{"id":25147,"date":"2026-05-06T13:24:05","date_gmt":"2026-05-06T05:24:05","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=25147"},"modified":"2026-05-06T13:24:05","modified_gmt":"2026-05-06T05:24:05","slug":"tantangan-harapan-sistem-komunikasi-indonesia-di-era-digital-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/tantangan-harapan-sistem-komunikasi-indonesia-di-era-digital-2\/25147\/","title":{"rendered":"Tantangan &#038; Harapan Sistem Komunikasi Indonesia Di Era Digital"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Anisa-Tri-Rahmadani.jpg\" alt=\"\" width=\"346\" height=\"616\" class=\"aligncenter size-full wp-image-25148\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Anisa-Tri-Rahmadani.jpg 346w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Anisa-Tri-Rahmadani-169x300.jpg 169w\" sizes=\"(max-width: 346px) 100vw, 346px\" \/><\/p>\n<p>Oleh : <strong>Anisa Tri Rahmadani<\/strong><br \/>\n( Dibimbing oleh: <strong>Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A<\/strong>.)<\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Perkembangan teknologi informasi, dan komunikasi yang berlangsung secara eksponensial telah membawa perrubahan mendasar dalam tatanan kehidupan masyarakat global, termasuk Indonesia. Transformasi digital bukan sekadar fenomena teknis, melainkan sebuah proses sosial yang mengubah cara manusia berinteraksi, mengakses infomasi, dan membangun relasi sosial. Di Tengah arus perubahan ini, sistem komunikasi Indonesia berada pada persimpangan penting antara memanfaatkan peluang yang ditawarkan era digital atau terjebak dalam berbagai tantangan yang belum terselesaikan.<\/p>\n<p><strong>Tantangan Infrastruktur dan Kesenjangan Digital<\/strong><br \/>\nSalah satu tantangan paling fundamental yang dihadapi Indonesia adalah ketimpangan infrastruktur digital. Meskipun penetrasi internet nasional terus meningkat, disparitas akses antara wilayah perkotaan, dan pedesaan masih tergolong signifikan. Daerah \u2013 daerah terpencil di Kawasan timur Indonesia, seperti Papua, dan Nusa Tenggara, kerap menghadapi keterbatasan jaringan yang menghambat partisipasi mereka dalam ekosistem digital. Kondisi ini menciptakan apa yang dikenal sebagai digital devide sebuah kesenjangan struktural yang berpotensi memperparah ketidaksetaraan sosial, dan ekonomi.<\/p>\n<p>Di samping itu, kualitas literasi digital masyarakat masih menjadi persoalan kritis. Kemampuan mengakses internet tidak serta-merta berbanding lurus dengan kemampuan memnggunakannya secara kritis, dan produktif. Fenomena penyebaran informasi palsu atau hoaks yang masif di berbagai platform media sosial merupakan cerminan nyata dari rendahnya kapasitas literasi digital Sebagian besar pengguna. Kondisi ini tidak hanya meresahkan secara sosial, tetapi juga berimplikasi serius terhadap stabilitas demokrasi, dan kohesi bagsa.<\/p>\n<p><strong>Regulasi dan Kedaulatan Data<\/strong><br \/>\nTantangan lain yang tidak kalah mendesak adalah persoalan regulasi, dan kedaulatan data. Di era di mana data menjadi komoditas strategis, Indonesia masih berupaya membangun kerangka hukum yang komprehensif, dan adaptif. Pengesahan Undang \u2013 Undang Perlindungan Data Pribadi pada tahun 2022 merupakan Langkah progresif, namun implementasi, dan penegakannya masih emerlukan penguatan kapasitas kelembagaan yang konsisten. Selain itu, dominasi platform digital asing dalam ruang komunikasi public menimbulkan pertanyaan serius mengenai kedaulatan informasi, dan kemampuan negara dalam melindungi kepentingan warganya di ruang siber.<\/p>\n<p><strong>Harapan: Inovasi dan Kolaborasi sebagai kunci<\/strong><br \/>\nDi balik berbagai tantangan tersebut, terdapat secercah harapan yang layak untuk dioptimalkan. Program Palapa Ring yang menghubungkan seluruh wilayah kepulauan Indonesia melalui jaringan serat optic merupakan tonggak penting dalam upaya pemerataan akses digital. Inisiatif ini menandai kesadaran pemerintah bahwa konetivitas adalam prasyarat fundamental bagi  Pembangunan inklusif.<\/p>\n<p>Lebih dari itu, ekosistem digital Indonesia menyimpan potensi besar yang belum sepenuhnya tergali. Pertumbuhan industry teknologi finansial  (fintech), perdagangan elektronik, dan ekonomi kreatif berbasis digital menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia memiliki kapasitas adaptasi yang tinggi terhadap tranaformasi digital. Munculnya startup teknologi lokal yang mampu bersaing di kancah internasonal menjadi buktibahwa sumber daya manusia Indonesia tidak kekurangan kreativitas, dan inovasi.<\/p>\n<p><strong>Penutup<\/strong><br \/>\nPada akhirnya, membangun system komunikasi Indonesia yang Tangguh di era digital bukanlah tanggung jawab satu pihak semata. Diperlukan sinergi yang era tantara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat sipil. Pemerintah perlu hadir sebagai segulator yang responsive, dan fasilitator Pembangunan infrastruktur, industry dituntut untuk berinovasi secara etis, dan bertanggung jawab. Sementara masyarakat perlu diberdayakan agar menjadi warga digital yang cerdas, dan kritis.<\/p>\n<p>Indonesia memiliki semua prasyarat untuk menjadi kekuatan digital yang diperhitungkan di tingkat global. Namun, hal itu hanya akan terwujud apabila bangs aini mampu mengahadapi tantangannya dengan strategi yang terukur, kolaborasi yang tulus, dan komitmen yang kuat terhadap nilai \u2013 nilai keadilan, dan kebhinekaan digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Anisa Tri Rahmadani ( Dibimbing oleh: Drs. Widiyatmo Ekoputro, M.A.) JurnalPost.com &#8211; Perkembangan teknologi informasi, dan komunikasi yang berlangsung secara eksponensial telah membawa perrubahan mendasar dalam tatanan kehidupan masyarakat global, termasuk Indonesia. Transformasi digital bukan sekadar fenomena teknis, melainkan sebuah proses sosial yang mengubah cara manusia berinteraksi, mengakses infomasi, dan membangun relasi sosial. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25148,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-25147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=25147"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/25147\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/25148"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=25147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=25147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=25147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}