{"id":19673,"date":"2025-07-06T01:07:12","date_gmt":"2025-07-05T17:07:12","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=19673"},"modified":"2025-07-06T08:49:38","modified_gmt":"2025-07-06T00:49:38","slug":"2-jenis-rekomendasi-investasi-yang-menguntungkan-bagi-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/2-jenis-rekomendasi-investasi-yang-menguntungkan-bagi-pemula\/19673\/","title":{"rendered":"2 Jenis Rekomendasi Investasi yang Menguntungkan bagi Pemula"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar1-3.png\" alt=\"\" width=\"604\" height=\"357\" class=\"aligncenter size-full wp-image-19674\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar1-3.png 604w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Gambar1-3-300x177.png 300w\" sizes=\"(max-width: 604px) 100vw, 604px\" \/><\/p>\n<p>Oleh: <strong>Habibullah Al Faruq<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Saat ini, investasi mulai digandrungi oleh banyak pihak dan kalangan usia. Bukan hanya dari kalangan dewasa saja, melainkan remaja sudah mulai belajar dan setidaknya mencari referensi terkait investasi.<\/p>\n<p>Namun, bagi seorang pemula, tentu akan mengalami sedikit kendala. Salah satu yang paling banyak terjadi adalah ke mana uang akan diinvestasikan.<\/p>\n<p>Gampangnya, investasi merupakan penanaman modal, baik itu uang maupun aset yang tujuannya untuk memperoleh keuntungan di masa depan.<\/p>\n<p>Dari pengertian tersebut, terlihat jika investasi jauh lebih menjanjikan dibandingkan dari sekadar menabung.<\/p>\n<p>Hal ini juga didukung oleh data yang dirilis dari GoodStats, menyebutkan bahwasannya per tahun 2025, generasi muda di Indonesia khususnya mereka yang berusia di bawah 30 tahun mendominasi kalangan investor berdasarkan usia.<\/p>\n<p>Lantas, melihat hal tersebut, apa saja rekomendasi jenis investasi yang dianggap menguntungkan untuk masa depan?<\/p>\n<p><strong>Reksa Dana<\/strong><br \/>\nReksa Dana dapat diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal, yang selanjutnya akan diinvestasikan ke dalam portofolio efek oleh Manajer Investasi.<\/p>\n<p>Reksa Dana memberikan beberapa keuntungan bagi pemula, di antaranya:<br \/>\n\u2022\tNilai investasi yang sangat rendah, bisa investasi hanya mulai dari Rp 10.000,-<br \/>\n\u2022\tPersentase keuntungan atau imbal hasil yang menarik, bisa mencapai 8% per tahun<br \/>\n\u2022\tSudah banyak aplikasi yang bisa melakukan aktivitas investasi terkait dengan produk reksa dana<\/p>\n<p>Reksa dana tentu jauh lebih unggul dan minim risiko ketimbang investasi saham. Reksa dana cenderung lebih stabil, dibandingkan dengan saham yang begitu fluktuatif.<\/p>\n<p>Menyambung dari definisi reksa dana tersebut di atas, dana kelolaan tidak dapat di-manage langsung oleh pemodal, melainkan diwakili oleh Manajer Investasi.<\/p>\n<p>Beberapa contoh aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan investasi reksa dana, seperti contohnya Bareksa dan Bibit.<\/p>\n<p><strong>Emas<\/strong><br \/>\nSelain dari reksa dana, investasi selanjutnya yang sangat worth it bagi pemula bukanlah saham, melainkan emas.<\/p>\n<p>Dibandingkan dengan reksa dana, investasi emas ini cocoknya untuk jangka panjang atau dalam istilah lain dapat dikatakan sebagai long-term investment.<\/p>\n<p>Katakanlah, nabung hari ini, setidaknya kamu bisa menuai hasilnya di 10 tahun ke depan untuk hasil cuan yang lebih maksimal.<\/p>\n<p>Emas memiliki beberapa keuntungan, seperti:<br \/>\n\u2022\tHarga yang jauh lebih stabil dan tahan terhadap inflasi<br \/>\n\u2022\tAda 2 macam investasi emas, bisa investasi emas fisik maupun emas digital<br \/>\n\u2022\tHarga atau nilai yang cenderung naik tiap tahunnya<br \/>\n\u2022\tSebagai tabungan masa depan, untuk biaya pernikahan, biaya sekolah anak, membeli mobil, membeli rumah, dan lainnya<\/p>\n<p>Alasan paling make sense terdapat pada poin nomor 3 di atas. Harga emas yang sekarang di kuartal 3 tahun 2025 sudah menyentuh angka Rp 1,9 jutaan per gramnya.<\/p>\n<p>Sedangkan harga emas di tahun 2024 berada di kisaran angka Rp 1,2 juta per gramnya. Begitu pula di tahun 2023 ada di angka Rp 900 ribu per gram.<\/p>\n<p>Emas juga mirip seperti reksa dana, cenderung mudah untuk didapatkan dan mudah untuk dijual. Baik itu fisik maupun digital.<\/p>\n<p>Emas fisik bisa didapatkan melalui Butik Antam. Sedangkan untuk emas digital, rekomendasi aplikasi yang digunakan adalah Pegadaian Digital.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Habibullah Al Faruq JurnalPost.com &#8211; Saat ini, investasi mulai digandrungi oleh banyak pihak dan kalangan usia. Bukan hanya dari kalangan dewasa saja, melainkan remaja sudah mulai belajar dan setidaknya mencari referensi terkait investasi. Namun, bagi seorang pemula, tentu akan mengalami sedikit kendala. Salah satu yang paling banyak terjadi adalah ke mana uang akan diinvestasikan. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-19673","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19673","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19673"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19673\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19673"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19673"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19673"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}