{"id":3319,"date":"2023-08-11T14:14:52","date_gmt":"2023-08-11T06:14:52","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=3319"},"modified":"2023-08-11T14:14:52","modified_gmt":"2023-08-11T06:14:52","slug":"sudah-layakkah-air-konsumsi-anda-mahasiswi-kkn-tim-ii-undip-ajarkan-uji-sederhana-kelayakan-air-konsumsi-dengan-menggunakan-media-teh-dan-uji-ph-meter","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/sudah-layakkah-air-konsumsi-anda-mahasiswi-kkn-tim-ii-undip-ajarkan-uji-sederhana-kelayakan-air-konsumsi-dengan-menggunakan-media-teh-dan-uji-ph-meter\/3319\/","title":{"rendered":"Sudah Layakkah Air Konsumsi Anda? Mahasiswi KKN Tim II Undip Ajarkan Uji Sederhana Kelayakan Air Konsumsi dengan Menggunakan Media Teh dan Uji pH Meter"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-48.jpg\" alt=\"\" width=\"577\" height=\"433\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3320\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-48.jpg 577w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-48-300x225.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar1-48-150x113.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 577px) 100vw, 577px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong>, Sukoharjo (26\/7), Mahasiswa KKN Tim II Undip melakukan program kerja monodisiplin uji kelayakan air konsumsi dengan menggunakan media teh dan pH meter. Selain melakukan uji kelayakan juga diberikan pengetahuan mengenai kualitas air konsumsi yang mana merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Akan tetapi, tidak semua orang mengetahui kualitas air yang mereka konsumsi.<\/p>\n<p>Pengujian kualitas air dengan menggunakan media teh adalah metode sederhana yang dapat memberikan indikasi awal tentang tingkat pencemaran air. Metode ini sering digunakan dalam pengajaran atau situasi darurat ketika metode laboratorium tidak tersedia. Uji sederhana kelayakan air minum dapat dilakukan dengan mudah, murah dan praktis di rumah. Caranya sebagai berikut:<\/p>\n<p>\u2022 Masukan air uji ke dalam gelas berisi air teh dengan perbandingan 1:1.<br \/>\n\u2022 Diamkan gelas yang berisi campuran air uji dengan air teh dalam keadaan terbuka selama semalam.<br \/>\n\u2022 Analisis kualitas air yang telah dicampur teh. Apabila terdapat perubahan warna, lendir dan lapisan minyak pada permukaan air disimpulkan kulitas air tidak dijadikan bahan baku air minum. <\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-31.jpg\" alt=\"\" width=\"513\" height=\"724\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3321\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-31.jpg 513w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-31-213x300.jpg 213w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-31-150x212.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Gambar2-31-300x423.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 513px) 100vw, 513px\" \/><\/p>\n<p>Selain uji kualitas air konsumsi dengan menggunakan media teh dilakukan juga uji kualitas air konsumsi dengan menggunakan pH meter. Menguji kualitas air konsumsi menggunakan pH meter adalah cara yang lebih akurat dan ilmiah daripada metode media teh. pH meter digunakan untuk mengukur konsentrasi ion hidrogen (H\u207a) dalam larutan, yang mengindikasikan apakah larutan bersifat asam, netral, atau basa. Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menguji air konsumsi menggunakan pH meter:<\/p>\n<p>\u2022 Pastikan pH meter dalam kondisi sudah terkalibrasi dan bersih<br \/>\n\u2022 Masukkan pH meter kedalam air konsumsi, tunggu beberapa saat hingga pembacanpH stabil di layar pH meter. Baca dan catat nilai pH yang ditampilkan<br \/>\n\u2022 Berikut klasifikasi nilai pH meter:<\/p>\n<p>pH 0-6: Air bersifat asam. Semakin rendah nilai pH, semakin asam air tersebut.<br \/>\npH 7: Air bersifat netral. Ini adalah nilai pH di mana larutan dianggap netral.<br \/>\npH 8-14: Air bersifat basa. Semakin tinggi nilai pH, semakin basa air tersebut.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cuplikan-layar-2023-08-11-141414.png\" alt=\"\" width=\"432\" height=\"243\" class=\"aligncenter size-full wp-image-3322\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cuplikan-layar-2023-08-11-141414.png 432w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cuplikan-layar-2023-08-11-141414-300x169.png 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Cuplikan-layar-2023-08-11-141414-150x84.png 150w\" sizes=\"(max-width: 432px) 100vw, 432px\" \/><\/p>\n<p>Penulis : <strong>Farah Izza Maulidiyah Rahmah \u2013 Manajemen Sumber Daya Perairan<\/strong><br \/>\nDosen Pembimbing Lapangan : <strong>dr. Farmaditya Eka Putra M.Si.Med. Ph.D<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com, Sukoharjo (26\/7), Mahasiswa KKN Tim II Undip melakukan program kerja monodisiplin uji kelayakan air konsumsi dengan menggunakan media teh dan pH meter. Selain melakukan uji kelayakan juga diberikan pengetahuan mengenai kualitas air konsumsi yang mana merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Akan tetapi, tidak semua orang mengetahui kualitas air yang mereka konsumsi. Pengujian kualitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3319","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3319","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3319"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3319\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3319"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3319"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3319"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}