{"id":18475,"date":"2025-04-09T11:21:15","date_gmt":"2025-04-09T03:21:15","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=18475"},"modified":"2025-04-09T11:21:15","modified_gmt":"2025-04-09T03:21:15","slug":"mewujudkan-asta-cita-prabowo-gibran-strategi-pembangunan-bangsa-berlandaskan-wawasan-kebangsaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mewujudkan-asta-cita-prabowo-gibran-strategi-pembangunan-bangsa-berlandaskan-wawasan-kebangsaan\/18475\/","title":{"rendered":"Mewujudkan Asta Cita Prabowo-Gibran: Strategi Pembangunan Bangsa Berlandaskan Wawasan Kebangsaan"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2025\/04\/IMG_9297.jpeg\" alt=\"\" width=\"275\" height=\"183\" class=\"aligncenter size-full wp-image-18476\" \/><\/p>\n<p><strong>Ditulis oleh Lulu Angghita Kusuma Ningrum, (STB 5228), Prodi Manajemen Pemasyarakatan A, Politeknik Pengayoman Indonesia<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir dengan semangat baru untuk memajukan Indonesia. Visi mereka terangkum dalam Asta Cita, delapan misi utama menuju Indonesia Emas 2045. Asta Cita menjadi arah pembangunan nasional sekaligus mencerminkan nilai-nilai wawasan kebangsaan. Program ini juga dirancang untuk menjawab tantangan dinamika global yang terus berubah.<\/p>\n<p>Wawasan kebangsaan adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya yang dilandasi oleh nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan semangat NKRI. Asta Cita sejalan dengan prinsip ini karena mengusung semangat persatuan, keadilan sosial, kemandirian, serta penghormatan terhadap keberagaman.<\/p>\n<p>Misi pertama, yaitu penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan HAM, adalah wujud konkret dari nilai-nilai kebangsaan. Di tengah tantangan globalisasi dan pengaruh ideologi transnasional, memperkuat ideologi negara menjadi penting untuk menjaga jati diri bangsa. Peningkatan literasi Pancasila dan demokrasi substantif merupakan upaya membentuk warga negara yang kritis, partisipatif, dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.<\/p>\n<p>Misi kedua, penguatan pertahanan dan keamanan nasional, berakar pada wawasan kebangsaan yang menempatkan kedaulatan sebagai harga mati. Dengan memperkuat alutsista, meningkatkan kesejahteraan prajurit, serta mendorong kemandirian di bidang pangan, energi, dan air. <\/p>\n<p>Pemerintah menunjukkan keseriusan membangun ketahanan nasional yang holistik. Sejalan dengan konsep ketahanan nasional sebagai kekuatan dasar dalam menjaga keutuhan NKRI dari berbagai ancaman.<\/p>\n<p>Misi ketiga hingga keenam menyasar sektor ekonomi dan sosial. Penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengembangan kewirausahaan, pengembangan SDM dan kesetaraan gender, serta pembangunan dari desa mencerminkan nilai keadilan sosial. <\/p>\n<p>Wawasan kebangsaan mengajarkan bahwa kesejahteraan harus dinikmati secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia, tanpa diskriminasi wilayah maupun kelompok. Program hilirisasi, industrialisasi, serta pembangunan infrastruktur pedesaan menjadi strategi pemerataan ekonomi dan peningkatan taraf hidup masyarakat secara menyeluruh.<\/p>\n<p>Misi ketujuh, yaitu reformasi politik, hukum, dan birokrasi serta pemberantasan korupsi dan narkoba, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif.<br \/>\nDalam konteks wawasan kebangsaan, ini penting untuk membangun kepercayaan rakyat terhadap negara dan mewujudkan negara hukum yang adil. Penegakan hukum yang tegas terhadap korupsi dan kejahatan narkoba juga memperkuat posisi Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat.<\/p>\n<p>Terakhir, misi kedelapan, harmoni lingkungan, budaya, dan toleransi beragama, merupakan implementasi nyata dari semangat Bhinneka Tunggal Ika. Indonesia sebagai bangsa yang majemuk memerlukan upaya serius dalam menjaga toleransi dan keberagaman. <\/p>\n<p>Pemerintah berkomitmen merawat kebudayaan lokal, memperkuat moderasi beragama, serta mendorong pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan. Semua ini adalah bagian dari menjaga keutuhan bangsa dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Berbagai kementerian dan lembaga telah mulai menyusun langkah-langkah konkret untuk menjalankan Asta Cita. Mulai dari program pendidikan karakter berbasis Pancasila, pelatihan vokasi untuk anak muda, hingga pembangunan desa digital, semuanya diarahkan untuk mendukung pencapaian delapan misi utama. Pelibatan masyarakat dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan juga menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang inklusif dan partisipatif.<\/p>\n<p>Asta Cita bukan sekadar program politik jangka pendek, melainkan strategi pembangunan nasional jangka panjang yang bertumpu pada nilai-nilai wawasan kebangsaan. Dengan menjadikan Pancasila sebagai panduan, NKRI sebagai bentuk final, serta keberagaman sebagai kekuatan.<br \/>\nPrabowo-Gibran berupaya menciptakan Indonesia yang mandiri, adil, dan berdaya saing global. Menuju Indonesia Emas 2045, Asta Cita adalah kompas, dan wawasan kebangsaan adalah landasan moral serta ideologisnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditulis oleh Lulu Angghita Kusuma Ningrum, (STB 5228), Prodi Manajemen Pemasyarakatan A, Politeknik Pengayoman Indonesia JurnalPost.com &#8211; Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hadir dengan semangat baru untuk memajukan Indonesia. Visi mereka terangkum dalam Asta Cita, delapan misi utama menuju Indonesia Emas 2045. Asta Cita menjadi arah pembangunan nasional sekaligus mencerminkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":18476,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"no-sidebar-narrow","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-18475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18475"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18475\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}