{"id":26126,"date":"2026-06-17T17:43:10","date_gmt":"2026-06-17T09:43:10","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=26126"},"modified":"2026-06-17T17:43:10","modified_gmt":"2026-06-17T09:43:10","slug":"pemuda-pemudi-ketitang-semarakkan-tahun-baru-islam-1-muharam-1448-h-dengan-pawai-obor-dan-bebarik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/pemuda-pemudi-ketitang-semarakkan-tahun-baru-islam-1-muharam-1448-h-dengan-pawai-obor-dan-bebarik\/26126\/","title":{"rendered":"Pemuda-Pemudi Ketitang Semarakkan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 H dengan Pawai Obor dan Bebarik"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-16-at-10.41.19-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"1080\" height=\"606\" class=\"aligncenter size-full wp-image-26120\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-16-at-10.41.19-PM.jpeg 1080w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-16-at-10.41.19-PM-300x168.jpeg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-16-at-10.41.19-PM-1024x575.jpeg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-16-at-10.41.19-PM-768x431.jpeg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/WhatsApp-Image-2026-06-16-at-10.41.19-PM-750x421.jpeg 750w\" sizes=\"(max-width: 1080px) 100vw, 1080px\" \/><\/p>\n<p><strong>Cirebon, JurnalPost.com<\/strong> \u2013 Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, pemuda-pemudi Blok Ketitang, Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan keagamaan dan pelestarian tradisi yang berlangsung meriah dan penuh khidmat pada malam 1 Muharam 1448 H.<\/p>\n<p>Kegiatan yang digagas oleh para pemuda dan pemudi Ketitang tersebut berada di bawah komando tokoh muda setempat, Gus Ibnu Kasir Asrori. Rangkaian acara diawali dengan pawai obor yang diikuti oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.<\/p>\n<p>Dengan membawa obor yang menyala, para peserta berjalan mengelilingi lingkungan desa sambil melantunkan shalawat dan doa. Cahaya obor yang menerangi malam Tahun Baru Islam menciptakan suasana religius sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga.<\/p>\n<p>Usai pawai obor, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi bebarik dan doa bersama di Makam Kroya yang menjadi tempat peristirahatan para leluhur, yakni Pangeran Welang dan Pangeran Alas. Tradisi bebarik yang telah lama menjadi bagian dari budaya masyarakat setempat dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT serta penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa dalam penyebaran agama Islam dan pembangunan masyarakat di wilayah tersebut.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, Gus Ibnu Kasir Asrori menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam hendaknya dijadikan momentum untuk meningkatkan keimanan, memperkuat persaudaraan, dan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai agama serta tradisi yang diwariskan para leluhur.<\/p>\n<p>\u201cMelalui kegiatan ini, kami ingin mengajak generasi muda untuk tidak melupakan sejarah dan jasa para pendahulu, sekaligus menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Warga berharap tradisi pawai obor dan bebarik di Makam Kroya dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya dan keagamaan masyarakat Ketitang.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekeluargaan tersebut ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, kemajuan desa, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat dalam menyongsong tahun baru Islam 1448 Hijriah.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Cirebon, JurnalPost.com \u2013 Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, pemuda-pemudi Blok Ketitang, Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan keagamaan dan pelestarian tradisi yang berlangsung meriah dan penuh khidmat pada malam 1 Muharam 1448 H. Kegiatan yang digagas oleh para pemuda dan pemudi Ketitang tersebut berada di bawah komando tokoh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26120,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-26126","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26126","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26126"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26126\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26126"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26126"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26126"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}