{"id":27862,"date":"2026-08-20T13:14:47","date_gmt":"2026-08-20T05:14:47","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=27862"},"modified":"2026-08-20T13:14:47","modified_gmt":"2026-08-20T05:14:47","slug":"dampingi-umkm-gatot-trowolo-sumber-rejeki-mahasiswa-kkn-t-idbu-42-undip-bantu-perkuat-desain-promosi-dan-branding-produk-di-desa-sukorejo-sragen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/dampingi-umkm-gatot-trowolo-sumber-rejeki-mahasiswa-kkn-t-idbu-42-undip-bantu-perkuat-desain-promosi-dan-branding-produk-di-desa-sukorejo-sragen\/27862\/","title":{"rendered":"Dampingi UMKM Gatot Trowolo &#8220;Sumber Rejeki&#8221;, Mahasiswa KKN-T IDBU 42 UNDIP Bantu Perkuat Desain Promosi dan Branding Produk di Desa Sukorejo, Sragen"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_27863\" aria-describedby=\"caption-attachment-27863\" style=\"width: 624px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gambar1-25.jpg\" alt=\"\" width=\"624\" height=\"351\" class=\"size-full wp-image-27863\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gambar1-25.jpg 624w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Gambar1-25-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 624px) 100vw, 624px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-27863\" class=\"wp-caption-text\">Mahasiswa KKN-T IDBU 42 UNDIP bersama Ibu Wagini menunjukkan banner promosi UMKM Gatot Trowolo &#8220;Sumber Rejeki&#8221; di Desa Sukorejo, Sragen.<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Sragen, JurnalPost.com <\/strong>\u2013 Mahasiswa Tim KKN-T IDBU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja &#8220;Pendampingan Pembuatan Desain Promosi dan Branding Produk UMKM&#8221; di Dukuh Cengklik RT 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini menyasar salah satu pelaku UMKM setempat, yaitu usaha olahan gatot bernama &#8220;Sumber Rejeki Gatot Trowolo&#8221; milik Ibu Wagini.<\/p>\n<p>Gatot merupakan makanan tradisional berbahan dasar singkong yang telah difermentasi dan diolah menjadi camilan padat dengan cita rasa khas. Meski memiliki potensi pasar yang cukup baik, produk olahan Ibu Wagini selama ini dipasarkan secara terbatas dan belum memiliki identitas visual yang menarik untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.<\/p>\n<p>Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 42 UNDIP memberikan pendampingan berupa pembuatan desain kemasan, banner promosi, hingga pencantuman kontak dan alamat usaha yang jelas agar mudah dihubungi calon pembeli. Pendampingan ini bertujuan meningkatkan daya saing produk UMKM melalui tampilan visual yang lebih profesional serta memperkuat identitas atau <em>branding<\/em> usaha di tengah masyarakat.<\/p>\n<p>Dalam pelaksanaannya, mahasiswa berdiskusi langsung dengan Ibu Wagini untuk memahami karakteristik produk dan target pasar, sebelum merancang desain promosi yang mencerminkan ciri khas olahan gatot trowolo. Hasil pendampingan berupa banner promosi usaha yang memuat nama produk, foto produk, nomor WhatsApp, serta alamat lengkap usaha, sehingga informasi dapat diakses dengan mudah oleh konsumen maupun calon mitra usaha.<\/p>\n<p>Ibu Wagini mengaku senang dengan adanya pendampingan ini. &#8220;Alhamdulillah, sekarang jadi lebih mudah kalau ada yang mau pesan, tinggal lihat banner-nya saja sudah ada nomor WhatsApp dan alamatnya. Dulu orang tahu produk saya cuma dari mulut ke mulut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Senada dengan itu, Jovanka Raniah Selfiana, salah satu mahasiswa Tim KKN-T IDBU 42 UNDIP dari Program Studi Ekonomi, menjelaskan bahwa pendampingan ini dirancang agar mudah diterapkan dan berkelanjutan bagi pelaku UMKM. &#8220;Kami ingin produk seperti gatot trowolo ini punya identitas yang jelas, jadi tidak hanya enak tapi juga mudah dikenali dan dipercaya calon pembeli,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Melalui program ini, mahasiswa berharap Ibu Wagini dapat lebih percaya diri memasarkan produknya, baik secara langsung maupun melalui media digital, sehingga usaha gatot trowolo &#8220;Sumber Rejeki&#8221; dapat dikenal lebih luas dan mampu meningkatkan pendapatan keluarga. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN-T IDBU 42 UNDIP dalam mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis potensi UMKM di Desa Sukorejo.<\/p>\n<p><em>Penulis: Jovanka Raniah Selfiana<\/em> <em>KKN-T IDBU 42 Universitas Diponegoro<\/em> <em>Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sragen, JurnalPost.com \u2013 Mahasiswa Tim KKN-T IDBU 42 Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja &#8220;Pendampingan Pembuatan Desain Promosi dan Branding Produk UMKM&#8221; di Dukuh Cengklik RT 03, Desa Sukorejo, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen. Kegiatan ini menyasar salah satu pelaku UMKM setempat, yaitu usaha olahan gatot bernama &#8220;Sumber Rejeki Gatot Trowolo&#8221; milik Ibu Wagini. Gatot merupakan makanan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27863,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-27862","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27862","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27862"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27862\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27863"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27862"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27862"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27862"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}