{"id":24596,"date":"2026-04-11T22:08:07","date_gmt":"2026-04-11T14:08:07","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=24596"},"modified":"2026-04-11T22:08:44","modified_gmt":"2026-04-11T14:08:44","slug":"bangkit-dari-banjir-pkm-universitas-samudra-bekali-ibu-rumah-tangga-keterampilan-digital","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/bangkit-dari-banjir-pkm-universitas-samudra-bekali-ibu-rumah-tangga-keterampilan-digital\/24596\/","title":{"rendered":"Bangkit dari Banjir, PKM Universitas Samudra Bekali Ibu Rumah Tangga Keterampilan Digital"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra.webp\" alt=\"\" width=\"1379\" height=\"776\" class=\"aligncenter size-full wp-image-24597\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra.webp 1379w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra-300x169.webp 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra-1024x576.webp 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra-768x432.webp 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra-750x422.webp 750w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/PKM-Universitas-Samudra-1140x642.webp 1140w\" sizes=\"(max-width: 1379px) 100vw, 1379px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Samudra melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dampak banjir terhadap usaha serta pelatihan alternatif jualan berbasis digital bagi ibu rumah tangga di Desa Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKM Tanggap Darurat Bencana tahun 2026.<\/p>\n<p>Kegiatan ini diikuti oleh ibu rumah tangga terdampak banjir yang mengalami penurunan pendapatan akibat rusaknya sarana usaha. Banjir yang melanda wilayah tersebut menyebabkan banyak pelaku usaha kecil kehilangan tempat berjualan, sehingga diperlukan solusi cepat dan adaptif untuk memulihkan ekonomi keluarga.<\/p>\n<p>Ketua tim pengabdian, Nova Novitasari, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi digital sederhana sebagai alternatif usaha tanpa lapak fisik.<br \/>\n\u201cMelalui kegiatan ini, kami ingin memberikan solusi praktis agar ibu rumah tangga tetap dapat menjalankan usaha dengan memanfaatkan media digital,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai dampak banjir terhadap usaha masyarakat, dilanjutkan dengan pelatihan pemasaran digital sederhana. Peserta dibekali keterampilan dasar seperti teknik foto produk menggunakan telepon genggam, pembuatan caption promosi, serta cara memasarkan produk melalui media sosial.<\/p>\n<p>Selain pelatihan, tim pengabdian juga melakukan pendampingan praktik secara langsung agar peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh secara mandiri.<\/p>\n<p>Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, tim pengabdian juga melakukan analisis SWOT terhadap kondisi usaha masyarakat pascabencana. Dari sisi strengths (kekuatan), sebagian besar peserta telah memiliki telepon genggam dan akses dasar media digital yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana usaha. Dari sisi weaknesses (kelemahan), keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran digital masih menjadi kendala utama.<\/p>\n<p>Sementara itu, dari sisi opportunities (peluang), perkembangan media sosial membuka kesempatan luas bagi pemasaran produk tanpa memerlukan lapak fisik. Adapun dari sisi threats (ancaman), kondisi pascabencana serta keterbatasan modal dan persaingan usaha menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan ekonomi, tim pengabdian turut membagikan beberapa item produk antara lain perlengkapan foto produk seperti mini background dan lampu ring light, serta modul pemasaran digital. Bantuan ini diharapkan dapat membantu peserta dalam meningkatkan kualitas promosi produk dan menarik minat konsumen secara daring.<\/p>\n<p>\u201cDengan adanya bantuan ini, kami berharap peserta dapat langsung mempraktikkan jualan berbasis digital dan perlahan memulihkan pendapatan keluarga,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu rumah tangga terdampak banjir dapat kembali produktif dan mampu beradaptasi dengan kondisi pascabencana melalui pemanfaatan teknologi digital.<\/p>\n<p>Kegiatan ini juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat serta kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Samudra melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi dampak banjir terhadap usaha serta pelatihan alternatif jualan berbasis digital bagi ibu rumah tangga di Desa Tanjung Neraca, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program PKM Tanggap Darurat Bencana tahun 2026. Kegiatan ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24597,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-24596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24596"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24596\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24597"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}