{"id":1786,"date":"2023-07-06T20:47:37","date_gmt":"2023-07-06T12:47:37","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=1786"},"modified":"2023-07-06T20:47:37","modified_gmt":"2023-07-06T12:47:37","slug":"sanksi-as-kepada-venezuela-masih-ada-china-dan-rusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/sanksi-as-kepada-venezuela-masih-ada-china-dan-rusia\/1786\/","title":{"rendered":"Sanksi AS Kepada Venezuela: Masih Ada China dan Rusia"},"content":{"rendered":"<p>Oleh: <strong>Muhammad Dzakwan Hadjani Albaihaqi<\/strong><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Hubungan diplomatik AS dengan Venezuela memang tidak begitu harmonis. Dalam bebrapa kesempatan hubungan kedua negara bisa menjadi semakin dekat, namun kemudian kembali menjadi jauh karena adanya satu perkara. Seperti pada saat terjadi krisis yang melanda wilayah Venezuela, AS mencoba untuk bisa memberikan bantuan kepada Venezuela namun ditolak oleh pemerintah Venezuela karena dianggap terlalu ikut campur terhadap urusan domestik Venezuela. Dengan begitu, AS kemudian memberikan beberapa sanksi kepada Venzuela karena penolakan yang diterima oleh AS. Hal ini kemudian membuat Venezuela semakin terpuruk, dan hubungan kedua negara semakin merenggang. Namun kemudian, dari adanya sanksi yang diberikan kepada Venezuela juga membuka peluang kerjasama dengan Rusia maupun dengan China. Venezuela bisa mendapatkan keuntungan yang lebih jika bisa menjalin hubungan kerjasama dengan kedua negara tersebut. <\/p>\n<p>AS sendiri memberikan banyak sanksi ekonomi bagi Venezuela. Baik dari sanksi ekonomi maupun sosial. Salah satunya ialah sanksi embargo ekonomi yang dilakukan AS terhadap Venezuela. Dengan begitu, Venezuela tidak bisa menjual berbagai bahan perdagangannya termasuk minyak yang biasanya dijual ke AS. AS juga membekukan beberapa perusahaan yang berasal dari Venezuela dan juga membekukan bank yang berasal dari negara tersebut. Hal ini kemudian sangat berdampak pada ekonomi dalam negeri Venezuela. <\/p>\n<p>Namun kemudian, Venezuela bisa meningkatkan kembali perekonomiannya melalui hubungan kerjasama yang dilakukan oleh Rusia dan juga China. Dimana kedua negara tersebut sangat mendukung adanya kerjasama dan hubungan yang erat dengan Venezuela.  Rusia menjalin kerjasama dalam berbagai bidang, baik itu perdagangan, energi, bahkan militer dengan Venezuela. Hal ini merupakan bukti dari kedekatan hubungan antara dua negara tersebut.  Selain itu, China juga melakukan berbagai kerja sama dengan Venezuela sebagai ganti dari kerjasama Venezuela dengan AS yang banyak mendapati sanksi. China memberikan berbagai pinjaman kepada Venezuela dan juga melakukan perdagangan minyak untuk bisa mengamankan pasokan minyak di wilayah China dengan Venezeuela. Dengan begitu keuntungan bisa didapat dari kedua negara dan hubungan yang terjalin bisa lebih erat lagi. <\/p>\n<p>Dengan adanya dua kerja sama tersebut, maka sanksi yang diberikan AS kepada Venezuela tidak begitu berdampak bagi Venezuela itu sendiri. Hal ini karena Venezuela berhasil mendapati banyak kerja sama baru oleh negara lain yang juga menguntungkan bagi negaranya. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Muhammad Dzakwan Hadjani Albaihaqi JurnalPost.com &#8211; Hubungan diplomatik AS dengan Venezuela memang tidak begitu harmonis. Dalam bebrapa kesempatan hubungan kedua negara bisa menjadi semakin dekat, namun kemudian kembali menjadi jauh karena adanya satu perkara. Seperti pada saat terjadi krisis yang melanda wilayah Venezuela, AS mencoba untuk bisa memberikan bantuan kepada Venezuela namun ditolak oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1787,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[24],"tags":[],"class_list":["post-1786","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kolom-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1786","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1786"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1786\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1787"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1786"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1786"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1786"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}