{"id":19132,"date":"2025-06-16T19:01:39","date_gmt":"2025-06-16T11:01:39","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=19132"},"modified":"2025-06-16T19:01:39","modified_gmt":"2025-06-16T11:01:39","slug":"mengenal-pentingnya-pemeriksaan-makanan-apa-yang-kita-konsumsi-setiap-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mengenal-pentingnya-pemeriksaan-makanan-apa-yang-kita-konsumsi-setiap-hari\/19132\/","title":{"rendered":"Mengenal Pentingnya Pemeriksaan Makanan : Apa Yang Kita Konsumsi Setiap Hari?"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_19133\" aria-describedby=\"caption-attachment-19133\" style=\"width: 1213px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19.jpg\" alt=\"\" width=\"1213\" height=\"808\" class=\"size-full wp-image-19133\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19.jpg 1213w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19-300x200.jpg 300w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19-768x512.jpg 768w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19-750x500.jpg 750w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/Gambar1-19-1140x759.jpg 1140w\" sizes=\"(max-width: 1213px) 100vw, 1213px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-19133\" class=\"wp-caption-text\">Sumber : https:\/\/www.pexels.com\/id-id\/foto\/wanita-membersihkan-kentang-manis-2889093\/<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Setiap hari, kita mengonsumsi berbagai macam makanan, mulai dari hidangan rumahan, jajanan, hingga produk olahan industri. Tanpa kita sadari, selain memberikan manfaat gizi, makanan juga berpotensi menjadi sumber gangguan kesehatan apabila tidak aman atau tercemar. Oleh karena itu, pemeriksaan atau analisis pangan sangat penting untuk menjamin makanan yang kita konsumsi aman, berkualitas, dan menyehatkan. Makanan bisa menjadi sarana penyebaran mikroorganisme berbahaya, zat kimia beracun, maupun kontaminan lain yang dapat mengancam kesehatan. Inilah mengapa pengujian makanan menjadi bagian penting dalam sistem keamanan pangan.   <\/p>\n<p><strong>Pengertian Pemeriksaan atau Analisis Pangan<\/strong><br \/>\nPemeriksaan pangan merupakan serangkaian proses pengujian yang bertujuan untuk mengetahui kandungan gizi, bahan tambahan, serta adanya cemaran biologis maupun kimia dalam makanan. Pengujian dilakukan dengan berbagai metode sesuai jenis analisisnya, antara lain<br \/>\n\u2022\tPemeriksaan fisik menilai warna, aroma, tekstur, dan penampilan makanan.<br \/>\n\u2022\tPemeriksaan kimia menganalisis kandungan nutrisi( seperti protein, lemak, vitamin), serta bahan tambahan( seperti pengawet, pewarna, pemanis).<br \/>\n\u2022\tPemeriksaan mikrobiologi mendeteksi keberadaan mikroorganisme berbahaya seperti Salmonella, Escherichia coli, dan Listeria monocytogenes.<br \/>\n\u2022\tPemeriksaan cemaran mengevaluasi kadar logam berat, pestisida, serta bahan kimia berbahaya lainnya. <\/p>\n<p>Pentingnya Pemeriksaan Pangan<br \/>\nPemeriksaan pangan sangat penting demi melindungi kesehatan konsumen. Dengan pengawasan yang ketat, risiko keracunan makanan dan infeksi saluran pencernaan dapat diminimalisir. Selain menjamin keamanan, pemeriksaan juga memastikan mutu makanan tetap terjaga dari segi rasa, aroma, dan tekstur. Pemeriksaan ini juga membantu mencegah penggunaan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil ilegal. Tak kalah penting, pengujian pangan memastikan produk memenuhi standar keamanan yang berlaku dan memberikan informasi kandungan gizi yang akurat pada marker.    <\/p>\n<p><strong>Contoh Kasus dalam Kehidupan Sehari- hari   <\/strong><br \/>\nBerbagai peristiwa menunjukkan pentingnya pengawasan pangan. Misalnya, wabah keracunan akibat Salmonella pada telur mentah, atau pencemaran logam berat pada ikan laut dari perairan tercemar. Di Indonesia, pernah terjadi kasus penggunaan formalin pada tahu, mie basah, dan ikan asin. Begitu pula dengan penggunaan pewarna tekstil berbahaya pada jajanan anak- anak yang berisiko bagi kesehatan.    <\/p>\n<p><strong>Pihak yang Melakukan Pemeriksaan Pangan  <\/strong><br \/>\nPengawasan pangan dilakukan oleh berbagai pihak. Lembaga pemerintah seperti BPOM dan Dinas Kesehatan mengawasi keamanan pangan di pasaran. Di industri makanan, bagian Quality Control bertugas memastikan produk aman sebelum dipasarkan. Para peneliti di perguruan tinggi juga kerap melakukan analisis pangan untuk keperluan penelitian. Bahkan, pelaku usaha kecil atau UMKM kini mulai memanfaatkan alat sederhana untuk memeriksa mutu produknya.    <\/p>\n<p><strong>Peran Masyarakat dalam Keamanan Pangan <\/strong><br \/>\nSebagai konsumen, kita juga berperan dalam menjaga keamanan pangan. Caranya dengan cermat memilih produk yang memiliki izin edar BPOM, membaca marker gizi dan komposisi, serta memeriksa tanggal kedaluwarsa. Saat membeli bahan segar, pastikan tampilannya masih baik dan aromanya tidak mencurigakan. Selain itu, menjaga kebersihan saat mengolah makanan di rumah penting dilakukan untuk mencegah kontaminasi    <\/p>\n<p>Pemeriksaan pangan sangat penting untuk menjaga kesehatan masyarakat. Dengan proses pemeriksaan yang baik, makanan sehari- hari menjadi lebih aman, bergizi, dan berkualitas. Produsen dan pemerintah memiliki peran penting dalam pengawasan keamanan pangan. Selain itu, kesadaran masyarakat juga diperlukan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi aman   <\/p>\n<p>Sumber :<br \/>\nPeraturan BPOM No. 21\/2021. PENERAPAN SISTEM JAMINAN KEAMANAN DAN MUTU PANGAN OLAHAN<br \/>\nNjatrijani, S. 2021. Pengawasan Keamanan Pangan. Law, Development &#038; Justice Review. Vol. 4( 1) 12- 28.<br \/>\nBhat, R., &#038; Gomez- Lopez, V. M. 2014. Practical Food Safety Contemporary Issues and unborn Directions. Oxford John Wiley &#038; Sons.<\/p>\n<p>Oleh : <strong>Muhammad Alif Mulfri<br \/>\nMahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Setiap hari, kita mengonsumsi berbagai macam makanan, mulai dari hidangan rumahan, jajanan, hingga produk olahan industri. Tanpa kita sadari, selain memberikan manfaat gizi, makanan juga berpotensi menjadi sumber gangguan kesehatan apabila tidak aman atau tercemar. Oleh karena itu, pemeriksaan atau analisis pangan sangat penting untuk menjamin makanan yang kita konsumsi aman, berkualitas, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19133,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[184],"tags":[],"class_list":["post-19132","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19132","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19132"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19132\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19133"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19132"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19132"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19132"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}