" alt=\"\" width=\"1200\" height=\"1600\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3565\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360.jpeg 1200w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-225x300.jpeg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-768x1024.jpeg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-1152x1536.jpeg 1152w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-150x200.jpeg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-300x400.jpeg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-696x928.jpeg 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3360-1068x1424.jpeg 1068w\" sizes=\"(max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong>, Klaten (02\/ 08\/ 2023) \u2013 Minyak Goreng merupakan salah satu bahan utama yang sangat dibutuhkan untuk sebagian masyarakat Indonesia khususnya pada saat proses memasak. Ketergantungan masyarakat Indonesia pada penggunaan minyak gorengmasih tergolong tinggi. Akan tetapi, kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam penggunaan minyak goreng untuk memasak dan bagaimana cara membuang minyak goreng atau biasa disebut dengan minyak jelantah ke lingkungan.<\/p>\n<p>Minyak Jelantah adalah minyak goreng sisa bekas dipakai untuk proses memasak mulai dari menumis hingga menggoreng secara berulang kali. Minyak jelantah masih sering digunakan dalam proses memasak tanpa tahu bahaya atau dampak negative yang ditimbulkan, seperti dapat menurunkan nilai gizi dari makanan yang diolah, dapat menyebabkan gangguan kesehatan khususnya pencernaan, bahkan dapat menyebabkan pencemaran lingkungan jikapembuangan minyak jelantah yang dilakukan secara sembarangan. Selain itu, minyak goreng bersifat karsinogenik (beracun) dan termasuk kedalam limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) yang jika dibuang langsung ke lingkungan seperti tanah atau selokan dapat mencemari aiar dan tanah di lingkungan sekitar.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nDesa Ngaren terdiri dari delapan Dukuh yang mengindikasikan di Desa Ngaren banyak penduduk dengan mayoritas pekerjaan petani. Masyarakat Desa Ngaren mayoritas Ibu \u2013 Ibu banyak menganggur di rumah dan pasti banyak menghabiskan waktu untuk mengurus rumah tangga khususnya kegiatan memasak. Sehingga membutuhkan minyak goreng dalam jumlah banyak, tetapi dari Ibu \u2013 Ibu Desa Ngaren belum secara seksama mengetahui cara memakai minyak goreng dengan baik, belum mengerti cara membuang minyak jelantah yang benar karena masih membuangnya secara sembarangan khususnya di belakang rumah, dan belum mengerti cara mengolah minyak jelantah dapat dijadikan barang dengan nilai jual yang cukup tinggi.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361.png\" alt=\"\" width=\"1366\" height=\"768\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3566\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361.png 1366w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361-300x169.png 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361-1024x576.png 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361-768x432.png 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361-150x84.png 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361-696x391.png 696w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/IMG_3361-1068x600.png 1068w\" sizes=\"(max-width: 1366px) 100vw, 1366px\" \/><\/p>\n<p>Berdasarkan Latar belakang tersebut, anggota TIM II KKN UNDIP Desa Ngaren, Herwiyana Azalea Putri berbagi wawasannya dengan mencanangkan program kerja monodisiplin yaitu edukasi dan pelatihan daur ulang minyak jelantah menjadi Lilin Aromaterapi. Melalui edukasi dan pelatihan ini dapat meminimalisir penggunaan minyak jelantah dalam proses memasak. Lilin aromaterapi memiliki manfaat dapat mengatasi insomnia, mengatasi tekanan dan nyeri otot, mengurangi rasa stres, mempertahankan konsentrasi, hingga memberikan efek terapi yang merilekskan pikiran.<br \/>\n\u00a0<br \/>\nAlat dan Bahan yang diperlukan yang muah ditemui hingga proses pembuatan lilin aromaterapi yang sangat mudah ditiru yang terdiri dari paraffin, minyak jelantah, essensial oil, bubuk pewarna pakaian atau krayon bekas sumbu benangkasur, dan gelas loki atau kaleng bekas. Dengan cara pembuatan yang cukup cepat dengan memanaskan minyak jelantah di api kecil kemudian memasukkan paraffin dan diaduk rata hingga paraffin bercampur dengan minyak, kemudian memasukkan essensial oil sesuai selera kemudian dimasukkan ke dalam gelas loki atau kaleng bekas yang di tengahnya sudah diberi sumbu benang kasur dan dtunggu hingga mengeras.<br \/>\nEdukasi dan pelatihan dilakukan pada hari Rabu, 02 Agustus 2023 bersama Ibu \u2013 Ibu PKK RT 03 RW 02 Dukuh Gentan, Desa Ngaren yang bertempat di Balai Kampung Gentan. Program ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi mengenai minyak jelantah dan proses pembuatan lilin aromaterapi. Edukasi yang diberikan melalui leaflet yang isinya tentang pengertian minyak jelantah, pengolahan minyak jelantah yang baik dan benar, alat dan bahan pembuatan lilin aromaterapi, dan langakah pembuatan. Selanjutnya dilakukan demo pembuatan lilin aromaterapi yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN UNDIP.<\/p>\n<p>Dengan adanya program kerja dari TIM II KKN UNDIP ini diharapkan dapat meminimalisir penggunaan minyak jelantah dengan pengolahan dan pembuangan yang baik dan benar. Selain itu, juga dapat memberikan pengalaman bagi masyarakat setempat khususnya ibu \u2013 ibu dengan lilin aromaterapi dapat membuka peluang usaha dengan memanfaat limbah rumah tangga dengan mendukung kebersihan lingkungan<\/p>\n<p>Penulis : Herwiyana Azalea Putri \u2013 Fisika \u2013 Fakutas Sains dan Matematika<br \/>\nDosen Pembimbing :<br \/>\n1. Prof. Dr.rer.nat. Ir. Thomas Triadi Putranto., ST., M.Eng., IPU<br \/>\n2. Fajrin Pramana Putra, S.P.,\u00a0M.Sc<br \/>\n3. Dinalestari Purbawati., SE., M.Si.,\u00a0Akt<br \/>\nLokasi : Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten<br \/>\nTIM II KKN Universitas Diponegoro Tahun 2023<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com, Klaten (02\/ 08\/ 2023) \u2013 Minyak Goreng merupakan salah satu bahan utama yang sangat dibutuhkan untuk sebagian masyarakat Indonesia khususnya pada saat proses memasak. Ketergantungan masyarakat Indonesia pada penggunaan minyak gorengmasih tergolong tinggi. Akan tetapi, kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam penggunaan minyak goreng untuk memasak dan bagaimana cara membuang minyak goreng atau biasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3564","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3564\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}