{"id":25517,"date":"2026-05-21T18:38:21","date_gmt":"2026-05-21T10:38:21","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=25517"},"modified":"2026-05-21T18:38:21","modified_gmt":"2026-05-21T10:38:21","slug":"bermula-dari-desain-dan-arsitektur-yang-unik-kemudian-menjadi-destinasi-wisata-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/bermula-dari-desain-dan-arsitektur-yang-unik-kemudian-menjadi-destinasi-wisata-internasional\/25517\/","title":{"rendered":"Bermula Dari Desain dan Arsitektur yang Unik, Kemudian Menjadi Destinasi Wisata Internasional"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan.webp\" alt=\"\" width=\"1539\" height=\"1000\" class=\"aligncenter size-full wp-image-25518\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan.webp 1539w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan-300x195.webp 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan-1024x665.webp 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan-768x499.webp 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan-1536x998.webp 1536w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan-750x487.webp 750w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Milan-1140x741.webp 1140w\" sizes=\"(max-width: 1539px) 100vw, 1539px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Pernahkan kita berfikir bahwa sebuah keunikan yang dikembangkan dengan baik dapat mendatangkan dampak positif yang sangat besar bagi daerah dan negara itu sendiri. Berbicara mengenai pariwisata, terdapat begitu banyak faktor yang dapat mencetuskan lahirnya kepariwisataan pada suatu tempat, salah satunya adalah variabel \u201ckreatif\u201d. UU No 24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi Kreatif memuat kebijakan terkait pariwisata kreatif dengan tujuan mendorong seluruh aspek ekonomi kreatif dengan tujuan menyejahterakan masyarakat Indonesia. Kreatif dan Pariwisata tidak dapat dipisahkan, karena ekosistem \u201ckreatif\u201d mampu mendatangkan pengunjung dan menjadikan suatu tempat menjadi sebuah destinasi wisata.<\/p>\n<p><strong>Keberhasilan Milan Sebagai Destinasi Internasional Dipengaruhi oleh \u201cKreativitas Desain\u201d<\/strong><\/p>\n<p>Untuk benchmarking kota kreatif, kita dapat melihat contoh Milan sebagai salah satu destinasi utama di Italia, yang juga menyandang gelar sebagai World Design Capital. Milan merupakan kota pertemuan antara industri kreatif dan pariwisata. Kebijakan di Milan menekankan perencanaan yang terintegrasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat dengan kolaborasi bottom up serta investasi di bidang digital.<\/p>\n<p>Milan sebagai kota desain, awalnya berkembang karena adanya dorongan dari perusahaan-perusahaan di wikayah tersebut, terutama di bidang furniture. Seiring berjalannya waktu, indistri kreatif semakin berkembang dengan adanya permintaan yang tinggi. Dalam penataan kota, terdapat juga distrik-distrik yang memiliki ciri khas tersendiri, seperti Quadrilatero della Moda (Alun-Alun Mode) yaitu sekelompok jalan yang dipenuhi dengan toko-toko brand ekslusif kelas atas. Secara sudut pandang pariwisata, keberadaan jalan ini sudah dapat menjadi daya tarik wisata, yang mana wisatawan khusus berkunjung dengan motivasi ingin berbelanja atau hanya sekedar visit di jalan tersebut. Bagi wisatawan, ini memberikan pengalaman tersendiri dan pencapaian akan prestige seperti yang dikatakan pada Teori Kebutuhan Dasar Manusia oleh Maslow.<\/p>\n<p>Bukan hanya fashion, Milan juga dikenal dengan struktur bangunan yang unik dan khas, bahkan dalam pembangunan gedung-gedung haruslah mengikuti kebijakan tertentu dari pemerintah daerah, agar tertata dengan rapi. Kesenian juga menjadi sentuhan dari setiap gedung-gedung, bahkan terdapat Cimitero Monumentale yang merupakan pemakaman dan rumah bagi patung terindah dari abad ke-19 dan ke-20 dengan gaya artistic yang merupakan karya seniman, desainer, dan arsitek ternama seperti Adolfo Wildt, Gi\u00f2 Ponti, dan Carlo Maciachini. Tentu, pemakaman ini juga menjadi salah satu destinasi wisata favorit, bukan lokal melainkan internasional.<\/p>\n<p>Keberhasilan Milan sebagai destinasi wisata internsional berbasis kota kreatif merupakan wujud dari keseriusan pemerintah, masyarakat, dan industri dalam menekuni bidang yang dikerjakan oleh mereka. Pembangunan secara fisik bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, baik bagi manusia maupun barang dan jasa, melainkan memiliki nilai ganda dengan sentuhan kreatifitas, yang dahulu secara tidak langsung mampu menarik minat pengunjung dari berbagai penjuru dunia. Begitu juga dengan bidang lain seperti fashion yang saat ini sudah menyelimuti sudut-sudut kota Milan.<\/p>\n<p>Hal baik yang dapat dilihat dari keberhasilan Milan untuk diterapkan di Indonesia adalah fokus pada pengembangan potensi industri kreatif dengan ekosistem yang baik serta keseriusan dari semua pihak dan berorientasi pada nilai ganda.<\/p>\n<p><strong>Penulis: Agnes Tresia Silalahi<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Pernahkan kita berfikir bahwa sebuah keunikan yang dikembangkan dengan baik dapat mendatangkan dampak positif yang sangat besar bagi daerah dan negara itu sendiri. Berbicara mengenai pariwisata, terdapat begitu banyak faktor yang dapat mencetuskan lahirnya kepariwisataan pada suatu tempat, salah satunya adalah variabel \u201ckreatif\u201d. UU No 24 Tahun 2019 Tentang Ekonomi Kreatif memuat kebijakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25518,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-25517","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25517","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25517"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25517\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25518"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25517"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25517"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25517"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}