{"id":23487,"date":"2026-01-16T23:22:56","date_gmt":"2026-01-16T15:22:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=23487"},"modified":"2026-01-16T23:24:37","modified_gmt":"2026-01-16T15:24:37","slug":"dorong-umkm-camilan-sehat-tim-kkn-untag-surabaya-inovasikan-alat-pencetak-stick-daun-kelor-di-desa-penanggungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/dorong-umkm-camilan-sehat-tim-kkn-untag-surabaya-inovasikan-alat-pencetak-stick-daun-kelor-di-desa-penanggungan\/23487\/","title":{"rendered":"Dorong UMKM Camilan Sehat, Tim KKN Untag Surabaya Inovasikan Alat Pencetak Stick Daun Kelor di Desa Penanggungan"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_23488\" aria-describedby=\"caption-attachment-23488\" style=\"width: 447px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-112.jpg\" alt=\"\" width=\"447\" height=\"335\" class=\"size-full wp-image-23488\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-112.jpg 447w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-112-300x225.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 447px) 100vw, 447px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-23488\" class=\"wp-caption-text\">Penyerahan alat pencetak stik daun kelor kepada mitra (serah terima\/BAST)<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Untag Surabaya yang bertugas di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, melaksanakan program kerja di mitra UMKM stick daun kelor milik Bu Nunuk yang berlokasi di Dusun Ngembes. Program tersebut mengusung tema \u201cInovasi Alat Pencetak Stick Daun Kelor untuk UMKM Camilan Sehat\u201d sebagai upaya membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi produksi dan menjaga kualitas hasil produk.<\/p>\n<p>Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim yang beranggotakan Muhammad Adib Fikri, Donny Pratama, Azlan Mauliadin, Dhika Arief Ryanto, dan Dwi Risqi Qurnia. Fokus utama kegiatan adalah penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pencetak stick daun kelor yang dirancang agar proses pencetakan lebih rapi, lebih cepat, dan hasilnya lebih seragam dibanding cara manual.<\/p>\n<p>Selama ini, proses produksi pada skala UMKM sering terkendala pada keterbatasan alat. Pencetakan yang masih dilakukan secara konvensional membuat pekerjaan lebih menguras tenaga, memakan waktu lebih lama, serta bentuk stick yang dihasilkan berpotensi tidak konsisten. Padahal, produk olahan daun kelor memiliki peluang pasar yang cukup baik karena dikenal sebagai camilan yang bisa diposisikan sebagai alternatif lebih sehat.<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi penggunaan alat TTG. Tim KKN menjelaskan fungsi alat, cara pengoperasian yang aman, serta langkah perawatan setelah digunakan agar kebersihan dan ketahanan alat tetap<\/p>\n<p>terjaga. Sosialisasi dilakukan secara praktik langsung bersama mitra, sehingga Bu Nunuk dan pihak terkait bisa memahami alur kerja dari persiapan hingga proses pencetakan.<\/p>\n<p>Setelah sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan adonan stick daun kelor. Pelatihan ini menekankan ketepatan takaran dan teknik pengolahan adonan agar lebih stabil saat dicetak, tidak mudah lengket, dan menghasilkan tekstur yang sesuai setelah digoreng. Dengan standar adonan yang lebih konsisten, proses produksi diharapkan menjadi lebih mudah diulang setiap hari, sekaligus mengurangi kegagalan hasil.<\/p>\n<p>Melalui inovasi alat dan pelatihan tersebut, tim KKN mendorong agar UMKM memiliki proses kerja yang lebih tertata. Ketika pencetakan lebih cepat dan hasil lebih seragam, maka kualitas produk juga meningkat, termasuk saat masuk tahap pengemasan dan pemasaran. Tim juga menekankan pentingnya menjaga higienitas selama produksi karena produk merupakan olahan pangan yang berkaitan langsung dengan kepercayaan konsumen.<\/p>\n<p>Bu Nunuk sebagai mitra UMKM menyambut baik program yang dijalankan. Pendampingan yang diberikan dinilai membantu karena tidak hanya memberikan alat, tetapi juga memberikan pemahaman cara penggunaan serta pembiasaan standar produksi yang lebih rapi. Harapannya, proses produksi bisa lebih ringan dan kapasitas produksi dapat meningkat seiring bertambahnya permintaan.<\/p>\n<p>Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung pemberdayaan potensi lokal Desa Penanggungan. Daun kelor yang tersedia di lingkungan sekitar dapat diolah menjadi produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha rumahan. Ke depan, tim berharap inovasi ini dapat menjadi langkah awal pengembangan UMKM camilan sehat, baik dari sisi produksi, kualitas, hingga kesiapan untuk memperluas pasar.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Untag Surabaya yang bertugas di Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, melaksanakan program kerja di mitra UMKM stick daun kelor milik Bu Nunuk yang berlokasi di Dusun Ngembes. Program tersebut mengusung tema \u201cInovasi Alat Pencetak Stick Daun Kelor untuk UMKM Camilan Sehat\u201d sebagai upaya membantu pelaku usaha meningkatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23488,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-23487","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23487","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23487"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23487\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23488"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23487"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23487"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23487"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}