{"id":23441,"date":"2026-01-16T13:25:52","date_gmt":"2026-01-16T05:25:52","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=23441"},"modified":"2026-01-16T13:25:52","modified_gmt":"2026-01-16T05:25:52","slug":"bangun-budaya-saling-melindungi-mahasiswa-kkn-untag-surabaya-perkenalkan-inovasi-polisi-sekolah-di-sdn-pacet-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/bangun-budaya-saling-melindungi-mahasiswa-kkn-untag-surabaya-perkenalkan-inovasi-polisi-sekolah-di-sdn-pacet-1\/23441\/","title":{"rendered":"Bangun Budaya Saling Melindungi, Mahasiswa KKN Untag Surabaya Perkenalkan Inovasi \u201cPolisi Sekolah\u201d di SDN Pacet 1"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-102.jpg\" alt=\"\" width=\"1110\" height=\"624\" class=\"alignnone size-full wp-image-23443\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-102.jpg 1110w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-102-300x169.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-102-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-102-768x432.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar1-102-750x422.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1110px) 100vw, 1110px\" \/><\/p>\n<p><strong>Mojokerto, JurnalPost.com<\/strong> \u2014 Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak membutuhkan peran aktif seluruh warga sekolah, termasuk siswa itu sendiri. Berangkat dari pemikiran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menghadirkan inovasi bertajuk \u201cPolisi Sekolah Anti-Bullying\u201d dalam kegiatan edukasi anti-perundungan di SD Negeri Pacet 1, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.<\/p>\n<p>Kegiatan yang dilaksanakan pada 14\u201315 Januari 2026 ini merupakan respons atas temuan mahasiswa selama observasi awal, di mana masih terdapat perilaku ejekan, pengucilan, dan candaan berlebihan antar siswa yang berpotensi mengarah pada bullying. Banyak siswa belum memahami bahwa tindakan tersebut dapat berdampak serius pada kondisi psikologis teman sebaya mereka.<\/p>\n<p>Melalui program \u201cPolisi Sekolah\u201d, mahasiswa KKN mendorong siswa khususnya kelas 6 untuk berperan sebagai agen pelindung bagi teman-temannya. Siswa yang ditunjuk diberikan pemahaman mengenai tugas simbolis Polisi Sekolah, yaitu berani menegur perilaku perundungan, mengajak teman untuk bersikap saling menghargai, serta melaporkan kejadian bullying melalui jalur yang aman.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar2-44.jpg\" alt=\"\" width=\"692\" height=\"511\" class=\"alignnone size-full wp-image-23442\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar2-44.jpg 692w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Gambar2-44-300x222.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 692px) 100vw, 692px\" \/><\/p>\n<p>Inovasi ini diperkenalkan bersamaan dengan sosialisasi anti-bullying yang dikemas secara interaktif. Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa berdiskusi, melakukan simulasi sederhana, dan mengenali berbagai bentuk bullying, mulai dari verbal, sosial, hingga psikologis. Pendekatan ini membuat siswa lebih mudah memahami peran mereka dalam menjaga lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Keberadaan Polisi Sekolah juga diperkuat dengan pemasangan poster edukasi anti-bullying di area strategis sekolah. Poster tersebut menjadi pengingat visual bahwa setiap siswa memiliki tanggung jawab untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.<\/p>\n<p>Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, mahasiswa KKN turut menghadirkan kotak pengaduan pacet ramah anak yang dapat digunakan siswa untuk melaporkan tindakan perundungan secara tertutup. Mekanisme ini melengkapi peran Polisi Sekolah sebagai penghubung antara siswa dan guru dalam upaya pencegahan bullying.<\/p>\n<p>Pihak sekolah menyambut baik inovasi Polisi Sekolah karena dinilai mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab dan empati di kalangan siswa. Dengan melibatkan anak-anak secara langsung, pencegahan bullying tidak hanya bergantung pada guru, tetapi menjadi gerakan bersama di lingkungan sekolah.<\/p>\n<p>Melalui inovasi ini, mahasiswa KKN Untag Surabaya berharap SDN Pacet 1 dapat menjadi contoh sekolah dasar yang menanamkan nilai keberanian, kepedulian, dan perlindungan terhadap sesama sejak dini. Polisi Sekolah bukan sekadar simbol, melainkan langkah awal membangun budaya sekolah yang saling melindungi dan bebas dari perundungan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mojokerto, JurnalPost.com \u2014 Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak membutuhkan peran aktif seluruh warga sekolah, termasuk siswa itu sendiri. Berangkat dari pemikiran tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menghadirkan inovasi bertajuk \u201cPolisi Sekolah Anti-Bullying\u201d dalam kegiatan edukasi anti-perundungan di SD Negeri Pacet 1, Kecamatan Pacet, Kabupaten [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23443,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-23441","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23441","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23441"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23441\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23443"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23441"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23441"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23441"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}