{"id":23375,"date":"2026-01-15T14:52:18","date_gmt":"2026-01-15T06:52:18","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=23375"},"modified":"2026-01-15T14:52:18","modified_gmt":"2026-01-15T06:52:18","slug":"optimalisasi-media-pembelajaran-digital-melalui-canva-kahoot-dan-quizizz-sebagai-upaya-peningkatan-kualitas-pembelajaran-di-sdn-1-kedungudi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/optimalisasi-media-pembelajaran-digital-melalui-canva-kahoot-dan-quizizz-sebagai-upaya-peningkatan-kualitas-pembelajaran-di-sdn-1-kedungudi\/23375\/","title":{"rendered":"Optimalisasi Media Pembelajaran Digital melalui Canva, Kahoot dan Quizizz sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran di SDN 1 Kedungudi"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Picture1-5.jpg\" alt=\"\" width=\"370\" height=\"350\" class=\"aligncenter size-full wp-image-23376\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Picture1-5.jpg 370w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Picture1-5-300x284.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 370px) 100vw, 370px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com <\/strong>&#8211; Program Optimalisasi Media Pembelajaran melalui Canva, Kahoot, dan Quizizz merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di bawah bimbingan Dosen Pendamping Naufal Abdullah S.Kom.,M.kom dan tim terdiri dari Dhaniel Rahmadi, Dyka Sukma Dewi Chandra, Aditya Dwi Ramadhan , Afifah Nur Anggraeni dan Dzakkiyul Fikri. <\/p>\n<p>Kegiatan Pengabdian Mahasiswa Untag Surabaya pada masyarakat ini berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar melalui pemanfaatan teknologi digital. Program ini dirancang untuk memperkenalkan sekaligus mengoptimalkan penggunaan aplikasi desain dan evaluasi pembelajaran berbasis digital sebagai media bantu guru dalam menyampaikan materi dan melakukan penilaian hasil belajar siswa secara lebih efektif, kreatif, dan interaktif.<\/p>\n<p>Program kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan oleh sejumlah mahasiswa Untag Surabaya yang ditempatkan di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Sasaran utama kegiatan pada program ini adalah para guru SDN 1 Kedungudi sebagai tokoh kunci dalam proses pembelajaran. Namun, manfaat program ini tidak berhenti pada guru semata, melainkan juga dirasakan secara langsung oleh murid SDN 1 Kedungudi sebagai peserta didik yang mengalami perubahan metode pembelajaran ke arah yang lebih inovatif dan partisipatif.<\/p>\n<p>Program kerja ini dilaksanakan pada 8 dan 9 Januari 2025, yang dalam rangkaian Kegiatan Pengabdian pada masyarakatnya bertepatan dengan kebutuhan sekolah untuk meningkatkan kesiapan guru menghadapi tantangan pembelajaran di era digital. Pemilihan waktu ini dinilai tepat karena memberikan ruang bagi guru untuk memahami dan mempersiapkan media pembelajaran digital sebelum penerapan intensif dalam kegiatan belajar mengajar.<\/p>\n<p>Kegiatan berlangsung di SDN 1 Kedungudi, yang berlokasi di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Sebagai sekolah dasar yang berada di wilayah pedesaan dan hanya satu satunya Sekolah Dasar yang berada di wilayah Desa Kedungudi, yang membuat memiliki potensi besar dalam pengembangan kualitas pendidikan, namun masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi sebagai media pembelajaran yang optimal.<\/p>\n<p>Program kerja ini dilaksanakan karena dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa perkembangan teknologi pendidikan berjalan sangat cepat, sementara sebagian guru di tingkat sekolah dasar, khususnya di wilayah SDN 1 Kedungudi, masih menghadapi tantangan dalam mengakses dan menguasai media pembelajaran digital. Ketimpangan ini berpotensi memengaruhi kualitas pembelajaran dan daya tarik materi ajar bagi siswa. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang bersifat edukatif dan aplikatif agar guru mampu beradaptasi, sekaligus menjadikan teknologi sebagai sarana pendukung pembelajaran, bukan sebagai hambatan.<\/p>\n<p>Pelaksanaan program kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan melalui pendekatan pelatihan intensif dan pendampingan langsung. Mahasiswa Untag Surabaya memberikan penjelasan konseptual sekaligus praktik penggunaan media Canva, sebagai media untuk menyusun bahan ajar visual yang menarik, sistematis, dan mudah dipahami siswa, dan Kahoot dan Quizizz, sebagai media evaluasi pembelajaran berbasis kuis interaktif yang mendorong partisipasi aktif dan suasana belajar yang menyenangkan.<\/p>\n<p>Dari sudut pandang penulis, program ini menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tidak selalu harus dimulai dari kebijakan berskala besar, melainkan dapat diwujudkan melalui intervensi sederhana namun tepat sasaran. Guru memperoleh peningkatan literasi digital, kreativitas dalam menyusun materi, serta alternatif metode evaluasi yang lebih menyenangkan dan efektif. Sementara itu, siswa merasakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif, tidak monoton, dan mendorong partisipasi aktif di kelas. Pembelajaran berbasis kuis digital membantu meningkatkan motivasi belajar sekaligus memperkenalkan teknologi sebagai sarana edukatif sejak dini.<\/p>\n<p>Program ini menjadi bukti nyata peran strategis mahasiswa dan perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar. Harapan kedepannya, optimalisasi media pembelajaran digital di SDN 1 Kedungudi tidak berhenti pada masa KKN semata, melainkan berlanjut sebagai praktik pembelajaran berkelanjutan demi terciptanya pendidikan yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Program Optimalisasi Media Pembelajaran melalui Canva, Kahoot, dan Quizizz merupakan salah satu bentuk kegiatan pengabdian mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya di bawah bimbingan Dosen Pendamping Naufal Abdullah S.Kom.,M.kom dan tim terdiri dari Dhaniel Rahmadi, Dyka Sukma Dewi Chandra, Aditya Dwi Ramadhan , Afifah Nur Anggraeni dan Dzakkiyul Fikri. Kegiatan Pengabdian Mahasiswa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23376,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-23375","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23375","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=23375"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/23375\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/23376"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=23375"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=23375"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=23375"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}