{"id":24143,"date":"2026-03-05T21:50:11","date_gmt":"2026-03-05T13:50:11","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=24143"},"modified":"2026-03-05T21:50:11","modified_gmt":"2026-03-05T13:50:11","slug":"brida-kota-serang-dalam-penantian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/brida-kota-serang-dalam-penantian\/24143\/","title":{"rendered":"BRIDA KOTA SERANG DALAM PENANTIAN"},"content":{"rendered":"<p>POLICY BRIEF<br \/>\n<strong>BRIDA KOTA SERANG DALAM PENANTIAN<\/strong><br \/>\nPolicy Brief ini ditulis oleh: Yusi Yustika, S.IP., ME (Pemkot Serang)<br \/>\nIrma Suryani, SSTP., M.Ak<br \/>\n(Pemprov NTB)<br \/>\nPolicy Brief ini ditujukan untuk: Pemerintah Kota Serang<br \/>\nDPRD Kota serang<\/p>\n<p><strong>BRIDA KOTA SERANG DALAM PENANTIAN<\/strong><br \/>\nYusi Yustika, S.IP., ME (Pemkot Serang)<br \/>\nIrma Suryani, SSTP., M.Ak (Pemprov NTB)<\/p>\n<p><strong>RINGKASAN EKSEKUTIF<\/strong><br \/>\nPembentukan Badan Riset dan Inovasi Derah (BRIDA) Kota Serang merupakan amanat\u00a0 Peraturan Menteri Dalam Negeri (permendagri)\u00a0 Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pedoman, Pembentukan, dan\u00a0 Nomenklatur Badan Riset dan Inovasi Daerah.\u00a0 BRIDA di Kota Serang mutlak dibutuhkan\u00a0 keberadaanya, karena BRIDA dapat menjadi inisiator dalam mewujudkan kebijakan berbasis bukti\/<em>evidence based policy<\/em> yaitu kebijakan\u00a0 berdasar pada metode pengambilan keputusan dengan memanfaatkan bukti yang kredibel dan relevan. Namun sampai tenggat batas waktu yang ditentukan pada permendagri tersebut BRIDA Kota Serang masih belum juga terbentuk. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan BRIDA Kota Serang masih belum terbentuk yaitu : 1) Belum adanya regulasi\/peraturan terkait pembentukan BRIDA Kota Serang; 2)Belum dilakukan persiapan penyusunan penganggaran dalam rangka pembentukan BRIDA Kota Serang; 3) Belum dilakukan pemetaan dan penghitungan\u00a0 kebutuhan sumber daya manusia (SDM)\u00a0 dalam upaya pengisian formasi\u00a0 jabatan\u00a0 pada BRIDA Kota Serang; 4) Belum maksimalnya koordinasi antar Lembaga dan stakeholder dalam upaya pembentukan BRIDA Kota Serang. Rekomendasi kebijakan yang dapat ditempuh oleh berbagai pihak terkait pembentukan BRIDA Kota Serang yaitu : 1) Melakukan percepatan pembahasan dan pengesahan peraturan daerah tentang Pembentukan BRIDA Kota Serang. 2) Pembahasan terkait anggaran yang dibutuhkan dalam rangka mendukung pembentukan dan pelaksanaan program kegiatan BRIDA Kota Serang; 3) Menyiapkan formasi dan pemenuhan kebutuhan personalia yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi\u00a0 BRIDA Kota Serang; 4)\u00a0 Menginisiasi dan memaksimalkan\u00a0 koordinasi lintas lembaga\/instansi\/stakeholder terkait dalam upaya pembentukan BRIDA Kota Serang.<\/p>\n<p>Kata Kunci: Pembentukan, BRIDA, Kota Serang<\/p>\n<p><strong>PENDAHULUAN<\/strong><br \/>\nDiterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional\u00a0 (BRIN) menjadi awal pertama kali penamaan BRIDA disebut sebagai lembaga riset di daerah yang melaksanakan fungsi penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, invesi dan inovasi secara terintegrasi. Keberadaan BRIDA kemudian secara teknis diatur lebih lanjut oleh Permendagri\u00a0 Nomor 7 Tahun 2023 tentang Pedoman, Pembentukan, dan Nomenklatur Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). \u00a0Kelahiran BRIDA merupakan upaya pemerintah mewujudkan kolaborasi multi pihak dalam menghasilkan kebijakan daerah berbasis\u00a0 bukti \/ <em>evidence based policy<\/em>. Kehadiran BRIDA dinilai penting \u00a0karena memiliki manfaat seperti yang tercantum pada Pasal 15 Peraturan Kepala BRIN Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Riset dan Inovasi di Daerah yaitu untuk : a) perumusan kebijakan dalam perencanaan pembangunan daerah; b) Landasan pengambilan keputusan; c). Peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola Pemerintahan Daerah; d) Naskah akademik untuk penyusunan peraturan daerah; dan\/atau; e) Solusi permasalahan pembangunan. Penegasan terhadap urgensi entitas riset ini kemudian lebih lanjut ditandaskan oleh (Roos, Pike, &amp; Kalliokoski, 2012, p. 2) membuktikan terjadinya peningkatan akan pentingnya organisasi riset dan teknologi dalam sistem inovasi global. BRIDA dituntut bersinergi dan berkolaborasi agar mampu mengorkestrasi penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi di daerah.<\/p>\n<p>Pembentukan BRIDA Kota Serang selain sebagai bentuk ketaatan terhadap kebijakan pemerintah pusat, juga menjadi energi baru bagi institusi kelitbangan yang ada di Kota Serang dalam melakukan transformasi kelembagaan. Proses transformasi kelembagaan bidang Litbang menjadi BRIDA harus memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 3 Ayat 5 Permendagri\u00a0 Nomor 7 Tahun 2023 yaitu mengajukan proposal ke pihak BRIN untuk mendapatkan pertimbangan secara teknis yang meliputi aspek\u00a0 : 1) Sumber daya ilmu pengetahuan dan teknologi \/Iptek; 2) Kesiapan regulasi; dan 3) Kondisi penyelenggaraan riset dan inovasi di provinsi dan kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Saat ini pelaksanaan urusan penelitian dan pengembangan di Kota Serang mengacu pada Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Serang, yang terintegrasi ke urusan perencanaan dengan nomenklatur Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Serang. Bidang penelitian dan pengembangan (litbang) Bappeda Kota Serang merupakan bidang yang mempunyai tugas dan fungsi mengelola urusan kelitbangan dan inovasi daerah. Tujuh (7) tahun terbentuk kinerja yang dihasilkan Bidang Litbang memang belum maksimal, banyak pencapaian target kinerja akibat terkendala ketersediaan sumber daya manusia maupun dari sarana prasarana. Namun demikian Bidang Litbang sudah mengeluarkan beberapa output dokumen kajian dan penelitian diantaranya :\u00a0 12 Kajian dari 2019-2023 terkait tema UMKM, Industri, budaya,\u00a0 kebencanaan, politik, hukum, lingkungan yang kesemuanya tercantum dalam Rencana Induk Kelitbangan Kota Serang Tahun 2018-2023.\u00a0 Sementara itu untuk inovasi daerah yang mulai dirintis dari Tahun 2021 sudah memiliki 78 inovasi\u00a0 dan sudah menorehkan prestasi pada tingkat nasional\u00a0 yaitu pada Tahun 2022 masuk kedalam kategori Kota Terinovatif pada ajang IGA <em>(Index Government Award) <\/em>Kementrian Dalam Negeri.\u00a0 Keberadaan sumber daya dan sarana prasarana Iptek di Kota Serang dapat dilihat sebagai berikut :<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"448\">\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>Tabel 2. Sarana dan Prasarana Iptek di Kota Serang<\/p>\n<table width=\"323\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"143\">Nama Instansi<\/td>\n<td width=\"180\">Nama sarana prasarana IPTEK<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang<\/td>\n<td width=\"180\">UPTD Laboratorium Lingkungan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Dinas Kesehatan Kota Serang<\/td>\n<td width=\"180\">UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Serang<\/td>\n<td width=\"180\">UPTD Perlengkapan, Perbengkelan dan Laboratorium<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang<\/td>\n<td width=\"180\">Command Centre<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Ruang Konferensi jarak jauh (teleconference)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Data centre<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Wifi publik<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Jaringan OPD online<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Jaringan CCTV internal dan eksternal<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Universitas Sultan Ageng Tirtayasa<\/td>\n<td width=\"180\">UPT Pengembangan Bisnis, Kewirausahaan, dan Inkubator Bisnis<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Pusat Unggulan IPTEK (pusat inovasi)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Universitas Pendidikan Indonesia Serang<\/td>\n<td width=\"180\">Lab AIS (Automatic Identification<\/p>\n<p>System) untuk pelacakan dan monitor lalu lintas kapal di selat Sunda<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Selam Ilmiah<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Rantai Pasok<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Sumber Daya<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Budidaya Perikanan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Microteaching<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Universitas Terbuka (UBPJJ) Serang<\/td>\n<td width=\"180\">Laboratorium Komputer<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Ruang Tutorial<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Ruang Podcast dan Radio<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Wisma (rencana 2024)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Convention Center (rencana 2024)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Caf\u00e9 (rencana 2024)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Universitas Banten Jaya<\/td>\n<td width=\"180\">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Inkubator Bisnis<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Pusat pendidikan dan pelatihan<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Pusat Inovasi<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Universitas Serang Raya<\/td>\n<td width=\"180\">Pusat Inkubasi Bisnis (Pusat Kajian<\/p>\n<p>Bisnis, dikelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\">Universitas Bina Bangsa<\/td>\n<td width=\"180\">Pusat Inkubasi Bisnis<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\">Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"143\"><\/td>\n<td width=\"180\"><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber : Bappeda Kota Serang, 2023<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"405\">\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>Tabel 1. Sumber Daya Manusia Iptek di Kota Serang<\/p>\n<table width=\"296\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"26\">No<\/td>\n<td width=\"186\">Instansi<\/td>\n<td width=\"45\">SDM Iptek<\/td>\n<td width=\"39\">Jumlah<\/p>\n<p>(orang)<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">1<\/td>\n<td width=\"186\">Pemerintah Kota Serang- Bidang penelitian dan pengembangan Bappeda<\/td>\n<td width=\"45\">Peneliti<\/p>\n<p>Analis<\/p>\n<p>kebijakan<\/td>\n<td width=\"39\">1<\/p>\n<p>3<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">2<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Sultan Ageng Tirtayasa<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">883<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">3<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">339<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">4<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Pendidikan Indonesia Serang<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">47<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">5<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Terbuka (UPBJJ) Serang<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">724<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">6<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Serang Raya<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">224<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">7<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Bina Bangsa<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">416<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">8<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Primagraha<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">213<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">9<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Banten Jaya<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">113<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">10<\/td>\n<td width=\"186\">AMIK Serang<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">9<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">11<\/td>\n<td width=\"186\">AAKPI<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">32<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">12<\/td>\n<td width=\"186\">Sekolah Tingg Ilmu Kesehatan (STIKES) Salsabila<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">34<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">13<\/td>\n<td width=\"186\">Akademi Keperawatan Pemda Kabupaten Serang<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">Belum ada data<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">14<\/td>\n<td width=\"186\">Institut Agama Islam Banten (IAIB)<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">31<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">15<\/td>\n<td width=\"186\">Poltekkes Banten<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">42<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">16<\/td>\n<td width=\"186\">Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Maulana Yusuf<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">7<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">17<\/td>\n<td width=\"186\">Universitas Banten (dulu STIE Banten)<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">50<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">18<\/td>\n<td width=\"186\">Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Wangsa Jaya<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">Belum ada data<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">19<\/td>\n<td width=\"186\">Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Banten<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">23<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">20<\/td>\n<td width=\"186\">Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pelita Pratama Al- Azhar<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">Belum ada data<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\">21<\/td>\n<td width=\"186\">Sekolah Tinggi Manajemen Informatika &amp;Komputer (STMIK) Muhammadiyah Banten<\/td>\n<td width=\"45\">Dosen<\/td>\n<td width=\"39\">Belum ada data<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"26\"><\/td>\n<td width=\"186\">TOTAL<\/td>\n<td width=\"45\"><\/td>\n<td width=\"39\">3191<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber : Bappeda Kota Serang dan Dikti, 2023<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"397\">\n<table width=\"100%\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>Tabel 3 Pagu Anggaran Bidang Litbang Bappeda\u00a0 Kota Serang<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"39\">Tahun<\/td>\n<td width=\"121\">Pagu Anggaran<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"39\">2018<\/td>\n<td width=\"121\">Rp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 558.540.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"39\">2019<\/td>\n<td width=\"121\">Rp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2.064.834.200<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"39\">2020<\/td>\n<td width=\"121\">Rp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 763.225.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"39\">2021<\/td>\n<td width=\"121\">Rp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 828.462.000<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"39\">2022<\/td>\n<td width=\"121\">Rp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 1.077.435.922<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"39\">2023<\/td>\n<td width=\"121\">Rp\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 2.048.673.100<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Sumber : Bappeda Kota Serang, 2023<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>Koordinasi dan sinkronisasi antar pelaku kelitbangan <em>(pentahelix)<\/em> di Kota Serang seperti : masyarakat\/komunitas, akademisi, pebisnis, media, dan pemerintah selama ini belum terjalin secara maksimal. Keterlibatan perguruan tinggi baik negeri dan swasta yang ada di Kota Serang baru berbentuk kerja sama kegiatan rutin seperti kegiatan pengabdian kepada masyarakat (kuliah kerja nyata dan kuliah kerja lapangan) kemudian keterlibatan akademisi untuk pemenuhan kebutuhan kajian dan penelitian di Pemerintah Kota Serang. Sarana dan prasarana Iptek\u00a0 fungsi pemakainnya juga belum dimaksimalkan.\u00a0\u00a0 Padahal jumlah ketersedian sumber daya Iptek di Kota Serang (SDM, sarana dan prasarana) bisa dimanfaatkan secara optimal ketika kolaborasi multi pihak terjalin sehingga saling menguntungkan satu sama lain.<\/p>\n<p><strong>PERMASALAHAN<\/strong><\/p>\n<p>Belum adanya regulasi\/peraturan terkait Pembentukan BRIDA Kota Serang<\/p>\n<p>Mengacu pada Pasal 17 Permendagri\u00a0 Nomor 7 Tahun 2023 bahwa penyesuaian nomenklatur, tugas, fungsi, dan susunan organisasi badan fungsi penunjang urusan pemerintahan di bidang Penelitian dan Pengembangan menjadi BRIDA dilaksanakan paling lama 1 (satu) tahun terhitung sejak Peraturan Menteri ini mulai berlaku. \u00a0Pemerintah Kota Serang sampai batas waktu yang ditentukan belum juga memiliki regulasi yang menjadi dasar pembentukan BRIDA Kota Serang, padahal regulasi tersebut sangat dibutuhkan sebagai kekuatan hukum\u00a0 keberadaan suatu organisasi.<\/p>\n<p><strong><em>Belum dilakukan p<\/em><\/strong><strong><em>ersiapan <\/em><\/strong><strong><em>penyusunan peng<\/em><\/strong><strong><em>anggaran dalam rangka <\/em><\/strong><strong><em>p<\/em><\/strong><strong><em>embent<\/em><\/strong><strong><em>u<\/em><\/strong><strong><em>kan B<\/em><\/strong><strong><em>RIDA<\/em><\/strong><strong><em> Kota Serang<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Konsekuensi logis terbentuknya organisasi perangkat daerah baru adalah adanya kebutuhan anggaran\u00a0 untuk biaya operasional maupun anggaran untuk pelaksanaan program dan kegiatan. Persiapan penghitungan kebutuhan anggaran untuk pembentukan BRIDA mutlak diperlukan untuk menjamin kesiapan pembentukan dan keberlanjutan pelaksanaan tugas dan fungsi BRIDA Kota Serang selanjutnya.<\/p>\n<p><strong><em>Belum dilakukan <\/em><\/strong><strong><em>pemetaan dan penghitungan\u00a0 kebutuhan s<\/em><\/strong><strong><em>umber <\/em><\/strong><strong><em>d<\/em><\/strong><strong><em>aya <\/em><\/strong><strong><em>m<\/em><\/strong><strong><em>anusia (SDM)\u00a0 dalam <\/em><\/strong><strong><em>u<\/em><\/strong><strong><em>paya <\/em><\/strong><strong><em>pengisian formasi\u00a0 jabatan\u00a0 pada <\/em><\/strong><strong><em>BRIDA Kota Serang.<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Pemetaan dan penghitungan jumlah dan susunan pegawai\u00a0 diperlukan dalam suatu satuan organisasi untuk mampu melaksanakan tugas pokok dalam jangka waktu tertentu. Pemerintah Kota Serang belum melakukan pemetaan dan penghitungan formasi untuk pengisian jabatan (struktural dan fungsional) BRIDA Kota Serang. Persiapan pemenuhan personalia ini diperlukan untuk menjamin penempatan pegawai sesuai dengan prinsip <em>\u201cthe right man on the right place\u201d.<\/em><\/p>\n<p><strong><em>Kurang <\/em><\/strong><strong><em>maksimalnya koordinasi antar <\/em><\/strong><strong><em>l<\/em><\/strong><strong><em>embaga dan stakeholder dalam upaya pembentukan BRIDA Kota Serang.<\/em><\/strong><\/p>\n<p>Pemerintah Kota Serang belum maksimal dalam melakukan koordinasi dan konsultasi \u00a0dengan lembaga di pusat baik itu dengan BRIN maupun Kementrian Dalam Negeri. Selain itu koordinasi \u00a0dengan \u00a0stakeholder \u00a0lain\u00a0 yang terkait yang berperan dalam pembentukan BRIDA Kota Serang seperti perguruan tinggi, lembaga riset swasta, komunitas ilmiah remaja (KIR) di sekolah dan asosiasi profesi (perhimpunan periset indonesia\/PPI).<br \/>\n<strong>REKOMENDASI KEBIJAKAN<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Pemerintah Kota Serang dalam hali ini (Bagian Hukum dan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Serang serta Bappeda Kota Serang ) dan DPRD Kota Serang\u00a0 perlu melakukan percepatan pembahasan dan pengesahan Peraturan Daerah tentang Pembentukan BRIDA Kota Serang.<\/li>\n<li>Pemerintah Kota Serang melalui TAPD perlu segera membahas terkait anggaran yang dibutuhkan dalam rangka mendukung pembentukan dan pelaksanaan program kegiatan BRIDA Kota Serang. Pelaksanakan program dan kegiatan BRIDA terlebih lebih dahulu merumuskan target kinerja yang akan dicapai, kemudian perumusan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan, serta \u00a0anggaran\u00a0 yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program dan kegiatan tersebut.<\/li>\n<li>Pemerintah Kota Serang dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang dan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Serang Daerah perlu menyiapkan formasi dan pemenuhan kebutuhan personalia (penerimaan pegawai) yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tugas pokok dan fungsi\u00a0 BRIDA Kota Serang.<\/li>\n<li>Pemerintah Kota Serang dan DPRD Kota Serang menginisiasi dan memaksimalkan koordinasi lintas lembaga\/instansi\/stakeholder terkait dalam upaya pembentukan BRIDA Kota Serang. Koordinasi dalam proses kesepakatan bersama baik dalam bentuk rapat dengar pendapat dewan terhadap stakeholder seperti (perangkat daerah, akademisi, masayarakat, media dan kalangan usaha) yang ada di Kota Serang, melakukan <em>focuss group discusion<\/em> (FGD) antar Pemerintah Kota Serang dengan stakeholder terkait (akademisi, komunitas (KIR), asosiasi profesi (PPI)\u00a0 media dan kalangan usaha),\u00a0 serta melakukan konsultasi terhadap instansi pembina teknis yaitu BRIN dan instansi induk yaitu \u00a0Kementrian Dalam Negeri dan lainnya.<\/li>\n<\/ol>\n<p><strong>KESIMPULAN<\/strong><br \/>\nBerdasarkan Analisis Dampak dengan teknik Analisa Matriks, dapat disimpulkan bawa rekomendasi yang dipilih menjadi prioritas untuk dilaksanakan adalah rekomendasi ke satu yang ditujukan untuk Pemerintah \u00a0Kota Serang dalam hal ini adalah Walikota Serang dan DPRD Kota Serang \u00a0yaitu membentuk regulasi yaitu Peraturan Daerah tentang Pembentukan BRIDA Kota Serang yang nanti ditindaklanjuti dengan Peraturan Walikota tentang kedudukan, susunan organisasi, tugas dan fungsi serta tata kerja \u00a0BRIDA Kota Serang. Sedangkan alternatif kedua dan ketiga dapat dilakukan secara simultan dan sinergi karena melibatkan banyak stakeholder\/lembaga.<br \/>\n<strong>DAFTAR PUSTAKA<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2021 tentang Badan Riset dan Inovasi Nasional;<\/li>\n<li>Permendagri 7 Tahun 2023 Tentang Pedoman, Pembentukan dan Nomenklatur Badan Riset dan Inovasi Daerah;<\/li>\n<li>Peraturan Kepala BRIN Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Riset dan Inovasi di Daerah;<\/li>\n<li>Peraturan Daerah Kota Serang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Serang;<\/li>\n<li>Peraturan Daerah Kabupaten Sigi Nomor 5 Tahun 2023 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah;<\/li>\n<li>Peraturan Bupati Sigi Nomor 26 Tahun 2023 Tentang Tugas, Fungsi Dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan, Riset Dan Inovasi Daerah;<\/li>\n<li>Roos, , Pike, S., &amp; Kalliokoski, P. (2012). <em>The Increasing Importance of Research and Technology Organisations in Global Innovation Systems. The SMS Special Conference, Globalisation of Innovation Strategies: Novel Moves for a Global Game, (June), 1\u201352<\/em><em>;<\/em><\/li>\n<li>Artikel ini telah tayang di <a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/\">com<\/a> dengan judul &#8220;Kepala BRIN Sebut BRIDA Dibentuk untuk Perkuat Riset dan Inovasi di Tanah Air&#8221;, Klik untuk baca: <a href=\"https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/04\/20\/15102871\/kepala-brin-sebut-brida-dibentuk-untuk-perkuat-riset-dan-inovasi-di-tanah\">https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/04\/20\/15102871\/kepala-brin-sebut-<\/a> <a href=\"https:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2022\/04\/20\/15102871\/kepala-brin-sebut-brida-dibentuk-untuk-perkuat-riset-dan-inovasi-di-tanah\">brida-dibentuk-untuk-perkuat-riset-dan-inovasi-di-tanah<\/a>;<\/li>\n<li><a href=\"https:\/\/www.antaranews.com\/berita\/3272397\/brin-fokus-koordinasi-pembentukan-brida-di-daerah\">BRIN fokus koordinasi pembentukan Brida di daerah &#8211; ANTARA News<\/a> <a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/humaniora\/2023\/06\/14\/51-brida-terbentuk-brin-gencarkan-sosialisasi\">Percepatan Pembentukan Brida untuk Kembangkan Riset dan Inovasi Daerah &#8211;<\/a> <a href=\"https:\/\/www.kompas.id\/baca\/humaniora\/2023\/06\/14\/51-brida-terbentuk-brin-gencarkan-sosialisasi\">id<\/a>;<\/li>\n<li><a href=\"http:\/\/repository.nobel.ac.id\/id\/eprint\/669\/1\/Naskah%20Akademik%20Pembent\">http:\/\/repository.nobel.ac.id\/id\/eprint\/669\/1\/Naskah%20Akademik%20Pembent<\/a>ukan%20BRIDA%20Kota%20Makassa<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>POLICY BRIEF BRIDA KOTA SERANG DALAM PENANTIAN Policy Brief ini ditulis oleh: Yusi Yustika, S.IP., ME (Pemkot Serang) Irma Suryani, SSTP., M.Ak (Pemprov NTB) Policy Brief ini ditujukan untuk: Pemerintah Kota Serang DPRD Kota serang BRIDA KOTA SERANG DALAM PENANTIAN Yusi Yustika, S.IP., ME (Pemkot Serang) Irma Suryani, SSTP., M.Ak (Pemprov NTB) RINGKASAN EKSEKUTIF Pembentukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":532,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-24143","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24143","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24143"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24143\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/532"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24143"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24143"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24143"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}