{"id":16800,"date":"2024-08-29T18:48:10","date_gmt":"2024-08-29T10:48:10","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=16800"},"modified":"2024-08-29T20:18:29","modified_gmt":"2024-08-29T12:18:29","slug":"drama-kolosal-mahasiswa-pmm-49-dan-paguyuban-desa-pohgajih-meriahkan-pembukaan-hut-ri-ke-79-di-kecamatan-selorejo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/drama-kolosal-mahasiswa-pmm-49-dan-paguyuban-desa-pohgajih-meriahkan-pembukaan-hut-ri-ke-79-di-kecamatan-selorejo\/16800\/","title":{"rendered":"Drama Kolosal Mahasiswa PMM 49 dan Paguyuban Desa Pohgajih Meriahkan Pembukaan HUT RI ke-79 di Kecamatan Selorejo"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16802\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Gambar1-27.jpg\" alt=\"\" width=\"437\" height=\"267\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Gambar1-27.jpg 437w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Gambar1-27-300x183.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 437px) 100vw, 437px\" \/><\/p>\n<p><strong>JurnalPost.com<\/strong> &#8211; Era digital yang serba cepat ini, menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan anak muda menjadi tantangan tersendiri. Generasi muda lebih sering terpaku pada dunia maya, sehingga nilai-nilai kebangsaan dan patriotisme terkadang terabaikan. Namun, upaya untuk menghidupkan kembali semangat tersebut tetap dilakukan, salah satunya melalui pementasan seni yang menggabungkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa.<\/p>\n<p>Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-79, Mahasiswa <a href=\"https:\/\/www.umm.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)<\/a> yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (<a href=\"https:\/\/dp2m.umm.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PMM<\/a>) kelompok 49 gelombang 5, menciptakan sebuah program yaitu Pementasan Drama Kolosal. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2024, tepat saat bangsa Indonesia merayakan kemerdekaannya. Pementasan ini bertempat di lapangan Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/dp2m.umm.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PMM<\/a> Kelompok 49 ini terdiri dari lima mahasiswa <a href=\"https:\/\/www.umm.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UMM <\/a>dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, yaitu Dimas Abby Syalas Saputra, Awaluddin Ilhami Alhafnu, Eka Putri Saskiatun Nabillah, Yulia Restu Ayu Madyaningrum, dan Irda Ajeng Lisdayanti. Kelompok ini dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapang (DPL) Lintang Satiti Mahabella, ST., MT., yang mendukung penuh inisiatif mereka.<\/p>\n<p>Dimas Abby, selaku koordinator kelompok, mengungkapkan bahwa tujuan utama dari pementasan drama ini adalah untuk memperkenalkan kembali sastra, khususnya drama, kepada anak muda, sekaligus menumbuhkan semangat kemerdekaan di hati mereka. &#8220;Drama kolosal ini bisa menjadi suatu pementasan yang bagus untuk meningkatkan minat anak muda terhadap sastra dan menumbuhkan semangat kemerdekaan kita,&#8221; ujar Dimas. Dia juga menjelaskan bahwa sebagai mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menggabungkan elemen sastra ke dalam program kerja PMM mereka.<\/p>\n<p>Pementasan drama kolosal ini menjadi bagian dari rangkaian acara pembukaan sebelum upacara pengibaran bendera berlangsung. Mengusung tema perjuangan melawan penjajah, drama ini berhasil membangkitkan semangat para warga yang hadir untuk ikut serta<\/p>\n<p>dalam upacara bendera tersebut. Yang membuat pementasan ini semakin istimewa adalah partisipasi aktif dari berbagai pihak, seperti guru-guru, siswa-siswi SD Negeri Pohgajih 01, serta anggota Paguyuban Desa Pohgajih yang ikut serta dalam drama kolosal ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/dp2m.umm.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PMM<\/a> Kelompok 49 Gelombang 5 melaksanakan sosialisasi drama kolosal bersama Paguyuban Desa Pohgajih dan Pementasan drama kolosal yang dilaksanakan saat pembukaan upacara bendera HUT RI ke-79<\/p>\n<p>Pada upacara sekolah yang dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2024, Ibu Siti Martiah, Kepala Sekolah SD Negeri Pohgajih 01, memberikan apresiasi tinggi terhadap pementasan tersebut. &#8220;Drama kolosal ini baru pertama kali dipentaskan saat upacara pengibaran bendera 17 Agustusan, sehingga menjadi pengalaman yang sangat berkesan bagi anak-anak dan juga seluruh jajaran sekolah SD Negeri Pohgajih 01. Semoga ini dapat membangkitkan semangat kemerdekaan yang tinggi,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16801\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Gambar2-4.png\" alt=\"\" width=\"444\" height=\"484\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Gambar2-4.png 444w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/Gambar2-4-275x300.png 275w\" sizes=\"(max-width: 444px) 100vw, 444px\" \/><\/p>\n<p>Tidak hanya itu, Ibu Siti Martiah juga mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada para mahasiswa <a href=\"https:\/\/www.umm.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">UMM<\/a> yang telah berhasil menyukseskan pementasan drama ini. &#8220;Saya sangat berterima kasih kepada anggota <a href=\"https:\/\/dp2m.umm.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PMM<\/a> yang telah menyukseskan pementasan drama ini. Semoga kelak semuanya (anggota PMM) menjadi pendidik yang kreatif dan inovatif. Ibu sangat bangga, kalau ibu bangga itu seperti ini, mas,&#8221; ujarnya dengan nada bangga, sembari menampar pipi Dimas dengan keras karena bangga.<\/p>\n<p>Pementasan drama kolosal ini tidak hanya menjadi momen untuk memperingati Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme masih bisa tumbuh subur di kalangan generasi muda, jika diberikan wadah yang tepat. Mahasiswa <a href=\"https:\/\/www.umm.ac.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)<\/a> dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (<a href=\"https:\/\/dp2m.umm.ac.id\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">PMM<\/a>) kelompok 49 gelombang 5 telah menunjukkan bahwa melalui seni dan kolaborasi, semangat kemerdekaan dan kecintaan pada budaya bangsa bisa terus dihidupkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JurnalPost.com &#8211; Era digital yang serba cepat ini, menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan anak muda menjadi tantangan tersendiri. Generasi muda lebih sering terpaku pada dunia maya, sehingga nilai-nilai kebangsaan dan patriotisme terkadang terabaikan. Namun, upaya untuk menghidupkan kembali semangat tersebut tetap dilakukan, salah satunya melalui pementasan seni yang menggabungkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa. Dalam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16802,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"7","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"bottom","share_float_style":"share-monocrhome","show_share_counter":"1","show_view_counter":"1","show_featured":"1","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"1","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"1","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_prev_next_post":"1","number_popup_post":"3","show_post_related":"1","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"footnotes":""},"categories":[244],"tags":[],"class_list":["post-16800","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16800","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16800"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16800\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16800"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16800"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16800"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}