{"id":2274,"date":"2023-07-09T12:12:28","date_gmt":"2023-07-09T04:12:28","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=2274"},"modified":"2023-07-09T12:12:28","modified_gmt":"2023-07-09T04:12:28","slug":"mahasiswa-untag-surabaya-sukses-gelar-kegiatan-pendampingan-pemanfaatan-media-digital-sebagai-bentuk-promosi-umkm-desa-segunung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mahasiswa-untag-surabaya-sukses-gelar-kegiatan-pendampingan-pemanfaatan-media-digital-sebagai-bentuk-promosi-umkm-desa-segunung\/2274\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Untag Surabaya Sukses Gelar Kegiatan Pendampingan Pemanfaatan Media Digital Sebagai Bentuk Promosi UMKM Desa Segunung"},"content":{"rendered":"<p><strong>JurnalPost.com<\/strong>, Surabaya, 08\/07\/23 &#8211; Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag) berhasil melepas mahasiswa Kuliah kerja nyata (KKN) sebanyak 1224 mahasiswa di beberapa wilayah di Mojokerto, salah satunya adalah desa Segunung, Mojokerto. kegiatan KKN diwilyah desa Segunung ini terbagi menjadi 5 Divisi, diantara ialah: Ekonomi Kreatif 1, Ekonomi Kreatif 2, Ekonomi Kreatif 3, Inovasi dan Internet Of Things. Acara pembukaan kegiatan KKN mahasiswa Untag Surabaya yang diselenggarakan di Balai desa Segunung dihadiri oleh bapak Sumadi Siswoutomo selaku kepala Desa, Bapak Kuswanto selaku sekretaris desa, dan Bapak Giono selaku babinsa desa untuk memberikan sambutan. dalam pemaparannya mereka sepakat menyebutkan bawah \u201cKKN universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, merupakan kegiatan positif dan sangat diharapkan dapat meninggalkan kegiatan yang bermanfaat sehingga bisa terus dilanjutkan oleh masyakarat desa Segunung\u201d serta turut hadir juga bapak Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom selaku Dosen Pendamping Lapangan (DPL) untuk memberikan sambutan. Dalam sabutannya Dey menyebutkan \u201cKegiatan KKN ini bukan sebagai ajang untuk menggurui siapapun, melainkan sebagai kegiatan untuk belajar bersama dalam memberikan manfaat melalui sinergi bersama antara mahasiswa Untag Surabaya dengan masyarakat desa Segunug\u201d. <\/p>\n<p>Ekonomi Kreatif 2 sukses adakan kegiatan pendampingan pemanfaatan media digital untuk pelaku UMKM diwilayah Segunung, Mojokerto. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dalam mendukung dan meningkatkan ekonomi kreatif desa. kegiatan ini berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 3-14 Juli 2023. Kegiatan ini disambut hangat oleh masyarakat dan perangkat desa segunung. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan serta mendampingi pelaku UMKM dalam memasarkan produk usahanya melalui media digital, sehingga diharapkan dapat memperkenalkan produk UMKM dan menambah peningkatan penjualan produk. Dalam Kegiatan ini, Universitas 17 Agustus 1945 mengirimkan 6 mahasiswanya untuk melakukan pendampingan, diantaranya adalah: Ayu Asri Khusnul Khotimah dari program studi Ilmu Komunikasi semester 6, Riska Oktapiani dari program studi Administrasi Negara semester 6 , Nur Rima dari program studi Ilmu Komunikasi semester 6, Rifhad Aminullah dari program studi Manajemen, Faried Abdillah dari program studi Ekonomi Pembangunan semester 6, Ahmat Riki dari program studi Manajemen semester 6. Dalam kegiatan ini mahasiswa Untag Surabaya, berhasil mengenalkan 2 produk unggulan UMKM desa segunung, diantaranya ialah produk Susu sapi murni dan Jemblem sebagai makanan khas desa Segunung. <\/p>\n<p>Mahasiswa juga terjun secara langsung dilapangan, seperti melihat proses pemerahan susu sapi dan pembuatan jemblem dimasing masing rumah produksi. Dalam kegiatan ini juga, mahasiswa mendampingi pemanfataan aplikasi, Instagram, Tiktok, dan Shopee sebagai media promosi, dengan menghadirkan konten konten yang sesuai dengan minat masyarakat saat ini, serta mendampingi kegiatan foto produk yang menarik untuk meningkatkan daya Tarik konsumen dan memfasilitasi desain logo serta kemasasan sebagai bentuk rebranding produk UMKM wilayah Segunung. kegiatan ini diharapkan mampu memperkenalkan produk desa segunung yang memiliki daya jual tinggi serta diharapkan mampu menjadi daya Tarik khas desa segunung dengan pemanfataan media digital sebagai media promosi desa. <\/p>\n<p>Dalam Kegiatan ini mahasiswa mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas 17 Agustus 1945 karena telah memberikan pengalaman yang menarik bagi mahasiswa, serta bapak Moh. Dey Prayogo, S.I.Kom., M.I.Kom selaku DPL karena sudah membimbing kami dari sebelum kegiatan hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Mahasiswa Untag Surabaya juga mengucapkan Terima kasih kepada seluruh masyarakat desa Segunung, Mojokerto karena telah menerima dengan hangat dan antusias terhadap pelaksaan program ini. dan juga serta kepada seluruh teman teman mahasiswa KKN desa Segunung, yang telah semangat dan membantu banyak untuk keberhasilan program ini, serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu karena telah berkontribusi dalam keberhasilan Kegiatan KKN di desa Segunung ini. <\/p>\n<p>Oleh: (<strong>Aa<\/strong>)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com, Surabaya, 08\/07\/23 &#8211; Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Untag) berhasil melepas mahasiswa Kuliah kerja nyata (KKN) sebanyak 1224 mahasiswa di beberapa wilayah di Mojokerto, salah satunya adalah desa Segunung, Mojokerto. kegiatan KKN diwilyah desa Segunung ini terbagi menjadi 5 Divisi, diantara ialah: Ekonomi Kreatif 1, Ekonomi Kreatif 2, Ekonomi Kreatif 3, Inovasi dan Internet [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2275,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[59,50,46,48,47],"class_list":["post-2274","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","tag-ecocampuss","tag-kampuskompeten","tag-kitauntagsurabaya","tag-untagsurabayakeren","tag-untukindonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2274","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2274"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2274\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2275"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2274"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2274"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2274"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}