{"id":21412,"date":"2025-12-07T10:52:56","date_gmt":"2025-12-07T02:52:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=21412"},"modified":"2025-12-07T10:52:56","modified_gmt":"2025-12-07T02:52:56","slug":"digitalisasi-bengkel-mobil-lokal-jalan-baru-umkm-hadapi-tantangan-zaman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/digitalisasi-bengkel-mobil-lokal-jalan-baru-umkm-hadapi-tantangan-zaman\/21412\/","title":{"rendered":"Digitalisasi Bengkel Mobil Lokal, Jalan Baru UMKM Hadapi Tantangan Zaman"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Gambar1-10.jpg\" alt=\"\" width=\"550\" height=\"390\" class=\"aligncenter size-full wp-image-21413\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Gambar1-10.jpg 550w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Gambar1-10-300x213.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Gambar1-10-120x86.jpg 120w\" sizes=\"(max-width: 550px) 100vw, 550px\" \/><\/p>\n<p><strong>Surabaya, JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan kecepatan dan kemudahan akses, pelaku UMKM di sektor jasa otomotif dituntut untuk melakukan penyesuaian. Persaingan dengan bengkel modern dan platform servis kendaraan berbasis aplikasi kian menguat. Pada kondisi inilah, upaya digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak lagi bisa ditunda.<\/p>\n<p>Hal tersebut terlihat dari pengalaman pengabdian masyarakat kami di Kelurahan Benowo, Surabaya. Salah satu UMKM yang kami dampingi adalah Bengkel Murni Jaya, bengkel mobil dan mobil besar milik Bapak Yakub, yang berlokasi di Jalan Raya Raci No. 09, Benowo, Surabaya. Bengkel ini sudah lama melayani masyarakat sekitar, namun masih mengandalkan sistem antre langsung tanpa pencatatan digital.<\/p>\n<p>Kondisi tersebut menimbulkan beberapa kendala, terutama pada jam sibuk. Antrean tidak dapat diprediksi, pelanggan sering menunggu lama, dan pemilik bengkel kesulitan mengatur jadwal kendaraan dengan pengerjaan yang membutuhkan durasi berbeda terlebih untuk mobil besar yang membutuhkan waktu lebih panjang.<\/p>\n<p>Melihat permasalahan itu, kelompok pengabdian masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menginisiasi pengembangan website booking servis. Platform ini memungkinkan pelanggan memilih jenis layanan, memesan jadwal, dan mengetahui estimasi waktu pengerjaan. Digitalisasi sederhana ini diharapkan dapat membantu pemilik usaha mengelola antrean sekaligus memberikan kenyamanan bagi pelanggan.<\/p>\n<p>Dalam praktiknya, sistem booking online tidak hanya mempermudah pencatatan, tetapi juga memberi keuntungan strategis bagi UMKM otomotif. Bengkel tidak lagi bergantung pada pelanggan yang datang secara spontan. Konsumen baru yang mencari layanan melalui internet kini dapat menemukan bengkel ini dengan lebih mudah. Selain itu, pelanggan dengan jadwal padat dapat mengatur waktu kunjungan tanpa perlu membuang waktu menunggu.<\/p>\n<p>Digitalisasi juga membuka peluang peningkatan profesionalitas UMKM. Dengan administrasi yang lebih teratur, pemilik usaha dapat memonitor jumlah kunjungan, jenis layanan paling diminati, hingga waktu pengerjaan rata-rata. Data-data seperti ini berguna untuk evaluasi kualitas layanan dan perencanaan pengembangan usaha ke depannya.<\/p>\n<p>Transformasi kecil ini menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM tidak memerlukan teknologi rumit atau biaya mahal. Yang dibutuhkan adalah kemauan untuk beradaptasi. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha lokal membuktikan bahwa kemajuan UMKM tidak selalu bergantung pada program besar; terkadang, satu inovasi sederhana mampu menggerakkan perubahan yang lebih luas.<\/p>\n<p>Di tengah persaingan yang semakin ketat, terutama dengan bengkel modern yang telah mengadopsi sistem terintegrasi, keberanian UMKM lokal untuk memasuki ruang digital menjadi langkah penting agar tetap relevan. Melalui website booking, Bengkel Murni Jaya telah memulai perjalanan menuju modernisasi layanan, tanpa meninggalkan karakter sebagai usaha lokal yang dekat dengan masyarakat.<\/p>\n<p>Pada akhirnya, digitalisasi bukan hanya tentang mengikuti tren teknologi, tetapi tentang memastikan UMKM tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman. Benowo menjadi salah satu contoh bahwa modernisasi dapat dimulai dari lingkungan kecil dan hasilnya dapat memberikan dampak besar bagi pelaku usaha maupun masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya, JurnalPost.com &#8211; Di tengah perubahan perilaku masyarakat yang semakin mengutamakan kecepatan dan kemudahan akses, pelaku UMKM di sektor jasa otomotif dituntut untuk melakukan penyesuaian. Persaingan dengan bengkel modern dan platform servis kendaraan berbasis aplikasi kian menguat. Pada kondisi inilah, upaya digitalisasi menjadi kebutuhan yang tidak lagi bisa ditunda. Hal tersebut terlihat dari pengalaman pengabdian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21413,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_comment_section":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-21412","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21412","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=21412"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/21412\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21413"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=21412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=21412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=21412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}