{"id":24552,"date":"2026-04-10T20:50:55","date_gmt":"2026-04-10T12:50:55","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=24552"},"modified":"2026-04-10T20:50:55","modified_gmt":"2026-04-10T12:50:55","slug":"optimalisasi-pompa-air-bantu-warga-tualang-baro-atasi-krisis-air-bersih-pasca-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/optimalisasi-pompa-air-bantu-warga-tualang-baro-atasi-krisis-air-bersih-pasca-banjir\/24552\/","title":{"rendered":"Optimalisasi Pompa Air Bantu Warga Tualang Baro Atasi Krisis Air Bersih Pasca Banjir"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Capture.jpg\" alt=\"\" width=\"651\" height=\"533\" class=\"aligncenter size-full wp-image-24553\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Capture.jpg 651w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Capture-300x246.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 651px) 100vw, 651px\" \/><\/p>\n<p><strong>Aceh Tamiang, JurnalPost.com<\/strong> \u2014 Pasca bencana banjir yang melanda Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, masyarakat kini menghadapi krisis air bersih akibat rusaknya sumber air dan tingginya tingkat pencemaran. Air yang tersedia tercampur lumpur, limbah rumah tangga, serta material lain yang terbawa arus banjir, sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut berdampak serius terhadap kehidupan warga, mulai dari kesulitan memperoleh air layak konsumsi hingga meningkatnya risiko penyakit. Menanggapi permasalahan ini, Ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berdampak Nurmalawati S.T.,M.T di bantu oleh 3 orang Mahasiswa Prodi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi  Universitas Samudra menghadirkan solusi melalui program bertajuk Optimalisasi Penggunaan Mesin Pompa Air pada Saringan Manual.<\/p>\n<p>Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih dengan memanfaatkan mesin pompa air yang dikombinasikan dengan sistem penyaringan manual. Selama ini, sistem penyaringan yang digunakan masyarakat dinilai kurang efektif karena tidak didukung oleh aliran air yang optimal. Selain itu, distribusi air bersih ke warga juga berjalan lambat. Dengan adanya mesin pompa, aliran air menuju sistem penyaringan menjadi lebih cepat dan stabil. Hal ini membuat proses penyaringan berjalan lebih efektif serta meningkatkan kapasitas produksi air bersih dalam waktu singkat. Upaya ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat akan air bersih pasca banjir.<\/p>\n<p>Ketua tim PKM menjelaskan bahwa tujuan utama program ini adalah memaksimalkan fungsi pompa air untuk mempercepat proses filtrasi, meningkatkan kapasitas penyediaan air bersih, serta menjamin akses air sehat bagi masyarakat. \u201cKami ingin solusi ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga dapat digunakan secara berkelanjutan oleh warga,\u201d ujarnya. Manfaat dari program ini mulai dirasakan oleh masyarakat, di antaranya ketersediaan air bersih yang lebih cepat, berkurangnya risiko penyakit akibat air tercemar, serta meningkatnya ketahanan masyarakat dalam menghadapi bencana serupa di masa depan.<\/p>\n<p>Program PKM ini merupakan bentuk komitmen Universitas Samudra dalam membantu masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna yang sederhana namun efektif. Diharapkan, inovasi ini dapat terus dikembangkan dan menjadi solusi berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan air bersih di daerah rawan bencana.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Tamiang, JurnalPost.com \u2014 Pasca bencana banjir yang melanda Desa Tualang Baro, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, masyarakat kini menghadapi krisis air bersih akibat rusaknya sumber air dan tingginya tingkat pencemaran. Air yang tersedia tercampur lumpur, limbah rumah tangga, serta material lain yang terbawa arus banjir, sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24553,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-24552","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24552","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24552"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24552\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24553"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24552"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24552"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24552"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}