{"id":26763,"date":"2026-06-29T16:51:39","date_gmt":"2026-06-29T08:51:39","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=26763"},"modified":"2026-06-29T16:51:39","modified_gmt":"2026-06-29T08:51:39","slug":"mahasiswa-untag-surabaya-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-qris-dan-banner-promosi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mahasiswa-untag-surabaya-dorong-umkm-naik-kelas-lewat-qris-dan-banner-promosi\/26763\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Untag Surabaya Dorong UMKM Naik Kelas Lewat QRIS dan Banner Promosi"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sb.jpg\" alt=\"\" width=\"804\" height=\"323\" class=\"aligncenter size-full wp-image-26764\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sb.jpg 804w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sb-300x121.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sb-768x309.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/sb-750x301.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 804px) 100vw, 804px\" \/><\/p>\n<p>Oleh: <\/p>\n<p>Shalom Lincoln Malik (1152300090)<br \/>\nAldi Saputra (1152300094)<br \/>\nAgeng Setyabudi (1152300146)<br \/>\nSebastian Dimas S (1152300264)<br \/>\nIfan Prasetya (1152300317) \tDrs. Jupriono, M.Si.<br \/>\n(Dosen Pembimbing)<br \/>\nProgram Studi Ilmu Komunikasi<br \/>\nUniversitas 17 Agustus 1945 Surabaya<\/p>\n<p><strong>Surabaya, JurnalPost.com<\/strong> \u2013 Transformasi digital tidak hanya menjadi tantangan bagi perusahaan besar, tetapi juga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Masih banyak pedagang tradisional yang mengandalkan transaksi tunai dan promosi dari mulut ke mulut sehingga sulit mengikuti perubahan perilaku konsumen yang kini semakin akrab dengan pembayaran digital.<br \/>\nMelihat kondisi tersebut, lima mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan pemberdayaan kepada dua pelaku UMKM, yaitu Warung Sayur Bu Rus dan Ayam Potong Bu Sulastri. Program ini merupakan bagian dari mata kuliah Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan yang bertujuan membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi.<\/p>\n<p>Kegiatan diawali dengan observasi dan diskusi bersama pemilik usaha untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak. Dari hasil pengamatan, kedua UMKM menghadapi persoalan yang hampir sama. Seluruh transaksi masih dilakukan secara tunai, belum tersedia fasilitas pembayaran digital, dan usaha belum memiliki media promosi yang dapat menarik perhatian masyarakat.<\/p>\n<p>Berangkat dari kondisi tersebut, tim mahasiswa memberikan dua bentuk pendampingan utama, yakni pembuatan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS dan penyediaan banner promosi yang menampilkan identitas usaha secara lebih menarik.<\/p>\n<p>Proses pembuatan QRIS dilakukan mulai dari pengumpulan dokumen, pendaftaran melalui GoPay Merchant, hingga aktivasi kode QR yang dapat langsung digunakan pelanggan. Setelah QRIS aktif, mahasiswa juga memberikan pendampingan kepada pemilik usaha mengenai cara menerima pembayaran digital, memeriksa transaksi, serta memahami manfaat penggunaan sistem pembayaran non-tunai.<\/p>\n<p>Selain itu, tim juga merancang banner promosi yang disesuaikan dengan karakter masing-masing usaha. Banner tersebut memuat nama usaha, jenis produk yang dijual, informasi pembayaran melalui QRIS, serta nomor kontak yang dapat dihubungi pelanggan. Kehadiran banner tidak hanya memperjelas identitas usaha, tetapi juga membuat lokasi usaha lebih mudah dikenali oleh masyarakat sekitar.<\/p>\n<p>Hasil dari kegiatan ini mulai dirasakan oleh kedua pelaku UMKM. Dengan adanya QRIS, pelanggan kini memiliki lebih banyak pilihan metode pembayaran sehingga transaksi menjadi lebih praktis. Bagi pemilik usaha, pembayaran digital juga membantu pencatatan transaksi menjadi lebih rapi dan mengurangi kendala ketika pembeli tidak membawa uang tunai.<\/p>\n<p>Di sisi lain, banner promosi memberikan dampak positif terhadap tampilan usaha. Warung yang sebelumnya kurang mencolok kini terlihat lebih profesional dan menarik perhatian calon pembeli yang melintas. Media promosi sederhana tersebut turut memperkuat identitas usaha sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan.<\/p>\n<p>Program ini menunjukkan bahwa pemberdayaan UMKM tidak selalu membutuhkan bantuan dalam skala besar. Pendampingan sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan mampu memberikan manfaat yang langsung dirasakan oleh pelaku usaha. Pendekatan partisipatif yang diterapkan mahasiswa juga membuat pemilik UMKM lebih aktif dalam setiap tahapan kegiatan sehingga mereka dapat memahami dan mengelola inovasi yang diberikan secara mandiri.<\/p>\n<p>Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, kemampuan UMKM untuk memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing. Pembayaran digital dan media promosi yang menarik bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi kebutuhan untuk menjangkau konsumen yang semakin modern.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak usaha kecil yang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Shalom Lincoln Malik (1152300090) Aldi Saputra (1152300094) Ageng Setyabudi (1152300146) Sebastian Dimas S (1152300264) Ifan Prasetya (1152300317) Drs. Jupriono, M.Si. (Dosen Pembimbing) Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Surabaya, JurnalPost.com \u2013 Transformasi digital tidak hanya menjadi tantangan bagi perusahaan besar, tetapi juga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Masih [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26764,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-26763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26763"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26763\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}