{"id":18742,"date":"2025-05-22T14:58:33","date_gmt":"2025-05-22T06:58:33","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=18742"},"modified":"2025-05-22T14:58:33","modified_gmt":"2025-05-22T06:58:33","slug":"mahasiswa-magang-reguler-ilmu-komunikasi-universitas-17-agustus-1945-surabaya-di-kantor-imigrasi-kelas-i-khusus-tpi-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mahasiswa-magang-reguler-ilmu-komunikasi-universitas-17-agustus-1945-surabaya-di-kantor-imigrasi-kelas-i-khusus-tpi-surabaya\/18742\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Magang Reguler Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Di KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_18743\" aria-describedby=\"caption-attachment-18743\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar1-8.jpg\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"339\" class=\"size-full wp-image-18743\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar1-8.jpg 602w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar1-8-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18743\" class=\"wp-caption-text\">(Gambar 1. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia) foto  bersama dengan kabid, kepala seksi, dan pegawai bidang Teknologi Informasi Komunikasi Keimigrasian)<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Selama menjalani program magang di KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA pada divisi Hubungan Masyarakat, mahasiswa magang mandiri Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia mengalami berbagai pengalaman berharga yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan.<\/p>\n<p>Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia, mengikuti program magang selama tiga bulan, terhitung sejak 3 Maret 2025 s.d 9 Mei 2025. Dalam kurun waktu tersebut, keduanya aktif mendampingi dan mendalami kegiatan-kegiatan kehumasan yang menjadi wajah utama instansi di hadapan publik.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan magang ini, Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia terlibat secara langsung dalam aktivitas seperti dokumentasi kegiatan resmi, membantu dalam produksi konten, serta melakukan penulisan press release dan liputan yang berkaitan dengan kegiatan kantor. Keikutsertaan mahasiswa magang dalam proses produksi konten yang memberikan pengalaman dalam mengelola informasi dan menyampaikan pesan secara efektif kepada publik.<\/p>\n<p>&#8220;Kami selaku mahasiswa magang Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya di instansi KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA merasakan berbagai pengalaman berharga yaitu pengetahuan dan keterampilan yang menguntungkan bagi saya pribadi dan rekan magang saya&#8221;  Kata Ariq Wahyu Eka Putra. (Mahasiswa Magang Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya)<\/p>\n<p>Pada pertengahan masa magang, mahasiswa juga turut membuat konten informatif yang berkaitan dengan layanan imigrasi serta membantu proses editing konten sebelum dipublikasikan ke media sosial resmi Kantor Imigrasi, khususnya pada akun Instagram @imi_surabaya dan @imigrasisurabaya.daily. Mahasiswa magang Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya aktif terlibat dalam pembuatan dan pengeditan feeds Instagram untuk memastikan informasi dapat tersampaikan secara menarik kepada masyarakat luas.<\/p>\n<figure id=\"attachment_18744\" aria-describedby=\"caption-attachment-18744\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar2-6.jpg\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"456\" class=\"size-full wp-image-18744\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar2-6.jpg 602w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar2-6-300x227.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18744\" class=\"wp-caption-text\">(Gambar 2. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia) bersama Administrasi Kepegawaian bidang  Teknologi Informasi Komunikasi Keimigrasian (Irlyana) di acara Pengambilan Sumpah Jabatan Administrasi dan Jabatan Fungsional)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Kegiatan kehumasan KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA yang padat, menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa. Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia turut dilibatkan dalam dokumentasi kegiatan pelantikan pejabat struktural dan fungsional Imigrasi di lingkungan KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA, dan pelaksanaan halal bihalal dan silaturahmi antar instansi. <\/p>\n<p>Kegiatan lain yang tidak kalah penting adalah partisipasi dalam media tour bersama sejumlah media nasional seperti SCTV, Metro TV, dan TVRI. Dalam kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya menjadi peserta yang melihat kegiatan proses pengambilan gambar ataupun video, melainkan juga turut membantu tim Humas KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA dalam mendokumentasikan kegiatan liputan.<\/p>\n<p>Menurut Aditya P. N, salah satu pegawai TIKIM bidang Humas, \u201cKehadiran mahasiswa magang sangat membantu tim dalam menjalankan tugas sehari-hari. Mereka sigap, komunikatif, dan cepat belajar. Kami merasa terbantu, apalagi dalam masa-masa padat kegiatan seperti pelantikan dan media visit dsb,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Senada dengan Aditya P. N, Chandra Kristianto yang juga merupakan bagian dari tim Humas menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi mahasiswa. \u201cKami tidak melihat mereka sebagai anak magang biasa, tapi sebagai bagian dari tim. Mereka punya inisiatif dan itu sangat kami hargai,\u201d katanya<\/p>\n<figure id=\"attachment_18745\" aria-describedby=\"caption-attachment-18745\" style=\"width: 602px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar3-1.jpg\" alt=\"\" width=\"602\" height=\"339\" class=\"size-full wp-image-18745\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar3-1.jpg 602w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Gambar3-1-300x169.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 602px) 100vw, 602px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-18745\" class=\"wp-caption-text\">(Gambar 3. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya (Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia) bersama  Kepala Seksi  Teknologi Informasi Komunikasi Keimigrasian (Raden Muhammad Umar Kusumo Nugroho), Staf Humas (Aditya P. N) dan Pegawai Imigrasi (Mulyono Tulus) di acara Pemberangkatan Jamaah Haji Kloter 1 Embarkasi Surabaya)<\/figcaption><\/figure>\n<p>Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya<br \/>\nadalah keterlibatan dalam perjalanan dinas pemberangkatan kloter pertama jemaah haji dari Trenggalek dan Tulungagung Provinsi Jawa Timur. Kegiatan berlangsung di Gedung Muzdalifah, Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, dan dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam suasana yang khidmat, para calon jemaah haji dilepas secara resmi menuju Tanah Suci. Kantor Imigrasi Surabaya turut mendukung kelancaran keberangkatan ini, terutama dalam aspek pelayanan dokumen keimigrasian. Mahasiswa magang mendampingi tim Humas dalam mendokumentasikan seluruh proses acara, mulai dari sambutan para pejabat, pelepasan jemaah, hingga wawancara dengan sejumlah calon jemaah haji.<\/p>\n<p>\u201cKeberadaan mahasiswa magang, khususnya Ariq dan Frisca dari Untag Surabaya, sangat membantu sekali bagi kami di bidang TIKIM, terutama di divisi kehumasan. Mereka tidak hanya sekedar hadir, tapi benar-benar terlibat aktif dalam berbagai kegiatan yang cukup padat selama dua bulan terakhir,\u201d ungkap Raden Muhammad Umar Kusumo Nugroho selaku Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak hanya mengerjakan tugas rutin, tetapi juga dilibatkan dalam kegiatan besar seperti pelantikan pejabat imigrasi se-Jawa Timur, media tour bersama stasiun TV nasional, hingga momen penting seperti pelepasan kloter pertama jemaah haji di Asrama Haji Sukolilo.<\/p>\n<p>\u201cMereka turut membantu dari proses dokumentasi dan membuat vlog untuk memenuhi instagram @imigrasisurabaya.daily. Bahkan saat pelepasan jemaah haji yang berlangsung dini hari, mereka hadir sejak pagi buta dan membantu mendampingi tim Humas. Ini sangat menunjukkan dedikasi dan kesiapan mereka menghadapi dunia kerja nyata,\u201d jelas Raden Muhammad Umar Kusumo Nugroho selaku Kepala Seksi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian.<\/p>\n<p>Di luar kegiatan formal, suasana kekeluargaan di lingkungan KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA juga menjadi bagian dari pengalaman yang berkesan. Pegawai operasional seperti Pak Imam, yang bertugas menjaga kebersihan dan kerapian kantor, serta Bu Kokom, pegawai kantin yang setiap hari dengan ramah menyapa dan mengantarkan makanan yang dipesan oleh para pegawai, menjadi bagian penting yang menambah kehangatan dan kenyamanan suasana kerja.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan program magang di KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA ini memberikan pengalaman nyata dan berharga bagi mahasiswa untuk memahami dunia kerja, khususnya dalam bidang kehumasan pemerintahan. Mahasiswa magang tidak hanya belajar tentang tugas teknis seperti dokumentasi dan peliputan, tetapi juga memahami nilai-nilai kerjasama, etika kerja, dan pentingnya menjaga komunikasi yang baik sesama staf atau pegawai imigrasi. Selain itu, pengalaman bekerja dalam tim dan berinteraksi dengan berbagai pihak membuat mahasiswa magang lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus bangku perkuliahan nanti&#8221;.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Selama menjalani program magang di KANTOR IMIGRASI KELAS I KHUSUS TPI SURABAYA pada divisi Hubungan Masyarakat, mahasiswa magang mandiri Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Ariq Wahyu Eka Putra dan Frisca Asri Qorilia mengalami berbagai pengalaman berharga yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan. Dua mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18743,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-18742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18742"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18742\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}