{"id":2592,"date":"2023-07-10T15:19:02","date_gmt":"2023-07-10T07:19:02","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=2592"},"modified":"2023-07-10T15:19:02","modified_gmt":"2023-07-10T07:19:02","slug":"mahasiswa-universitas-17-agustus-surabaya-mengadakan-pendampingan-pemotretan-katalog-produk-dendeng-lele-khas-desa-padi-mojokerto","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mahasiswa-universitas-17-agustus-surabaya-mengadakan-pendampingan-pemotretan-katalog-produk-dendeng-lele-khas-desa-padi-mojokerto\/2592\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Universitas 17 Agustus Surabaya mengadakan Pendampingan Pemotretan Katalog Produk Dendeng Lele khas Desa Padi, Mojokerto"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Mojokerto, 10 Juli 2023 &#8211; Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya atau biasa dikenal dengan julukan Kampus Merah Putih telah menyelenggarakan kegiatan KKN setiap tahunnya. Tema yang diusung kali ini yaitu \u201cPenguatan Ikon Kampung Berbasis Potensi Lokal\u201d. Dalam tema ini kegiatan dibagi 3 kegiatan Sub Tema yaitu Ekraf (Ekonomi Kreatif), Inovasi, dan Internet Of Thing (IOT). Kelompok R1 beranggotakan 33 anggota dengan Dosen Pembimbing Lapangan Bapak Ardhi Islamudin S.E., M.A menyelenggarakan KKN di Kabupaten Mojokerto tepatnya di Desa Padi, Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto yang dilaksanakan selama 12 hari.<\/p>\n<p>Desa Padi adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur yang memiliki jumlah penduduk 1.341 jiwa. Desa yang terbagi menjadi 3 dusun (Slawe, Padi, Tameng) yang di setiap dusun mempunyai petilasan atau punden. Secara geografis Desa Padi terletak di daerah pegunungan dengan mayoritas warganya yang bermata pencaharian sebagai petani. Komiditas utama yang dihasilkan di Desa Padi adalah padi, ubi jalar dan jagung. Selain itu, warga juga membudidayakan ikan dan UMKM unggulan Desa Padi yaitu UMKM Dendeng Lele.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/IMG_0891.jpeg\" alt=\"\" width=\"432\" height=\"576\" class=\"aligncenter size-full wp-image-2594\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/IMG_0891.jpeg 432w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/IMG_0891-225x300.jpeg 225w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/IMG_0891-150x200.jpeg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2023\/07\/IMG_0891-300x400.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 432px) 100vw, 432px\" \/><\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, Almas Hadi Daulay melakukan Pendampingan Pemotretan Katalog Produk UMKM Desa Padi untuk menjadikan perkembangan bisnis, meningkatkan kepercayaan pembeli, meningkatkan nilai jual, menjadi identitas produk UMKM dan sebagai media marketing. Almas Hadi Daulay mendapatkan respon positif dari ibu-ibu PKK selaku pelaku UMKM Dendeng Lele terkait dengan pemotretan katalog produk. Dengan memaksimalkan pemotretan dengan memberikan beberapa ide untuk pemasaran. <\/p>\n<p>Pemotretan Katalog Produk ini menggunakan teknik Lifestyle, yang berupaya untuk menciptakan hasil foto yang estetik.pada konsep Lifestyle ini hanya membutuhkan sejumlah properti terkait untuk menambah kesan keindahan pada produk yang ditampilkan, penataan dan pemilihan tempat menjadi faktor penting untuk keberhasilan pengambilan foto.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Mojokerto, 10 Juli 2023 &#8211; Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya atau biasa dikenal dengan julukan Kampus Merah Putih telah menyelenggarakan kegiatan KKN setiap tahunnya. Tema yang diusung kali ini yaitu \u201cPenguatan Ikon Kampung Berbasis Potensi Lokal\u201d. Dalam tema ini kegiatan dibagi 3 kegiatan Sub Tema yaitu Ekraf (Ekonomi Kreatif), Inovasi, dan Internet Of [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2593,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[49,50,46,45,48,47],"class_list":["post-2592","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-citizen-reporter","tag-ecocampus","tag-kampuskompeten","tag-kitauntagsurabaya","tag-untagsurabaya","tag-untagsurabayakeren","tag-untukindonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2592","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2592"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2592\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2593"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2592"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2592"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2592"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}