{"id":23462,"date":"2026-01-16T19:01:37","date_gmt":"2026-01-16T11:01:37","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=23462"},"modified":"2026-01-16T19:01:37","modified_gmt":"2026-01-16T11:01:37","slug":"bukan-hanya-sekedar-slogan-pacet-berupaya-hapus-jejak-bullying-di-lingkungan-sekolah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/bukan-hanya-sekedar-slogan-pacet-berupaya-hapus-jejak-bullying-di-lingkungan-sekolah\/23462\/","title":{"rendered":"Bukan Hanya Sekedar Slogan, Pacet Berupaya Hapus Jejak Bullying Di Lingkungan Sekolah"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_23463\" aria-describedby=\"caption-attachment-23463\" style=\"width: 475px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-106.jpg\" alt=\"\" width=\"475\" height=\"267\" class=\"size-full wp-image-23463\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-106.jpg 475w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-106-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 475px) 100vw, 475px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-23463\" class=\"wp-caption-text\">Foto dokumentasi asli saat penyuluhan<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Program Kerja Sosialisasi Anti-Bullying yang dilaksanakan di SDN Pacet 1 memperoleh tanggapan positif dari berbagai pihak yang terlibat dalam lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mencegah terjadinya perilaku perundungan sejak dini, mengingat sekolah dasar merupakan tahap awal pembentukan karakter, sikap sosial, dan kepribadian peserta didik.<\/p>\n<p>Dari sudut pandang pihak sekolah, guru dan tenaga pendidik menilai bahwa sosialisasi anti-bullying memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai perilaku yang tidak dibenarkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Sebelumnya, sebagian siswa masih menganggap tindakan seperti mengejek, memberi julukan yang merendahkan, atau mengucilkan teman sebagai bentuk candaan. Melalui sosialisasi ini, siswa mulai memahami bahwa tindakan tersebut dapat melukai perasaan, menurunkan rasa percaya diri, serta berdampak negatif pada kondisi psikologis korban.<\/p>\n<p>Pelaksanaan program ini juga dinilai efektif karena menggunakan metode penyampaian yang komunikatif dan sesuai dengan usia siswa. Materi disampaikan dengan bahasa sederhana, contoh konkret, serta media visual yang menarik, sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik. Interaksi dua arah antara pemateri dan siswa membuat suasana kegiatan lebih hidup dan mendorong siswa untuk aktif bertanya serta menyampaikan pendapat.<\/p>\n<p>Dari perspektif siswa, kegiatan sosialisasi anti-bullying dianggap sebagai pengalaman yang bermanfaat dan menyenangkan. Siswa menjadi lebih memahami berbagai bentuk bullying, baik secara verbal, fisik, maupun sosial. Setelah mengikuti kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan kesadaran untuk bersikap lebih sopan dalam berkomunikasi, menghargai perbedaan, serta menghindari tindakan yang dapat menyakiti teman. Beberapa siswa juga menunjukkan keberanian untuk menegur atau melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Opini publik juga menilai bahwa program sosialisasi anti-bullying berkontribusi dalam menciptakan iklim sekolah yang lebih aman dan kondusif. Hubungan antar siswa menjadi lebih harmonis, dan suasana belajar di kelas terasa lebih nyaman. Program ini dipandang sebagai bagian penting dari pendidikan karakter karena menanamkan nilai empati, toleransi, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai dalam kehidupan sosial.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, opini publik mendukung penuh pelaksanaan Program Kerja Sosialisasi Anti-Bullying di SDN Pacet 1 dan berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Program ini dinilai tidak hanya sebagai kegiatan edukatif sesaat, tetapi sebagai upaya jangka panjang dalam membentuk budaya sekolah yang bebas dari perundungan. Dengan keberlanjutan dan dukungan dari seluruh pihak sekolah, sosialisasi anti-bullying diharapkan mampu meminimalisir kasus bullying serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah, dan mendukung perkembangan karakter siswa secara optimal.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Program Kerja Sosialisasi Anti-Bullying yang dilaksanakan di SDN Pacet 1 memperoleh tanggapan positif dari berbagai pihak yang terlibat dalam lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mencegah terjadinya perilaku perundungan sejak dini, mengingat sekolah dasar merupakan tahap awal pembentukan karakter, sikap sosial, dan kepribadian peserta didik. Dari sudut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23463,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-23462","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23462","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23462"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23462\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23463"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23462"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23462"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23462"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}