{"id":24023,"date":"2026-02-23T17:48:44","date_gmt":"2026-02-23T09:48:44","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=24023"},"modified":"2026-02-24T12:15:55","modified_gmt":"2026-02-24T04:15:55","slug":"ramai-di-sosmed-ibu-tiri-bunuh-anak-sambung-alfahrizal-ha-itu-keji-dan-tak-berempati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/ramai-di-sosmed-ibu-tiri-bunuh-anak-sambung-alfahrizal-ha-itu-keji-dan-tak-berempati\/24023\/","title":{"rendered":"Ramai di Sosmed, Ibu Tiri Bunuh Anak Sambung, Alfahrizal HA :&#8221;Itu Keji Dan Tak Berempati&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-24024\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM.jpeg\" alt=\"\" width=\"329\" height=\"411\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM.jpeg 1280w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM-240x300.jpeg 240w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM-819x1024.jpeg 819w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM-768x960.jpeg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM-1229x1536.jpeg 1229w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM-750x938.jpeg 750w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/WhatsApp-Image-2026-02-23-at-3.34.57-PM-1140x1425.jpeg 1140w\" sizes=\"(max-width: 329px) 100vw, 329px\" \/><\/p>\n<p><strong>Jawa Barat, JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Yayasan Pusat Kajian Dan Bantuan Hukum Hipkumsi Hadir Mengkritisi Apa yang sedang ramai terjadi saat ini, publik di gemparkan oleh seorang ibu tiri yang dengan sengaja melakukan penganiayaan kepada Anak sambung.<\/p>\n<p>Kejadian ini menimpa seorang anak laki-laki berusia 12 tahun berinisial NS, warga Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia diduga tewas akibat disiksa oleh ibu tirinya yang berinisial TR.<\/p>\n<p>Korban sempat dilarikan ke RSUD Jampang Kulon pada 20 Februari 2026 sebelum akhirnya meninggal dunia. Hasil pemeriksaan awal dan autopsi di RS Bhayangkara menemukan luka bakar di sekujur tubuh korban, termasuk lengan, punggung, bibir, dan hidung. Bahkan, ada kesaksian memilukan bahwa sebelum meninggal, korban sempat berbisik bahwa ia &#8220;disuruh minum air panas&#8221;.<\/p>\n<p>Kasus ini sekarang mendapat pengawalan ketat. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah mengecam keras tindakan keji ini (yang disebut sebagai kejahatan filisida). Selain itu, Komisi III DPR RI juga berjanji akan mengawal kasus ini sampai ke persidangan agar pelaku mendapat hukuman setimpal.<\/p>\n<p>Praktisi Hukum Alfahrizal HA Memberikan pendapat, Sanksi kepada terduga pelaku pasal 80 Ayat 3 &amp; 4 UU perlindungan Anak, Kedua Pasal tersebut dengan sanksi lebih dari 20 tahun penjara dan atau denda paling banyak 3milliar.<\/p>\n<p>Alfahrizal HA, juga menjelaskan di UU KDRT Pasal 44 ayat (3) Sanksinya 15 Tahun atau denda 45 juta.<\/p>\n<p>Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan bantuan hukum Hipkumsi ini juga berbicara tentang pembunuhan berencana dalam undang-undang KUHP Nasional yang baru berlaku di tahun 2026 ini,<br \/>\nsebagaimana bunyi pasal 459 Tentang Pembunuhan Berencana dalam KUHP Nasional Berbunyi : &#8220;Setiap Orang yang dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, dipidana karena pembunuhan berencana, dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun.&#8221;<\/p>\n<p>Dalam penutupnya dihadapan media Alfahrizal Menjelaskan bahawa : &#8220;Saya kira seluruh pihak wajib untuk dapat menjaga diri, terlebih di bulan suci ramadhan ini, sikap keji dan tak layak di tiru ini harus menjadi pelajaran bagi para orang tua, untuk lebih berhati-hati dalam mengambil sikap dan keputusan, apapun itu akan berdampak pada buah hati kita.&#8221; paparnya<\/p>\n<p>#AlfahrizalHA #Hipkumsi #Advokat #Pengacara #AlfahrizalHa<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jawa Barat, JurnalPost.com &#8211; Yayasan Pusat Kajian Dan Bantuan Hukum Hipkumsi Hadir Mengkritisi Apa yang sedang ramai terjadi saat ini, publik di gemparkan oleh seorang ibu tiri yang dengan sengaja melakukan penganiayaan kepada Anak sambung. Kejadian ini menimpa seorang anak laki-laki berusia 12 tahun berinisial NS, warga Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Ia diduga [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24024,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-24023","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=24023"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/24023\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/24024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=24023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=24023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=24023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}