{"id":23954,"date":"2026-02-17T15:52:23","date_gmt":"2026-02-17T07:52:23","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=23954"},"modified":"2026-02-17T15:52:23","modified_gmt":"2026-02-17T07:52:23","slug":"usai-banjir-bandang-warga-seuneubok-pidie-kini-nikmati-air-bersih-melalui-teknologi-penyaringan-air-dari-universitas-samudra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/usai-banjir-bandang-warga-seuneubok-pidie-kini-nikmati-air-bersih-melalui-teknologi-penyaringan-air-dari-universitas-samudra\/23954\/","title":{"rendered":"USAI BANJIR BANDANG, WARGA SEUNEUBOK PIDIE KINI NIKMATI AIR BERSIH MELALUI TEKNOLOGI PENYARINGAN AIR DARI UNIVERSITAS SAMUDRA"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-23955\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aaa.jpg\" alt=\"\" width=\"774\" height=\"243\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aaa.jpg 774w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aaa-300x94.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aaa-768x241.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/aaa-750x235.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 774px) 100vw, 774px\" \/><\/p>\n<p><strong>Seuneubok Pidie, JurnalPost.com<\/strong> \u2013 Sejak banjir bandang menerjang Aceh Tamiang pada 26 November 2025, kehidupan warga Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Manyak Payed, tak lagi sama. Selain merusak rumah dan lahan pertanian, bencana tersebut meninggalkan persoalan mendasar yakni krisis air bersih. Pascabencana, air sumur yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan rumah tangga<br \/>\ntercemar lumpur dan limbah, dengan kandungan zat besi (Fe) dan mangan (Mn) tinggi yang membuat air keruh dan berbau, sehingga air tak layak digunakan.<\/p>\n<p>Akibatnya, sebagian keluarga terpaksa membeli air bersih. Pengeluaran untuk membeli air tersebut menjadi beban tambahan di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih. Uang yang seharusnya dapat digunakan untuk memperbaiki usaha kecil atau mengolah kembali lahan pertanian, terpaksa dialihkan.<\/p>\n<p>Melihat kondisi tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana Universitas Samudra (UNSAM) hadir langsung memberikan solusi. Tim memasang sistem penyaringan air berbasis tabung filtarsi yang ditempatkan di Meunasah Desa, yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, agar dapat diakses secara gratis dan mudah oleh seluruh masyarakat.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-23957\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Gambar4-1.jpg\" alt=\"\" width=\"444\" height=\"250\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Gambar4-1.jpg 444w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/Gambar4-1-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 444px) 100vw, 444px\" \/><\/p>\n<p>Kehadiran teknologi penyaringan air ini disambut antusias oleh aparatur desa, masyarakat, serta Pendamping Lokal Desa Manyak Payed. Datok Penghulu Seuneubok Pidie, Tgk. H. Muslim, menyebut ketersediaan air bersih sebagai langkah penting dalam proses pemulihan. \u201cDulu, warga harus membeli air karena sumur keruh. Sekarang, Alhamdulillah, air bersih sudah tersedia di meunasah. Ini langkah nyata pemulihan pasca bencana karena sangat membantu masyarakat\u201d ucapnya penuh syukur.<\/p>\n<p>Selain itu, Kasiani, S.ST Pendamping Lokal Desa (PDL), mengapresiasi langkah cepat UNSAM dalam merespon kebutuhan pascabencana. &#8220;Ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan solusi jangka panjang karena air bersih adalah kebutuhan utama. Adanya teknologi ini masyarakat tidak lagi terbebani biaya tambahan dan saya berharap fasilitas ini dirawat bersama agar manfaatnya terus dapat dirasakan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Ketua tim PKM, Desyana Putri, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa sistem filtrasi sesuai dengan kondisi kualitas air setempat. Teknologi tersebut menggunakan tabung filter berbahan FRP\/PVC dengan beberapa lapisan media penyaring. Pasir silika berfungsi menyaring partikel kasar, karbon aktif menghilangkan bau dan zat kimia, sedangkan zeolit membantu menurunkan kandungan logam dan kesadahan air. Sistem ini juga dilengkapi housing filter untuk menyaring kontaminan mikroba. \u201cTujuan kami bukan hanya menyediakan air bersih, tetapi juga mengurangi beban ekonomi warga. Kami ingin memastikan solusi ini bisa digunakan dalam jangka panjang,\u201d jelasnya saat kegiatan instalasi, Sabtu (14\/2\/2026).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-23958\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/wqwqwqw.jpg\" alt=\"\" width=\"612\" height=\"425\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/wqwqwqw.jpg 612w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/wqwqwqw-300x208.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 612px) 100vw, 612px\" \/><\/p>\n<p>Tak berhenti pada pemasangan alat, tim yang turut melibatkan mahasiswa juga memberikan pelatihan kepada warga tentang cara perawatan sistem, mulai dari proses backwash hingga penggantian media filter secara berkala. Pendekatan ini dilakukan agar masyarakat mampu mengelola teknologi secara mandiri.<\/p>\n<p>Kini, suasana di meunasah tak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah dan musyawarah, tetapi juga titik distribusi air bersih bagi warga. Penghematan biaya air yang sebelumnya mencapai ratusan ribu rupiah per bulan kini dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih produktif seperti untuk modal usaha kecil, biaya sekolah anak, atau perbaikan rumah yang rusak akibat banjir.<\/p>\n<p>Di tengah upaya bangkit dari bencana, air bersih menjadi simbol harapan baru. Bagi warga Seuneubok Pidie, aliran air jernih dari tabung filtrasi itu bukan sekadar kebutuhan dasar yang terpenuhi, tetapi juga tanda bahwa pemulihan perlahan mulai berjalan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Seuneubok Pidie, JurnalPost.com \u2013 Sejak banjir bandang menerjang Aceh Tamiang pada 26 November 2025, kehidupan warga Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Manyak Payed, tak lagi sama. Selain merusak rumah dan lahan pertanian, bencana tersebut meninggalkan persoalan mendasar yakni krisis air bersih. Pascabencana, air sumur yang selama ini menjadi sumber utama kebutuhan rumah tangga tercemar lumpur dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23956,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-23954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23954"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23954\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23956"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}