{"id":17112,"date":"2024-10-07T20:58:07","date_gmt":"2024-10-07T12:58:07","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=17112"},"modified":"2024-10-07T20:58:07","modified_gmt":"2024-10-07T12:58:07","slug":"dibalik-kebermanfaat-bpjs-kesehatan-dan-hambatan-yang-di-rasakan-masyarakat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/dibalik-kebermanfaat-bpjs-kesehatan-dan-hambatan-yang-di-rasakan-masyarakat\/17112\/","title":{"rendered":"Dibalik Kebermanfaat BPJS Kesehatan Dan Hambatan Yang Di Rasakan Masyarakat"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/dadad.jpg\" alt=\"\" width=\"596\" height=\"601\" class=\"aligncenter size-full wp-image-17113\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/dadad.jpg 596w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/dadad-298x300.jpg 298w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/dadad-150x150.jpg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/dadad-75x75.jpg 75w\" sizes=\"(max-width: 596px) 100vw, 596px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan yang sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis yang terjangkau. Namun, sejumlah kendala masih menjadi keluhan para pengguna, terutama dalam hal antrean panjang dan sulitnya akses ke dokter spesialis. Berdasarkan wawancara dengan seorang pengguna BPJS, diketahui beberapa hal yang dirasakan terkait pengalaman dan kepuasan terhadap layanan yang diberikan.<\/p>\n<p>Hal ini juga terjadi di lingkungan Gg  Saudara Karya Setuju Kelurahan Sei Agus Kecamatan Medan Barat. Banyak pengguna BPJS kesehatan di lingkungan tersebut, kami sebagai penulis, berhasil mewawancarai pengguna BPJS kesehatan tentang layanan BPJS kesehatan . Apakah ada kendala dalam mengunakan layanan dan kebermanfaatan seperti apa dalam mengunakan layanan.<\/p>\n<p>Penulis Dicky Kurniawan_210902030, Natasyah Nur Putri Harahap_210902022, Syndi Febriani_21092068. Kami mengambil lokasi ini di karenakan banyak nya pengguna BPJS dilingkungan ini, juga Karena sempat ada keraguan dari pengguna tentang perubahan prosedur dari sistem konvensional menjadi sistem online,awal nya ada keraguan bahwa sistem tersebut akan mempersulit pelayanan. Oleh karena itu peneliti akan mengupas lebih dalam tentang hal tersebut dan pelayanan BPJS lain nya dilingkungan ini.<\/p>\n<p>Beberapa pengguna yang diwawancarai menyatakan bahwa secara umum, layanan BPJS Kesehatan sudah memadai. Namun, ia menyoroti waktu tunggu yang lama di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS. \u201cPengalaman saya cukup baik, tapi antrean di beberapa rumah sakit atau puskesmas itu lama sekali, terutama kalau lagi ramai,\u201d ujar pengguna tersebut.sedangkan penguna yang lain mengatakan \u201c Layanan BPJS suda baik namun karena antrean yang Panjang sehingga hal tersebut sangat memakan waktu.\u201d Ujarnya.<\/p>\n<p>Antrean panjang ini, menurutnya, disebabkan oleh jumlah tenaga medis yang terbatas, terutama di beberapa rumah sakit. \u201cAda rumah sakit yang kelihatannya kekurangan dokter, jadi pasien yang antre lama banget. Semoga bisa ada penambahan tenaga medis biar prosesnya nggak lama,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Selain antrean panjang, pengguna BPJS juga mengeluhkan kesulitan dalam mendapatkan rujukan ke dokter spesialis. Pengguna menjelaskan bahwa proses untuk bertemu dokter spesialis membutuhkan waktu yang tidak sebentar, karena harus menunggu giliran setelah mendapatkan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas.<\/p>\n<p>\u201cUntuk ketemu spesialis itu susah. Saya pernah harus menunggu beberapa minggu karena antrean penuh,\u201d ungkapnya. Sistem rujukan bertingkat yang diberlakukan BPJS memang bertujuan untuk mengatur alur pasien, namun bagi mereka yang membutuhkan penanganan cepat, hal ini dirasa cukup memberatkan.<\/p>\n<p>Pengguna juga memberikan pandangannya terkait proses pendaftaran dan aktivasi BPJS. Menurutnya, sistem pendaftaran online sudah cukup membantu, tetapi ia juga menyoroti kendala yang terjadi ketika server BPJS mengalami gangguan. \u201cDaftarnya gampang, apalagi sekarang bisa online, tapi kadang-kadang server BPJS down. Ini bikin proses aktivasi jadi terhambat,\u201d jelasnya. Di lain sisi pengguna yang bebrbeda menuturkan \u201c sulitnya akses untuk mendaftar BPJS masih menjadi masalah tersendiri, terlalu ribet\u201d pungkasnya. Ia berharap agar ke depannya, permasalahan teknis ini dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu proses administrasi dan aktivasi layanan BPJS.<\/p>\n<p>Meskipun layanan BPJS cukup lengkap, pengguna merasa bahwa informasi mengenai prosedur dan syarat-syaratnya masih kurang tersosialisasikan dengan baik. Banyak peserta yang merasa bingung dengan beberapa aturan, terutama terkait dengan pengajuan klaim atau mendapatkan rujukan. \u201cInformasi BPJS itu sebenarnya sudah ada, tapi banyak yang masih kurang jelas. Banyak orang yang akhirnya bingung sama syarat-syaratnya, terutama untuk klaim,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Mengenai kualitas pelayanan, pengguna menyatakan dirinya cukup puas. Namun, ia menyoroti lambatnya proses mendapatkan rujukan ke dokter spesialis yang dinilai mengurangi kenyamanan pengguna. \u201cSaya cukup puas, tapi kalau untuk yang butuh rujukan spesialis, itu lama banget prosesnya. Itu yang jadi kendala,\u201d katanya. Namun di lain sisi penguna lainnya mengatakan \u201c ia tidak pernah menerima layanan ke dokter spesialis\u201d.<\/p>\n<p>Dalam wawancara tersebut, pengguna juga mengungkapkan pendapatnya terkait besaran iuran bulanan BPJS. Menurutnya, iuran bulanan yang dibayarkan sudah sesuai dengan layanan yang diberikan, terutama jika melihat cakupan layanan kesehatan yang luas. \u201cKalau soal iuran, saya rasa sudah cukup sesuai dengan layanannya. Kita bisa dapat perawatan dari yang dasar sampai spesialis, itu sangat membantu,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Capture.jpg\" alt=\"\" width=\"478\" height=\"609\" class=\"aligncenter size-full wp-image-17114\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Capture.jpg 478w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/Capture-235x300.jpg 235w\" sizes=\"(max-width: 478px) 100vw, 478px\" \/><\/p>\n<p>Dalam wawancara yang penulis lakukan , penulis bertanya mengenai manfaat BPJS dalam kehidupan nya terutama bidang Kesehatan. \u201cBPJS sangat membantu, terutama bagi ibu-ibu dalam mendapatkan layanan kesehatan selama kehamilan dan persalinan tanpa harus khawatir biaya\u201d.tuturnya.<\/p>\n<p>BPJS Kesehatan memberikan manfaat bagi mereka golongan masyarakat kelas menengah kebawah, mereka mendapatkan kepastian untuk berobat secara biaya yang lebih murah dan kepastian mendapatkan layanan Kesehatan. Salah satu pengguna yang kami waancara juga mengaku bahwa tetangga nya sangat terbantu dengan BPJS Kesehatan ini, ketika melakukan persalinan dirumah sakit, dan juga obat yang diberikan juga obat yang berkualitas sama baiknya dengan pasien non BPJS Kesehatan. <\/p>\n<p>Di akhir wawancara, pengguna memberikan saran agar sistem antrean di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS dapat diperbaiki agar lebih efisien. Ia juga berharap agar ada penambahan jumlah tenaga medis, terutama di rumah sakit yang sering padat oleh pasien BPJS.<\/p>\n<p>\u201cSaran saya, BPJS harus lebih memperbaiki sistem antreannya, biar nggak lama. Dan mungkin kalau bisa, ada tambahan dokter atau tenaga medis di rumah sakit yang kerja sama dengan BPJS, supaya pasien nggak terlalu lama nunggu,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Kesimpulan<br \/>\nBPJS Kesehatan memang telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan layanan kesehatan dengan biaya yang terjangkau. Namun, tantangan dalam hal antrean panjang, sulitnya akses ke dokter spesialis, serta kurangnya sosialisasi terkait informasi BPJS masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki. Dengan peningkatan di beberapa aspek, diharapkan layanan BPJS Kesehatan dapat semakin memuaskan dan memberikan kemudahan akses kesehatan bagi seluruh masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; BPJS Kesehatan merupakan program jaminan kesehatan yang sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan medis yang terjangkau. Namun, sejumlah kendala masih menjadi keluhan para pengguna, terutama dalam hal antrean panjang dan sulitnya akses ke dokter spesialis. Berdasarkan wawancara dengan seorang pengguna BPJS, diketahui beberapa hal yang dirasakan terkait pengalaman dan kepuasan terhadap layanan yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17113,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-17112","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17112","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17112"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17112\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17113"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17112"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17112"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17112"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}