{"id":1809,"date":"2023-07-06T21:31:19","date_gmt":"2023-07-06T13:31:19","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=1809"},"modified":"2023-07-06T21:31:19","modified_gmt":"2023-07-06T13:31:19","slug":"mengenal-nation-branding-essential-costa-rica","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/mengenal-nation-branding-essential-costa-rica\/1809\/","title":{"rendered":"Mengenal Nation Branding Essential Costa Rica"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: T<strong>iara Cahyani, Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Nation branding adalah branding strategis suatu negara yang bertujuan untuk mempromosikan citra nasional yang positif bagi negara dan warganya, membangun identitas merek nasional, menarik wisatawan, meningkatkan ekspor produk, dan meningkatkan investasi asing langsung (Rahayu &#038; Arianti, 2014). Nation branding memainkan peran penting dalam membentuk persepsi dan reputasi suatu negara di panggung global, banyak negara di berbagai belahan dunia mulai melakukan national branding. Yang mana hal tersebut dilatarbelakangi oleh kepentingan nasional suatu negara terhadap pesatnya perkembangan ekonomi dunia, hal ini juga merupakan sebagai tuntutan tersendiri bagi setiap negara yang harus mampu bersaing di tingkat internasional. Oleh karena itu, banyak negara berlomba-lomba mempromosikan produknya untuk mencari konsumen. Branding adalah proses yang membutuhkan waktu lama dalam menyusun strategi dan mengatur waktu. Namun, branding itu sendiri dapat mendatangkan keuntungan ekonomi bagi suatu negara, seperti melalui pariwisata.  <\/p>\n<p>Costa Rica adalah rumah bagi lanskap menakjubkan dan keanekaragaman hayati yang tak tertandingi. Negara ini menawarkan hutan hujan yang rimbun, pantai yang masih asli, gunung berapi yang megah, dan satwa liar yang melimpah. Costa Rica berhasil memposisikan diri sebagai destinasi ekowisata terbaik dengan memanfaatkan keindahan alam. Komitmen Costa Rica terhadap perlindungan lingkungan dan praktik berkelanjutan telah mendapat pengakuan global, menarik para pecinta alam dan penjelajah dari seluruh dunia. Costa Rica telah menetapkan tujuan yang ambisius untuk menjadi netral karbon pada tahun 2050 (Hermwille &#038; Gornik, 2017), dengan memprioritaskan energi terbarukan dan menerapkan kebijakan yang mempromosikan kelestarian lingkungan. Dengan menekankan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan, Costa Rica menarik wisatawan yang sadar lingkungan, bisnis yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan konferensi internasional yang berfokus pada perubahan iklim dan konservasi. Dalam memperbarui serta mengembangkan nation branding Costa Rica, Pemerintah Costa Rica telah membentuk badan khusus, yaitu Brand Costa Rica. Brand Costa Rica ini melibatkan lembaga pemerintah dan lembaga non-pemerintah, untuk bekerja sama membangun nation branding Costa Rica yang baru. Essential Costa Rica adalah brand nasional, dan bagian dari kekuatan pendorong di balik program essential Costa Rica tersebut yaitu Dewan Pariwisata Costa Rica. Otoritas Pariwisata Costa Rica, juga bertugas memastikan model pariwisata yang berkelanjutan dan mempromosikan negara internasional sebagai destinasi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan (Sebel, 2020). <\/p>\n<p>Dalam upaya mengembangkan strategi nation branding Costa Rica yang baru, adanya kontribusi TIK serta Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pariwisata, Perdagangan Luar Negeri, dan Menteri Pertanian. Lembaga-lembaga kementerian tersebut merupakan lembaga pemerintah yang turut serta berkontribusi dalam mengsukseskan nation branding essential Costa Rica. Selain lembaga-lembaga kementerian tersebut, pihak yang turut mengsukseskan program ini, yaitu ada dari sektor non-pemerintah yang saat ini terdiri dari PROCOMER, badan yang bertanggung jawab untuk mempromosikan ekspor Kosta Rika, dan CINDE, badan yang bertanggung jawab untuk mempromosikan investasi Kosta Rika. Lembaga-lembaga ini bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diinginkan dalam meningkatkan citra nasional Costa Rica dimata dunia. Tujuan yang diharapkan dengan adanya nation branding esential Costa Rica ini guna meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara, meningkatkan investasi, dan menciptakan citra yang diinginkan, dan terlebih lagi yang menjadi harapan utama adalah dengan adanya brand essential Costa Rica bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara (Fidarijanthy, 2019). <\/p>\n<p>Upaya nation branding Costa Rica telah berhasil memposisikan negara ini sebagai tujuan utama bagi pecinta alam, pencari petualangan, dan mereka yang mencari pengalaman berkelanjutan. Dengan menekankan keindahan alam, perdamaian, pembangunan berkelanjutan, perintis ekowisata, dan keramahtamahan yang hangat, Costa Rica telah mengembangkan citra unik yang beresonansi dengan orang-orang di seluruh dunia. Dengan memanfaatkan elemen-elemen penting ini, Costa Rica telah membangun citra nasional yang kuat yang menunjukkan pencapaiannya yang luar biasa dan menawarkan visi masa depan yang harmonis dan berkelanjutan. Dan ada pula salah satu tantangan yang harus dihadapi Costa Rica dalam usahanya untuk mencapai netralitas karbon, yang merupakan tantangan umum bagi banyak negara yaitu tentang pembiayaan. Sumber utama pendanaan untuk upaya rendah karbon di negara rendah karbon seringkali berasal dari negara berpenghasilan tinggi di negara berkarbon tinggi untuk mengimbangi upaya mereka mengimbangi dampak global secara keseluruhan (Smith, 2021). <\/p>\n<p><strong>Referensi <\/strong>:<br \/>\nFidarijanthy, Z. A. (2019). Strategi Nation Branding \u201cEssential Costa Rica\u201d Sebagai Citra Negara Eco-Tourism Berbasis Budaya Tahun 2011-2017 (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).<br \/>\nHermwille, L., &#038; Gornik, M. (2017). Langkah-langkah menuju netralitas karbon: ikhtisar strategi dan peran penyeimbang.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"NTTSWi7FCY\"><p><a href=\"https:\/\/ticotimes.net\/2021\/10\/23\/costa-rica-and-carbon-neutrality\">Costa Rica and carbon neutrality<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;Costa Rica and carbon neutrality&#8221; &#8212; The Tico Times | Costa Rica News | Travel | Real Estate\" src=\"https:\/\/ticotimes.net\/2021\/10\/23\/costa-rica-and-carbon-neutrality\/embed#?secret=vrse416x9s#?secret=NTTSWi7FCY\" data-secret=\"NTTSWi7FCY\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><br \/>\nRahayu, S., &#038; Arianti, R. K. (2014). Persepsi national branding sebagai upaya meningkatkan kinerja ekspor ke Jepang dan Australia. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 8(2), 183-208.<br \/>\nSebel, G. (2020). Branding Ekowisata Bangsa Kosta Rika dan Identitas Nasional sebagai Strategi Nation Branding. tidak diterbitkan M.Sc. disertasi, Leiden University, Dept. of Latin American Studies .<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Tiara Cahyani, Mahasiswi jurusan Hubungan Internasional dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta JurnalPost.com &#8211; Nation branding adalah branding strategis suatu negara yang bertujuan untuk mempromosikan citra nasional yang positif bagi negara dan warganya, membangun identitas merek nasional, menarik wisatawan, meningkatkan ekspor produk, dan meningkatkan investasi asing langsung (Rahayu &#038; Arianti, 2014). Nation branding memainkan peran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1810,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-1809","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1809","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1809"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1809\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1809"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1809"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1809"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}