{"id":16055,"date":"2024-07-06T12:07:56","date_gmt":"2024-07-06T04:07:56","guid":{"rendered":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/?p=16055"},"modified":"2024-07-06T12:07:56","modified_gmt":"2024-07-06T04:07:56","slug":"strategi-manajemen-sumber-daya-manusia-untukmeningkatkan-keunggulan-bersaing-dalam-perusahaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/strategi-manajemen-sumber-daya-manusia-untukmeningkatkan-keunggulan-bersaing-dalam-perusahaan\/16055\/","title":{"rendered":"Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia UntukMeningkatkan Keunggulan Bersaing Dalam Perusahaan"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16056\" src=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_1135.jpeg\" alt=\"\" width=\"345\" height=\"519\" srcset=\"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_1135.jpeg 345w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_1135-199x300.jpeg 199w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_1135-150x226.jpeg 150w, https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-content\/uploads\/2024\/07\/IMG_1135-300x451.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 345px) 100vw, 345px\" \/><\/p>\n<p>Oleh : <strong>Hana Niska Tafonao (2315300024)<br \/>\n(Mahasiswa Program Studi Magister Manajamen Fakultas Program Sosial Sains Universitas Pembangunan Panca Budi Medan)<\/strong><\/p>\n<p>A.\u00a0\u00a0 <strong>Latar Belakang<\/strong><br \/>\nManajemen sumber daya manusia adalah proses memilih, melantik karyawan, memberikan orientasi, mempelajari pelatihan dan pengembangan,\u00a0 menilai\u00a0 kinerja karyawan,\u00a0 memutuskan kompensasi dan memberikan manfaat, memotivasi karyawan, menjaga hubungan dengan karyawan dan serikat pekerja mereka, memastikan langkah \u2013 langkah keselamatan, kesejahteraan dan kesehatan karyawan sesuai dengan hukum perburuhan Negara (Schaper dkk,\u00a0 2013).<\/p>\n<p>Era globalisasi ditandai dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat. Hal ini menyebabkan perusahaan perlu memahami dan mengembangkan mengenai sumber daya yang dapat diandalkan untuk dapat bersaing di lingkungan bisnis yang kompetitif. Salah satu sumber daya manusia dalam kegiatan perusahaan dan fundamental adalah sumber daya manusia. Melalui kemampuan sumber daya manusianya perusahaan akan mampu menempatkan perusahaan pada posisi daya saing dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>B. <strong>Pembahasan<\/strong><br \/>\n<strong>Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Perusahaan<\/strong><\/p>\n<p>Penerapan strategi manajemen SDM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap usaha perusahaan dalam mencapai tujuan. Hal ini tentu saja tidak lepas dari peran fungsi manajemen SDM yang membuat pengelolaan karyawan menjadi lebih mudah.<\/p>\n<p>Sumber daya manusia perusahaan membentuk dasar keunggulan kompetitif perusahaan. Dalam pandangan ini, sumber daya manusia merupakan aset terpenting dari suatu organisasi. Pada saat yang sama, dengan semakin pentingnya sumber daya manusia, diyakini penting bahwa\u00a0 pengelolaan sumber daya manusia harus sesuai dengan pengelolaan organisasi secara\u00a0 keseluruhan dan rencana strategisnya.<\/p>\n<p>Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM)<br \/>\nPenerapan strategi manajemen SDM memiliki kontribusi yang sangat besar terhadap usaha perusahaan dalam mencapai tujuan. Hal ini tentu saja tidak lepas dari peran fungsi manajemen SDM yang membuat pengelolaan karyawan menjadi lebih mudah. Berikut strategi dan\u00a0fungsi manajemen SDM\u00a0yang cukup vital di perusahaan, yaitu:<\/p>\n<p>1. Perencanaan atau Planning<br \/>\nTujuannya adalah mempersiapkan setiap upaya yang dilakukan oleh perusahaan di masa mendatang untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.<\/p>\n<p>2. Perekrutan atau Recruitment<br \/>\nPengertian rekrutmen sendiri adalah penarikan tenaga kerja yang sesuai dengan posisi yang sedang kosong. Jadi, strategi perekrutan ini\u00a0 memberikan peluang kepada orang yang memiliki kemampuan dan ketrampilan yang memenuhi kualifikasi dari pekerjaan yang tersedia.<\/p>\n<p>3. Orientasi, Pelatihan, dan Pengembangan<br \/>\nOrientasi adalah masa adaptasi karyawan baru terhadap pekerjaan barunya dan nilai serta budaya perusahaan. Pada masa orientasi ini perusahaan harus memberikan informasi-informasi yang ideal, seperti sejarah perusahaan atau nilai dan budaya.<\/p>\n<p>Fungsinya adalah agar menumbuhkan engagement atau interaksi yang baik pada karyawan baru. Sementara pengertian pelatihan dalam manajemen sumber daya manusia adalah proses pembelajaran untuk mendapatkan keahlian, pengaturan, konsep atau sikap yang mampu meningkatkan kinerja karyawan.<\/p>\n<p>4. Evaluasi Kinerja<br \/>\nEvaluasi kinerja adalah kegiatan untuk membandingkan kinerja karyawan dalam satu periode. Dengan evaluasi kinerja, karyawan juga bisa memperbaiki kesalahan dan belajar supaya bisa melakukan pekerjaan dengan baik, benar, dan cepat.<\/p>\n<p>5. Pengintegrasian<br \/>\nPerusahaan dan karyawan adalah elemen yang saling membutuhkan dan fungsi pengintegrasian pada manajemen sumber daya manusia perusahaan adalah upaya untuk menyelaraskan kepentingan perusahaan dengan kebutuhan karyawan sehingga tercipta lingkungan kerjasama yang saling menguntungkan bagi keduanya.<\/p>\n<p>6. Fungsi Kompensasi dan Penggajian Pada Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan<br \/>\nKompensasi diberikan kepada pekerja sebagai balas jasa atas kontribusi yang diberikan kepada perusahaan. Prinsip dari kompensasi ini adalah adil dan layak menyesuaikan dengan tanggung jawab tenaga kerja dan prestasinya untuk memberikan tingkat kompensasi yang baik\u00a0 kepada karyawan, manajemen harus memiliki pengelolaan keuangan dan perencanaan yang baik.<\/p>\n<p>7.\u00a0Pemeliharaan SDM (Sumber Daya Manusia)<br \/>\nFungsi pemeliharaan adalah upaya yang diberikan divisi HR agar kerjasama antara karyawan dan perusahaan berjalan dalam jangka waktu yang panjang. Cara untuk mempertahankan karyawan adalah dengan melakukan teknik komunikasi yang baik sehingga HR mampu memahami kondisi dan kebutuhan para karyawan.<\/p>\n<p>8. Pemberhentian<br \/>\nPerlu diketahui bahwa manajemen SDM juga mengatur proses pemutusan hubungan kerja karyawan atau PHK.<\/p>\n<p>MSDM strategis merupakan pendekatan yang berfokus pada mekanisme pencapaian tujuan organisasi melalui sumber daya manusia melalui strategi yang terintegrasi dalam kebijakan dan praktik. Mengingat\u00a0 fakta\u00a0 bahwa\u00a0 tujuan\u00a0 dan\u00a0 kebutuhan\u00a0 masing &#8211; masing\u00a0 jenis strategi\u00a0 bersaing\u00a0 berbeda,\u00a0 pengelolaan sumber daya\u00a0manusia\u00a0korporasi harus\u00a0 sejalan\u00a0 dengan strategi\u00a0 korporasi\u00a0 secara\u00a0 keseluruhan. Ini\u00a0 berarti bahwa\u00a0 manajemen\u00a0 sumber\u00a0 daya\u00a0 manusia membawa janji bahwa jika orang dianggap dan dikelola sebagai sumber daya strategis, korporasi dapat memperoleh keunggulan kompetitif dan mencapai kinerja yang sangat baik. Perubahan atau trend\u00a0 yang\u00a0 sedang\u00a0 berkembang\u00a0 saat\u00a0 ini\u00a0 seperti\u00a0 globalisasi,\u00a0 perubahan\u00a0 sifat pekerjaan,\u00a0 dan teknologi mempengaruhi manajemen sumber daya manusia menjadi lebih berorientasi bisnis dan fokus strategis (Hermawan, 2020).<\/p>\n<p>C.\u00a0<strong>Kesimpulan dan Saran<br \/>\nKesimpulan<\/strong><\/p>\n<p>Dalam mempengaruhi keunggulan kompetitif perusahaan melalui perannya dalam menentukan keahlian-keahlian dan motivasi karyawan serta biaya perekrutan dan pelatihan. Dalam beberapa sektor industri, MSDM memainkan peran kunci untuk mencapai keunggulan kompetitif. menghadapi persaingan yang semakin ketat perusahaan harus dapat mengelolah sumber daya manusia dengan baik agar memiliki keunggulan bersaing.<\/p>\n<p><strong>Saran<\/strong><br \/>\nDapat disimpulkan bahwa keunggulan kompetitif berpengaruh positif terhadap kinerja bisnis. Hal ini berarti disarankan untuk perusahaan agar meningkatkan keunggulan bersaing pada item agar perusahaan memperbaiki serta meningkatkan kinerja agar mampu terus menjaga keunggulan dibandingkan dengan pesaing. Dan juga diharapakan agar perusahaan terus menjaga keunggulan yang dimiliki, terutama dalam hal menyediakan produk dengan fitur yang baru dan inovatif yang lebih baik dibandingkan dengan pesaing.. Hal ini berarti disarankan untuk perusahaan agar meningkatkan orientasi perusahaan dan inovasi agar bisa terus memiliki keunggulan kompetitif<\/p>\n<p>d. <strong>Daftar Pustaka<\/strong><\/p>\n<p>1.\u00a0https:\/\/www.jurnal. id\/id\/blog\/strategi-manajemen-sumber-daya-manusia-dalam-perusahaan\/<\/p>\n<p>2.file:\/\/\/C:\/Users\/acer\/Downloads\/LOKAWATI+Vol+1+no+5+September+2023+hal+210-217.pdf<\/p>\n<p>3.\u00a0https:\/\/pustaka.ut.ac.id\/lib\/wp-content\/uploads\/pdfmk\/EKMA6104-M1.pdf<\/p>\n<p>4.\u00a0Larasati, S. (2018).Manajemen sumber daya manusia. Deepublish<\/p>\n<p>5. Rifai, G. (2013).Prinsip-prinsip pengelolaan strategi bisnis. Gramedia Pustaka Utama<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Hana Niska Tafonao (2315300024) (Mahasiswa Program Studi Magister Manajamen Fakultas Program Sosial Sains Universitas Pembangunan Panca Budi Medan) A.\u00a0\u00a0 Latar Belakang Manajemen sumber daya manusia adalah proses memilih, melantik karyawan, memberikan orientasi, mempelajari pelatihan dan pengembangan,\u00a0 menilai\u00a0 kinerja karyawan,\u00a0 memutuskan kompensasi dan memberikan manfaat, memotivasi karyawan, menjaga hubungan dengan karyawan dan serikat pekerja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":[],"jnews_primary_category":[],"jnews_override_counter":[],"footnotes":""},"categories":[184,218,33],"tags":[],"class_list":["post-16055","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","category-jurnal","category-makalah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16055","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16055"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16055\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16055"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16055"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurnalpost.com\/read\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16055"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}