{"id":3396,"date":"2023-08-11T17:06:23","date_gmt":"2023-08-11T09:06:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=3396"},"modified":"2023-08-11T17:06:23","modified_gmt":"2023-08-11T09:06:23","slug":"tingkatkan-pelayanan-posyandu-mahasiswa-kkn-tim-ii-undip-berikan-pelatihan-antropometri-edukasi-kesehatan-pada-kader","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/tingkatkan-pelayanan-posyandu-mahasiswa-kkn-tim-ii-undip-berikan-pelatihan-antropometri-edukasi-kesehatan-pada-kader\/3396\/","title":{"rendered":"Tingkatkan Pelayanan Posyandu, Mahasiswa KKN TIM II UNDIP Berikan Pelatihan Antropometri &#038; Edukasi Kesehatan Pada Kader"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-63.jpg\" alt=\"\" width=\"257\" height=\"315\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3397\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-63.jpg 257w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-63-245x300.jpg 245w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-63-150x184.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 257px) 100vw, 257px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Sukoharjo (22\/07\/2023) Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu merupakan bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh,  untuk, dan bersama masyarakat dalam menjalankan pembangunan kesehatan, guna memperdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan keseharan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak. Dalam pelaksanaan posyandu dibutuhkan kader posyandu yang membantu pelaksanaan dalam kegiatan posyandu selain tenaga medis (bidan atau dokter terkait) dari kecamatan. Di Desa Baran, Kec. Nguter, Sukoharjo telah terbentuk 5 pos posyandu balita dan lansia, yaitu pos maju, pos aman, pos mantap, pos unggul, dan pos rapi. Setiap pos menaungi beberapa RT\/RW sehingga dibutuhkan kader yang mumpuni untuk dapat membantu melaksanakan kegiatan posyandu yang berkualitas.<\/p>\n<p>Balita dan Lansia menjadi sasaran pelaksanaan posyandu. Pada pelaksanaan kegiatan posyandu, akan dilaksanakan pemeriksaan antopometri sebagai kegiatan utama baik kepada balita dan lansia. Adanya posyandu dapat membantu percepatan skrinning kesehatan yang nantinya dapat membantu pelaksanaan program dari puskesmas daerah atau pelayanan kesehatan setempat. Masa nifas hingga seribu hari pertama kehidupan merupakan masa emas bagi tumbuh dan kembang anak. Sebanyak 70% perkembangan otak terjadi pada masa tersebut sehingga sangat diperlukan pemantauan kesehatan yang mumpuni pada masa tersebut, salah satunya melalui pemantauan dan pengisian buku KIA. Tidak hanya masa balita, masa lansia juga memiliki ciri khas kondisi kesehatan tersendiri. Beberapa gejala yang saling tumpang tindih serta rawannya penyakit yang berlangsung kronik seperti hipertensi dan komplikasi diabetes dapat menjadi perhatian. Baik Balita maupun Lansia sama-sama perlu mendapatkan perhatian dikarenakan masing-masing fase usia memiliki karakteristik kesehatan tersendiri dan dapat saling berhubungan (dari balita \u2013 remaja \u2013 lansia).<\/p>\n<p>Pada beberapa kesempatan KKN Tim II Undip untuk dapat membantu secara langsung di masing-masing pos posyandu ditemukan beberapa kesulitan yang masih dialami oleh kader antara lain mengenai cara pemeriksaan antropometri serta pengisian buku KIA. Pentingnya kemampuan kader posyandu sebagai penggerak untuk dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dan memiliki pengetahuan mengenai kesehatan mendorong Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2022\/2023, Violetta Finley Winida Putri dari program studi Kedokteran untuk memberikan pelatihan antropometri dan edukasi kesehatan pada kader posyandu balita dan lansia di Desa Baran. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan kesehatan dasar khususnya antropometri sebagai salah satu pemeriksaan dasar dan memberikan pengetahuan lebih kepada kader posyandu sebagai tonggak posyandu mengenai penyakit dasar pada lansia seperti hipertensi, diabetes melitus, hingga asam urat. Program ini juga bertujuan agar kader posyandu dapat melakukan pemeriksaan antropometri dan pengisian buku KIA secara mandiri di posyandu Desa Baran sebagai sarana pemantauan kesehatan secara berkala bagi balita dan lansia. <\/p>\n<p>Program pelatihan dan edukasi tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 22 Juli 2023. Sasaran dari program ini adalah Kader Posyandu Balita dan Lasia Desa Baran serta program ini telah dihadiri oleh Ibu Lurah dan Bidan Desa dari Puskesmas Nguter. Pada pelaksanaan program tersebut, dilakukan berbagai kegiatan seperti penjelasan singkat pentingnya imunisasi pada balita serta praktik cara pengisian buku KIA, pelatihan pengukuran antropometri kepada kader, edukasi tentang hipertensi, asam urat, gejala diabetes melitus dan pencegahannya, hingga membagikan catatan berisikan nilai normal pada setiap pemeriksaan (tensi, kolesterol, gula darah, dan asam urat).<\/p>\n<figure id=\"attachment_3398\" aria-describedby=\"caption-attachment-3398\" style=\"width: 400px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-39.jpg\" alt=\"\" width=\"400\" height=\"308\" class=\"size-full wp-image-3398\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-39.jpg 400w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-39-300x231.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-39-150x116.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 400px) 100vw, 400px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3398\" class=\"wp-caption-text\">Gambar Pelaksanaan Monodisiplin<\/figcaption><\/figure>\n<p>Program ini mendapatkan dukungan dan sambutan yang baik dari stakeholder Posyandu Desa Baran. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta saat mengikuti rangkaian kegiatan dari edukasi kesehatan hingga pelatihan antropometri serta sesi post test. Dengan adanya program ini, diharapkan ibu yang memiliki balita lebih sadar akan tumbuh kembang putra-putrinya serta lansia di Desa Baran dapat lebih sadar akan kesehatannya. Selain itu, kader dapat menjadi kader kesehatan yang mumpuni di lingkup Posyandu yang telah dibentuk. Melalui program ini,  diharapkan dapat membantu pemerintah Desa Baran dan Puskesmas Nguter dalam upaya meningkatkan kesehatan di Desa Baran. <\/p>\n<p>Nama penulis : Violetta Finley Winida Putri (NIM. 22010120120047)<\/p>\n<p>DPL (Dosen Pendamping Lapangan) :<br \/>\n\u2022\tDr. Ir. Ainie Khuriati RS, DEA (NIP. 195907041987032001)<br \/>\n\u2022\tIr. Daud Samsudewa, S.Pt.,M.Si.,Ph.D..IPM (NIP. 19801207200501003)<br \/>\n\u2022\tDr. Ana Silviana, S.H. M.H (NIP. 196411181993032000)<\/p>\n<p>Lokasi KKN : Desa Baran, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Sukoharjo (22\/07\/2023) Posyandu atau Pos Pelayanan Terpadu merupakan bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam menjalankan pembangunan kesehatan, guna memperdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan keseharan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan anak. Dalam pelaksanaan posyandu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3396","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3396","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3396"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3396\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3396"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3396"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3396"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}